Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Kunjungi Bendung Lepen, Istri Wali Kota Yogya Galakkan Gemar Makan Ikan

Penulis : Imam Mutaqqin - Editor : Yunan Helmy

07 - Aug - 2020, 01:35

Placeholder
Bendung Lepen Sore Hari

Bendung Lepen, salah satu tempat kumuh di Yogyakarya yang disulap warga menajadi tempat bermain, makin menarik perhatian. Buktinya, Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Yogya Anna Haryadi berkunjung ke Bendung Lepen.

Istri Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti itu didampingi  ketua Bhayangkari dan ketua Persit Kota Yogya. Kunjungan Anna beserta rombongan langsung mendapatkan sambutan antusias dari  seluruh warga Mrican yang merupakan lokasi Bendung Lepen berada. 

Baca Juga : Foto Cak Malik Nikah Beredar, Nella Kharisma Malah Berbalas Pantun Mesra Sama Dory Harsa

Berkaitan dengan keberadaan Bendung Lepen yang digunakan sebagai media perikanan itu, Anna  melakukan kampanye gemar makan ikan kepada warga yang hadir. Kampanye ini didasarkan karena masih rendahnya tingkat konsumsi ikan di kalangan warga padahal kandungan gizinya sangat tinggi.  “Dengan gizi yang tinggi pada ikan, maka cocok untuk menambah daya tahan tubuh di saat pandemi covid seperti ini,” ujar Anna.

Atas kunjungan ini, Agus, sebagai penggagas Bendung Lepen mengaku semakin termotivasi untuk mengelolanya lebih baik. Begitu juga dengan kampanye yang dilakukan istri orang nomor satu di Kota Yogya itu dalam mengajak warga masyarakat gemar makan ikan. “Setiap tahun Bendung Lepen panen ikan. Terakhir kemarin  Februari cukup melimpah. Jadi, bagus untuk pengetahuan masyarakat,” tambahnya penuh semangat. 

Untuk diketahui, Bendung Lepen dulunya hanya sekadar saluran irigirasi yang penuh sampah. Mamun setelah dikembangkan Karang Taruna Mrican Kelurahan Giwangan, Bendung Lepen menjadi salah satu tempat menarik untuk dkunjungi warga Yogya lainnya. 

Pengembangan ini dilakukan sejak pertengahan tahun 2019 lalu karena rasa prihatin akan keadaan yang sangat kumuh. Untuk menjadikannya menarik, karang taruna menyulapnya menjadi tempat alami budi daya ikan. Bahkan akhir-akhir ini  Bendung Lepen menjadi viral di sosial media warga Yogya secara umum sehingga semakin banyak pengunjung yang datang.

Alvian, salah satu pengunjung yang ditemui Yogyakarta TIMES di Bendung Lepen, beralasan karena sedang ramai dibicarakan sehingga menarik dirinya untuk berkunjung. Mengenai keadaan Bendung Lepen saat ini, Alvian terinspirasi untuk mencontoh di kampungnya. “Tentu dapat menambah pendapatan bagi warga sekitar,” ujar Alvian.

Ramainya Bendung Lepen ini juga disambut baik oleh seluruh warga Mrican. Salah satu pedagang angkringan di sekitar lokasi yang berada di belakang terminal angkutan terbesar di Yogya ini mengaku senang karena setiap hari dagangannya selalu habis terjual.  “Alhamdulillah semakin kesini semakin ramai.  Setiap hari habis 100 bungkus nasi dan jajanan juga habis. Bisa tambah buat pemasukan anak sekolah,” ujarnya, Kamis (6/8/2020).

Baca Juga : Sensasi Makan Ramen Hanya dengan Pakai Masker, Bisa Kenyang Juga Nggak Ya?

Hingga kini, bibit ikan yang disemai telah menghasilkan dua kali panen. Pada waktu panen, ikan yang didapat terlebih dahulu dipilah mana yang layak dikonsumsi dan mana yang tidak.

Yang sudah layak dikonsumsi dijual kepada masyarakat umum dengan harga Rp 25.000 per kilogramnya. Demi keamanan ikan, pihak karang taruna memasang kamera pantau selama 24 jam penuh. 

 


Topik

Serba Serbi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Imam Mutaqqin

Editor

Yunan Helmy