Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Gaya

Buat Ilustrasi Busana Denim, Kawula Muda di Malang Mengaku Kesusahan

Penulis : Wahida Rahmania Arifah - Editor : Heryanto

04 - Nov - 2017, 20:19

Placeholder
Fashion designer asal Malang Kalluella Adjanie (kanan) memberi instruksi memberi efek denim pada ilustrasi busana (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kata 'denim' bagi kawula muda sudah bukan hal yang asing lagi. Istilah 'denim' berasal dari bahasa Prancis Serge de Nimes yang berarti kain Nimes. Pengertian denim sendiri ialah kain berbahan kapas atau katun yang dibuat dengan anyaman twill. 

Denim biasa digunakan untuk berbagai produk pakaian mulai dari kemeja, rok, celana, tas, sepatu dan lainnya. Istilah denim dan jeans berbeda. Jeans adalah celana yang terbuat dari kain denim. So, guys! Denim sebenarnya adalah istilah mode menyebut suatu kain.

Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19

Nah, bila biasanya kita tinggal mengenakan denim jadi bagaimana bila harus membuat pola busana denim? Ternyata ilustrasi busana bahan denim perlu teknik tertentu lho. Fashion designer asal Malang Kalluella Adjanie menjelaskan saat menggambar pola denim, arah mengarsir harus menyesuaikan dengan serat bahan denim.

"Karena bahan denim itu seratnya diagonal. Jadi saat membuat fashion illustration arah mengarsir harus tegas menyesuaikan dengan serat denim yang memang diagonal," jelasnya saat ditemui di sela-sela mengisi workshop di Rumah Kreatif BUMN Kota Malang Jalan Langsep Nomor 2-4 Kota Malang, Sabtu (4/11/2017).

Ella menerangkan untuk membuat efek busana bahan denim, pensil warna yang digunakan harus diraut dengan lancip. "Denim sesuai seratnya diagonal. Jadi, saat kita mau mewarna baju bahan denim pensil harus benar-benar lancip untuk mendapatkan efek sesuai serat denim," imbuh desainer yang akrab disapa Ella ini. 

Untuk membuat efek warna denim, setidaknya ada lima warna yang dibutuhkan. "Tiga warna adalah warna biru dari berbagai tingkatan sisanya warna hitam dan putih," tutur dia. 

Workshop fashion illustration bertema denim kali ini diikuti oleh sekitar 23 orang peserta. Bukan hanya diikuti peserta asal Malang. Uswatun Khasanah mengaku ia datang dari Sidoarjo. "Saya tahu workshop ini dari Instagram dan kebetulan ada teman yang mengajak. Ikut ini karena saya memang suka membuat busana," jelas wanita berhijab ini. 

Baca Juga : Lebih Simple dan Anti Ribet dengan Pakai Hijab Dua Sisi Ini

Memberi efek denim pada ilustrasi busana diakui Uswah memang tidak mudah. "Memang agak sulit karena harus diperhatikan benar agar nanti busana itu terlihat seperti bahan denim sesungguhnya," akunya. 

Meski awalnya susah, Uswah akhirnya dapat mengikuti dengan baik cara memberi efek denim pada ilustrasi busana. "Kalau saya pelajari dulu di sekolah mode lebih muda pakai alas berupa karton hitam, agar efeknya bisa lebih muncul," terang Uswah yang pernah mengenyam sekolah mode singkat di Arva School of Fashion itu. 

Selain Uswah, peserta lain yang jauh-jauh datang ke Malang ialah Arinda Febby Mustika. Wanita asal Kediri ini juga punya ketertarikan belajar dunia mode. "Saya ingin punya pengetahuan lebih selain dari kursus yang saya ikuti. Awalnya mungkin susah tapi lama-lama alhamdulillah bisa juga membuat efek denim pada ilustrasi busana," tukas Arinda. (*)


Topik

Gaya fashion-malang Ilustrasi-Busana-Denim Desainer-Malang malang-fashion Kalluella-Adjanie



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wahida Rahmania Arifah

Editor

Heryanto