Tak pernah sepi, itu adalah kalimat singkat yang pas menggambarkan warung sederhana di tengah-tengah perumahan padat penduduk ini. Adalah warung "Mak Par" yang konon telah menjadi legenda kuliner di Kota Malang yang ramai menjadi jujugan pecinta kuliner pedas.
"Sambel tomat opo sambel bawang mas," ujar salah seorang pelayan ketika melayani pembeli yang sedang antri di warung yang berlokasi di Jalan Joyo Tamansari, Kelurahan Merjosari, Kota Malang ini.
Meskipun saat ini banyak warung modern dengan segala konsep dan menu modern bertebaran di Kota Malang, lalapan Mak Par yang lokasinya juga tepat di depan Perumahan Politeknik Negeri Malang ini sejak pagi hingga sore hari selalu ramai dikunjungi pembeli, baik yang dimakan di tempat maupun yang memesan untuk dibawa pulang.
Di warung Mak Par para pelayan seolah tak pernah berhenti melayani pembeli yang datang silih berganti. Daya tarik di balik kesederhanaan menu yang disediakan lalapan Mak Par, pembeli bisa memilih sendiri bagian ayam yang diinginkan dan juga gorengan berupa tempe.
Setelah memilih bagian ayam yang diinginkan, pembeli bisa langsung memberikan kepada pelayan untuk kemudian dihidangkan dengan nasi hangat dan juga sambal.
Nah, dari sambal inilah yang menjadi daya tarik warung sederhana ini. Ada empat macam jenis sambal yang ditawarkan di lalapan Mak Par yaitu sambal kacang, sambal kecap, sambal tomat serta sambal bawang yang memiliki sensasi rasa paling pedas dibanding ketiga jenis sambal lainnya.
Aang Winata, salah seorang pembeli yang menikmati lalapan ayam di warung Mak Par ini kepada MALANGTIMES mengaku sering berkunjung untuk menikmati beragam olahan sambal disini, favoritnya adalah sambal bawang yang terkenal pedasnya.
"Cukup menggoda selera, harganya cukup murah untuk kantong mahasiswa, yang buat ketagihan sambalnya," ujar Aang yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa salah satu PTN di Kota Malang.
Meski jauh dari kosnya, ia mengaku rela datang dan antri di warung ini untuk menikmati pedasnya sambal bawang ala Mak Par.
Tak heran, ketika pengunjung menikmati lalapan ayam dengan berbagai olahan sambal, khususnya sambal bawang, bagaikan sedang 'berolahraga'. Tak sedikit karena 'saking' pedasnya hingga berkeringat dan berkaca-kaca.
Untuk menikmati lalapan ini, tak perlu merogoh kocek dalam, cukup dengan Rp 8.500, pengunjung dapat menikmati lalapan ayam plus gorengan dengan pilihan berbagai olahan sambal yang menggoda selera tentunya. (*)
