Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Politik Pilkada Serentak 2015

Mbak Siti; Saya Dibutuhkan Negara Saat Pemilu Saja

Penulis : Mahrus Sholih - Editor : Redaksi

11 - Nov - 2015, 21:20

Mbak Siti, warga diffable yang luput dari perhatian Pemerintah. (mahrus sholih/jembertimes)
Mbak Siti, warga diffable yang luput dari perhatian Pemerintah. (mahrus sholih/jembertimes)

JATIMTIMES, JEMBER - Tak semua orang yang terlahir di dunia ini dalam keadaan sempurna. Namun terkadang, dengan ketidak sempurnaanya itu justru menjadi motivasi diri untuk tetap bertahan hidup. Bahkan, sebagian diantara mereka adalah orang-orang yang tabah dan terus berjuang ditengah himpinan kebutuhan hidupnya.

Kondisi itu dialami oleh Siti, wanita tuna netra yang tinggal di Dusun Tanjungsari, RT 02 / RW 05, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan. Perempuan 23 tahun ini, tak dapat melihat sejak ia lahir. Meski cacat, Siti tak mengenal kata mengeluh dalam hidupnya.

“Saya yakin bahwa Allah adalah Tuhan yang maha adil. Tidak semua yang sakit itu menyengsarakan. Mungkin dibalik cacat ini, Allah telah menyiapkan rencana yang lebih baik lagi bagi saya, ikhlas saja dan terus bersyukur,” ucap Mbak Siti, sapaannya.

Meski demikian, Mbak Siti mengaku heran perilaku pemerintah saat ini. Orang sepeti dia, hanya dibutuhkan dan dihargai ketika negara hendak melaksanakan pemilihan umum saja, termasuk pergantian kepemimpinan disemua tingkatan wilayah.

“Jika sudah  musim Pemilu DPR, Presiden, Gubenur, Bupati dan Pilkades, pasti banyak pihak yang akan datang meminta saya memberikan suara,” herannya.

Dia juga tak mengerti, dengan kalimat manis yang selalu disampaikan para politisi. Para orang-orang pintar itu selalu mengatakan ‘satu suara itu sangat menentukan masa depan kita semua’. “Namun apa? Saya tidak pernah merasakan apapun kalimat itu dari pemerintah. Setelah pemilu usai, mereka tidak pernah menganggap orang-orang seperti saya ini,” kritiknya.

Namun, putri dari Ibu Salamah tersebut selalu bersyukur atas kondisi yang ia terima. “Saya yakin, Allah selalu bersama saya,” yakinnya.

Meski begitu, dia tetap berharap, pemerintah memberi perhatian lebih terhadap orang-orang yang cacat seperti dirinya. “Saya berharapan pemerintah lebih peduli lagi terhadap orang-orang yang memiliki keterbatasan seperti saya ini,” tuturnya.

Kepada saudara-saudaranya yang senasib, perempuan itu berpesan, agar mereka tak berputus asa dalam melanjutkan hidup. “Jangan putus asa, selalu bersukur seperti apapun keadaan kita,” pesannya. (*)


Topik

Politik Pilkada-Serentak-2015 Dibutuhkan-Negara-Saat-Pemilu-Saja


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mahrus Sholih

Editor

Redaksi