Kementerian sosial (Kemensos) menargetkan tahun 2017 mendatang, daerah-daerah di Indonesia termasuk Kota Malang bebas homeless atau gelandangan dan pengemis (gepeng). Untuk merealisasikan itu, Kemensos akan mendirikan hunian tetap (huntap) atau rumah permanen untuk gepeng.
Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, di Kota Malang sendiri akan dibangun sebanyak 40 unit huntap. Yang masing-masing unit dengan bahan bangunan senilai Rp 30 juta.
"Ini sifatnya gratis, jadi mereka bisa dengan nyaman tinggal dan tidak lagi kembali di jalan," ujar Khofifah, Senin (15/2/2016) saat berkunjung ke Malang.
Namun, sebelum menempati huntap ini. para gepeng harus mengikuti serangkaian program dan kegiatan pembinaan serta pelatihan usaha ekonomi kreatif dan usaha produktif.
binaan Kemensos.
"Tujuannya jelas, untuk membangun kemandirian dan wirausaha gepeng. Sehingga, mereka memiliki penghasilan dari berjualan. Bukan lagi dari mengemis," kata Khofifah.
Selama mengikuti program tersebut, para gepeng akan dikarantina. Sesudahnya, kemensos akan memberikan bantuan modal sebesar Rp 5 juta untuk setiap usaha. Tak hanya itu, kemensos juga akan memberikan bantuan biaya hidup Rp 10 ribu perorang selama 90 hari.
Sementara itu, Wali Kota Malang Mochammad Anton menjelaskan, rencananya 40 unit huntap akan dibangun di Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang. "Insyaallah Maret peletakan batu pertama," tutupnya. (*)
