MALANGTIMES - Muhammad Ali, petinju kelas berat terhebat sepanjang sejarah wafat pada Jumat (3/6/2016), di rumah sakit di Phoenix, Arizona. Selama ia menjadi petinju, hanya tertaklukkan lima kali oleh lawan-lawannya.
Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh
Ali, begitu mendiang populer dipanggil, hingga wafatnya masih dianggap sebagai petinju kelas berat terhebat sepanjang sejarah. Karenanya almarhum mendapat julukan 'The Greatest'. Ali pensiun dengan rekor 56 kemenangan dan 5 kali kalah.
Yang tak pernah dilupakan oleh sejarah adalah Ali adalah petinjuk peraih medali emas Olimpiade 1960.
Mendiang Ali diketahui menderita parkinson tiga tahun setelah pensiun pada 1981 silam. Kondisi Ali, semakin menurun dalam dua tahun terakhir.
Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis
Pada Desember 2014, Ali masuk rumah sakit karena mengalami penyakit pneumonia. Ketika itu Ali dibawa ke rumah sakit setelah sulit dibangunkan dari tidur.
Seperti dilansir Reuters, Ali terakhir kali tampil di hadapan publik pada acara 'Celebrity Fight Night' di Arizona, April 2016. Ketika itu, Ali hadir demi kegiatan sosial untuk Muhammad Ali Parkinson Center.(*)
