Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Wisata

Festival Tandur Stroberi, Asyiknya Wisata Petik Buah di Kota Batu

Penulis : Nurlayla Ratri - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

26 - Dec - 2018, 22:37

Placeholder
Pengunjung tengah memetik stroberi di Kampung Stroberi, Desa Pandanrejo, Kota Batu. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Kota Batu tak kehabisan destinasi agrowisata. Terbaru, wisatawan bisa menghabiskan liburan sekolah dan momen pergantian tahun dengan mengunjungi Kampung Stroberi di Dusun Pandan, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. Tak hanya menikmati asam manisnya buah stroberi, pengunjung juga bisa ikut belajar menanam perdu dengan nama latin Fragaria x ananassa itu.

Sesuai namanya, tampilan Kampung Stroberi didukung dengan mural buah berwarna merah itu di dinding-dinding rumah penduduk. Selain itu, kebun-kebun stroberi pun tampak di sela-sela permukiman di sepanjang Jalan Tlogotowo. Meski demikian, di musim penghujan ini produktivitas stroberi menurun. Pengunjung mesti memilih waktu-waktu khusus jika ingin berkunjung.

Wisatawan yang ingin menikmati wisata petik buah stroberi tinggal datang dan menghubungi pengelola BUMDes Raharjo, Desa Pandanrejo. Tarif yang dipatok untuk pengunjung, di kisaran Rp 25 ribu per orang dan sudah termasuk membawa stroberi pulang untuk dinikmati di rumah. Peresmian Kampung Stroberi itu ditandai dengan Festival Tandur Stroberi yang dibuka langsung oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, hari ini (26/12/2018).

Kepala Desa Pandanrejo, Manan mengungkapkan saat ini ada sekitar 60 petani stroberi di Dusun Pandan. Sebagian menggunakan pola tanam green house yang tertutup, sisanya memakai lahan terbuka. "Wisatawan yang datang juga bisa membeli berbagai olahan stroberi yang dibuat masyarakat. Seperti selai, keripik, sari buah, sirop, kue, maupun buah stroberi segar," ujarnya di sela peresmian.

Manan mengatakan bahwa pembangunan fasilitas Kampung Stroberi itu memanfaatkan dana desa. Wisatawan bisa menggali pengetahuan soal buah stroberi di green house BUMDes Raharjo. "Anggaran desa juga untuk mengembangkan BUMDes yang nantinya ke kesejahteraan masyarakat. Adanya Kampung Stroberi ini membuat ekonomi di sini bisa bergerak lebih baik. Tapi kami tetap berharap ada dukungan dari Pemkot Batu dan juga pembinaan untuk petani-petani di sini," tuturnya.

Meski demikian, lesunya produksi buah stroberi di musim penghujan menjadi keresahan petani setempat. Apalagi, saat musim liburan seperti ini buah stroberi justru tidak berbuah. "Kesulitan petani itu cuaca. Saat musim hujan daun stroberi sering kering dan buah cepat busuk. Bahkan tidak berbuah sama sekali," ujar Sugiyono, salah satu petani stroberi di Desa Pandanrejo.

Hal itu membuat banyak petani yang tidak panen saat musim hujan seperti ini. Menurut Sugiyono, biasanya petani stroberi bisa panen dua kali dalam seminggu saat musim kemarau. Sekali panen bisa 15 hingga 20 kilogram untuk lahan seluas 700 meter persegi. "Kalau musim hujan gini sulit, petani lebih memilih untuk perawatan dan menanam bibit-bibit baru," sebutnya.

Sugiyono menambahkan petani stroberi ini juga kendala sistem penanaman. "Kan seharusnya di green house, nah kami sebagian petani ini tidak ada yang pakai green house. Soalnya mahal, kami ada modal utama untuk buat green house aja sudah sangat bersyukur. Agar saat musim hujan bisa panen," imbuhnya.

Sejauh ini sebagian petani menanam stroberi dilahan terbuka. Sehingga sangat terpengaruh oleh cuaca. Masa tanam stroberi bisa sampai empat bulan lebih. Masa panen biasanya bulan April sampai Agustus, jika musim hujan bisa panen, bulan Oktober sampai Desember bisa panen. Namun karena bulan Oktober sampai Januari musim hujan, maka dimanfaatkan petani untuk tetap tanam stroberi.


Topik

Wisata



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurlayla Ratri

Editor

Sri Kurnia Mahiruni