Kecelakaan maut yang terjadi di Karangploso juga menyebabkan 11 korban mengalami luka yang cukup parah. Seluruh korban tersebut saat ini sudah dirawat di RS Prasetya Husada.
Baca Juga : Draft Sudah Final, Besok Pemkot Malang Ajukan PSBB
Subagyo anggota tim SAR Samudra mengatakan, saat usai kejadian pihaknya bersama anggota tim lain langsung menolong para korban yang masih hidup untuk segera diberi pertolongan. Banyak dari korban memang mengalami luka yang cukup serius.
"Saya langsung menolong yang masih hidup, sedangkan yang sudah meninggalkan ditangani teman-teman lain," jelasnya saat ditemui dikamar mayat RSSA, Jumat (25/8/2017).
Sementara itu, dari kabar yang diperoleh MalangTIMES, satu korban yang mengalami luka parah sampai koma saat ini sudah dipindahkan di RSSA Kota Malang.
Berikut data-data korban luka kecelakaan Karangploso, yang pertama Agus Supriyanto (40) yang mengalami luka berat bahkan sampai koma, kedua, Herdin (19) warga Kertarejasa, Candirenggo, Singosari yang mengalami patah tulang kaki kanan. Ketiga, Della Meilinda Kurnia (16) mengalami luka pada kepala, keempat Silvi Chumairotun Nadia (18) warga Lowoksari, Ngenep, mengalami luka pada bahu kiri.
Baca Juga : Hari ke 2 Proses Pencarian Pendaki Hilang karena Kesurupan, Puluhan Personel Dikerahkan
Kelima Zaenal Arifin (42) warga Lowoksari, Ngenep, Karangploso yang juga mengalami Luka pada kepala, keenam Dedik (49) warga Telukbayur 4/7, Blimbing, juga mengalami luka pada kepala, ketujuh Indah rahmawati (20) warga Jalan Wurian 8, 18/4, Ngambon, Girimoyo, Karangploso mengalami patah kaki kiri.
Kedelapan Dedi kristanto (27) warga Jalan Mergojoyo gang 6, nomer 7 Jetis Dau, mengalami Luka retak kaki kanan, kesembilan Sahrul (6) warga Ngambon Karangploso, mengalami luka robek di atas bibir, dan selanjutya S pratomo (32) warga Singosari mengalami luka robek pada lengan kanan, terakhir Suprapto (55) warga Ngenep Karangploso, sopir angkot yang menderita luka di bagian dada.
