Pimpin Apel Pagi, Ini Pesan Penting Gus Qowim Untuk OPD
Reporter
Bambang Setioko
Editor
Dede Nana
19 - Jan - 2026, 05:46
JATIMTIMES - Apel pagi di Halaman Balai Kota Kediri berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, Senin (19/1/2026). Kegiatan rutin ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota yang akrab disapa Gus Qowim ini menyampaikan sejumlah pesan penting sebagai penguatan kinerja dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga : Profil Wali Kota Madiun Maidi: Dari Birokrat Senior hingga Terseret OTT KPK
Selain OPD di lingkungan Balai Kota, pada apel pagi tersebut hadir pula OPD lainnya, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Kelurahan Bandar Lor, Kemasan, dan Pakunden.
Dalam arahannya untuk Dinas Pendidikan, Wakil Wali Kota Kediri menekankan pentingnya kesiapan memasuki semester genap tahun ajaran baru. Sejumlah agenda strategis seperti Tes Kompetensi Akademik (TKA), Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), hingga Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diminta untuk mulai dipersiapkan sejak dini.
Ia juga mengingatkan agar seluruh agenda tersebut disosialisasikan secara menyeluruh kepada guru dan wali murid, terutama terkait pelaksanaan tes dan asesmen bagi peserta didik. Karena, tes dan asesmen tersebut menjadi tolok ukur kualitas proses belajar mengajar yang telah berjalan.
Selain itu, Gus Qowim menyinggung program Sekolah Rakyat yang baru saja diresmikan Presiden Prabowo sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota Kediri berencana menghadirkan Sekolah Rakyat di kawasan Lirboyo pada tahun ini.
"Sebagai leading sector, Dinas Sosial harus memastikan seluruh tahapan program berjalan dengan baik, mulai dari perencanaan hingga peresmian. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan juga perlu dilakukan, khususnya terkait penyiapan tenaga pendidik dan peserta didik," jelasnya.
Sementara itu, kepada Dispendukcapil Kota Kediri, Gus Qowim mengapresiasi capaian administrasi kependudukan yang telah diraih. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan. Ia juga meminta agar sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dilakukan secara masif kepada masyarakat, termasuk tata cara pendaftaran resmi serta kewaspadaan terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan IKD.
Baca Juga : Alarm Bunuh Diri Mahasiswa Menguat, Psikolog UIN Maliki Malang Dorong Kampus Wajibkan Screening Mental Maba
"Saya mengimbau untuk memahami jalur resmi pendaftaran IKD agar tidak mudah terjebak penipuan. Hal ini menyusul adanya informasi beberapa waktu lalu terkait oknum yang mengaku sebagai pegawai Dispendukcapil dan menawarkan pendaftaran IKD melalui pesan daring. Harapannya tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban akibat minimnya informasi," ujarnya.
Tak lupa, Wakil Wali Kota Kediri juga berpesan kepada seluruh kelurahan, untuk turut menyebarluaskan informasi tersebut kepada warga. Selain itu, disampaikan pula bahwa saat ini pelayanan administrasi kependudukan sudah dapat dilakukan secara all in one di kelurahan, sehingga masyarakat dapat mengurus dokumen adminduk dengan lebih mudah dan dekat dari tempat tinggal.
Turut mengikuti apel pagi, Pj Sekretaris Daerah M.Ferry Djatmiko, para asisten, staf ahli, Kepala OPD, serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Kediri.
