Catatan sejarah memang selalu menjadi jujukan bagi setiap generasi untuk mengetahui sepak terjang tokoh, sebuah daerah, bahkan negara dari masa ke masa. Tentunya, ada banyak tokoh yang tercatat di dalam buku sejarah.
Tapi ternyata, masih ada beberapa catatan yang sengaja menghapus nama-nama orang penting dengan berbagai alasan. Dilansir dari channel youtube YtCrush, berikut ini lima tokoh penting di dunia yang kiprahnya sengaja dihapus dalam catatan sejarah. Sebagian besar dihapus lantaran memiliki kesalahan pribadi.
1. Nicolai Yeshov

Nicolai Yeshov (kanan) saat berpose dengan Joseph Stalin (kiri)
Nicolai Yeshov merupakan kepala agen rahasia Joseph Stalin saat menguasai Rusia. Yeshov sampai sekarang dijuluki sebagai The Vanishing Comissar oleh para sejarawan karena foto-fotonya bersama Stalin sengaja dihapus.
Foto Yeshov dihapus setelah dia dieksekusi mati pada 4 Februari 1940 tanpa melalui pengadilan terlebih dulu. Meskipun Yeshov sangat dekat dengan Stalin, Stalin tetap menunjukkan kekejamannya dengan mencopot jabatan Yeshov dan mengeksekusi mati. Diduga, hal itu dikarenakan Yeshov menyalahgunakan jabatannya sebagai kepala agen rahasia yang kemudian membuat Stalin geram dan marah.
2. Grigoriy Nelyubov

Grigoriy Nelyubov (dua dari kanan dengan pose duduk)
Grigoriy Nelyubov merupakan salah satu anggota tim kosmonot pertama dari Rusia. Karena kepandaian dan kepiawaiannya, Nelyubov sangat dicontai masyarakat Rusia saat itu.
Nelyubov juga merupakan kosmonot pada program angkasa luar Rusia pada 1960. Dia juga menjadi salah satu orang pertama yang terbang ke luar angkasa.
Namun karena memiliki masalah keluarga yang tak bisa dia selesaikan, Nelyubov terjebak dalam dunia alkohol. Kecanduannya pada alkohol membuat ia dikeluarkan dari tim program luar angkasa Rusia. Pada 18 Februari 1966 ia bunuh diri dalam kondisi masih mabuk.
Sepak terjangnya yang kelam itu membuat namanya secara perlahan dihapus dari tim kosmonot awal di Rusia. Termasuk foto-foto yang sudah ada telah dihapuskan.
3. Leon Trotsky

Leon Trotsky (kiri)
Trotsky merupakan salah satu penggagas Revolusi Bolshevik Rusia. Joseph Stalin sebagai penguasa Rusia saat itu berusaha untuk menghapus nama Trotsky dari catatan sejarah setelah Trotsky memutuskan pindah ke partai oposisi dan menuai kegagalan.
Sevelumnya, Trotsky bersama Stalin dan beberapa rekan lainnya mendirikan partai demokrasi buruh dengan haluan komunis. Lantaran Trotsky meninggalkan komunis, ia kemudian diasingkan.
Namun di tempat pengasingan, Trotsky masih tetap kukuh melakukan perlawanan. Hingga pada 1940 Trotsky ditembak mati oleh penembak jitu atas suruhan Stalin.
4. Bo Gu (Qin Bangxian)

Kolase Bo Gu foto asli (kiri) dan saat foto Bo Gu dihapus (kanan)
Bo Gu atau yang memiliki nama asli Qin Bangxian merupakan salah satu tokoh pendiri partai komunis di China pada masa Mao Zedong. Sebagai salah satu senior, Bo Gu memiliki peran dan kedudukan penting di masa pemerintahan Mao Zedong.
Namun karena adanya blunder yang smagat parah berkaitan dengan taktik militer dan pertahanan, Bo Gu dipecat dari kedudukannya. Akhirnya ia mengalami kecelakaan pesawat pada 1946 bersama dengan pemimpin partai lainnya.
Setelah kecelakaan itu, nama Bo Gu dihapuskan dari catatan sejarah. Alasannya, Bo Gu terlalu lemah terhadap pemberontak dan dikhawatirkan memberi kesan lemah pada pemerintahan Mao Zedong
5. Joseph Goebbels

Joseph Goebbles (kanan) berfoto dengan Adolf Hitler (kiri)
Joseph Goebbels sempat membuat jatuh cinta Adolf Hitler dengan segala pemikirannya. Hingga akhirnya dia dijadikan sebagai penasihat pribadi Hitler.
Goebbels pun dijadikan sebagai mesin propaganda Nazi untuk melakukan kunjungan di seluruh penjuru Jerman. Langkah itu berbuah hasil manis dan efektif.
Namun saat pasukan Nazi berada di ambang kekalahan dari Sekutu, Goebbels menyarankan kepada Hitler untuk mrmpertimbangkan perundingan damai. Namun Hitler menolaknya mentah-mentah dan memerintahkan agar pasukan Nazi menyerang hingga titik darah penghabisan. Diduga tak suka dengan nasihat Goebbels, Hitler pun memerintahkan agar nama Goebbels beserta fotonya dihapus dari sejarah Jerman. (*)
