Bupati Malang, Rendra Kresna saat berada di SDN Turen 03 Kecamatan Turen, Rabu (6/4/2016).(Foto: Ferry/ MalangTIMES)
Bupati Malang, Rendra Kresna saat berada di SDN Turen 03 Kecamatan Turen, Rabu (6/4/2016).(Foto: Ferry/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Rendahnya tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Malang, mendorong Pemkab Malang melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menembus kalangan pelajar sekolah dasar untuk lebih rutin mengkonsumsi ikan.

Dorongan ini diwujudkan melalui gerakan gemar makan ikan dengan menyasar siswa SD sebagai konsumen utama. 

Pemilihan murid SD didasarkan pada kandungan protein dan gizi tinggi yang terkandung dalam ikan, dibutuhkan oleh mereka untuk meningkatkan kecerdasan.

Bupati Malang, Rendra Kresna menekankan pentingnya mengkonsumsi ikan laut bagi kesehatan dan kecerdasan anak. 

"Tingkat konsumsi ikan kita masih rendah, baru sekira 24 kilogram. Padahal potensi perikanan di Kabupaten Malang cukup besar," ujarnya saat berada di SDN Turen 03 Kecamatan Turen, Rabu (6/4/2016).

Rendra memaparkan khasiat makan ikan. Selain meningkatkan kecerdasan karena kandungan omega 3 dan protein, rutin mengkonsumsi ikan dapat mencegah kanker prostat. "Ikan juga baik untuk kesehatan jantung dan mata. Ikan mengandung protein yang baik bagi tubuh," terangnya.

Sementara, Kepala DKP Kabupaten Malang, M Nasri mengatakan, konsep gemar makan ikan diarahkan pada anak usia sekolah. Wujudnya, DKP akan memberikan pembinaan kepada sekolah melalui pengelola kantin untuk membuat dan menjajakan produk olahan berbahan ikan. 

"Kami akan membina pengelola kantin sekolah, mulai cara memilih ikan yang segar hingga pengolahannya. Produknya dijual di kantin agar dapat dikonsumsi anak-anak," ujar Nasri kepada MalangTIMES.‎

Pada program 100 Hari Kerja ini, DKP akan mengembangkan gerakan gemar makan ikan pada sekolah-sekolah yang telah memiliki kesiapan dan kesediaan.  "DKP akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mewujudkan gerakan ini agar semakin membumi. Kami siap memfasilitasi bagi sekolah yang mendukung gerakan ini," tandasnya. (*)