Akhir tahun banyak ditangkap pelaku wisata untuk menggaet kunjungan. Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu pun mendukung agar para pengelola tempat wisata menyuguhkan wahana-wahana baru untuk menarik minat wisatawan.
Plt Kepala Disparta Kota Batu Imam Suryono mengungkapkan, pemerintah optimis bisa mencapai target kunjungan di akhir 2018 ini. "Tahun ini Pemkot Batu menargetkan kehadiran 5,3 juta wisatawan. Kami optimis bisa dipenuhi karena pada 2017 lalu, target kunjungan tembus 4,7 juta orang," ujarnya.
Imam menambahkan, salah satu yang dibutuhkan yakni promosi digital. "Harus diperbanyak promosi lewat media sosial. Digital tourism itu penting di era sekarang, seperti local guide karena wisatawan juga banyak mencari informasi di Google sebagai referensi," paparnya.
Marketing Batu Flower Garden, Hegar Rivaldo mengungkapkan bahwa peran media sosial sangat besar terhadap ketertarikan pengunjung. "Untuk akhir tahun, kami menyiapkan beberapa wahana baru. Itu juga otomatis kami promosikan lewat pameran dan juga media sosial," terangnya.
Terlebih, tempat wisata yang berada di kompleks Wisata Alam Coban Rais itu mengandalkan spot-spot selfie atau swafoto bagi pengunjung. "Saat ini total ada 28 spot selfie khusus dewasa, dan untuk anak-anak ada delapan lokasi," terangnya. Setiap hari, tempat wisata tersebut dikunjungi sekitar 300 wisatawan dan meningkat hingga sekitar 1.000 kunjungan di akhir pekan.
Beberapa lokasi baru yang ditawarkan adalah spot foto berlatar belakang tebing. Di antaranya sky camp yang membuat pengunjung seolah berada di perkemahan dengan latar awan putih, spot panjang tebing, juga hammock. Untuk yang masih favorit, lanjutnya, saat ini ada wahana sepeda udara, eskimo, hobbit town, smurf, dan lain-lain. "Kalau wisatawan mancanegara, hampir setiap hari ada dari Malaysia. Myanmar juga banyak, kalau yang lokal rata-rata malah dari luar Jawa seperti Kalimantan dan Sumatera," terangnya.
Koordinator Wisata (Korwis) Coban Rais, Tri Agus Susilo menambahkan bahwa akhir tahun wisata alam juga banyak diburu. Terutama wisatawan yang ingin melewatkan momen-momen pergantian tahun di alam. "Kalau weekend, kunjungan ke sini bisa sekitar 1.300 orang," tuturnya.
