Segel Kantor Golkar Kota Malang Dibuka OTK, Konsolidasi Internal Dinilai Gagal

02 - Jan - 2026, 01:30

Penyegelan Kantor DPD Golkar Kota Malang beberapa waktu lalu.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Setelah berlangsung selama beberapa pekan, segel Kantor DPD Golkar Kota Malang akhirnya telah dibuka. Namun sayangnya, pembukaan segel tersebut dilakukan oleh oknum orang tak dikenal (OTK). 

Hal itu terang saja cukup mengejutkan para kader Golkar di Kota Malang. Pasalnya seperti yang diketahui, penyegelan tersebut merupakan buntut kekecewaan kader penyelenggaraan Musda Golkar yang dinilai tidak sesuai. 

Baca Juga : Bupati Kartanagara dari Lumajang: Warisan Berdarah dan Kejatuhan Keturunan Surapati

Ketua PL Lesanpuro, dan Wakil Sekretaris SOKSI Kota Malang Adi Putra mengatakan bahwa terbukanya segel tersebut diketahui pada Kamis (1/1/2026) siang. 

"Kemungkinan besar bukan kader kita dan kemungkinan besar iya (dibuka paksa oknum), tapi itu baru dugaan. Karena pastinya siapa yg buka kita juga belum tau," ujarnya. 

Pembukaan segel Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang oleh pihak yang tidak dikenal dinilai sebagai tindakan ilegal dan tidak bermoral. Peristiwa tersebut dianggap mencederai marwah Partai Golkar sekaligus menegaskan kegagalan konsolidasi internal yang sebelumnya diklaim telah berjalan.

Dirinya pun tak dapat memastikan siapa dalang dibalik terbukanya segel tersebut. Sebab menurutnya, jika memang tindakan itu dilakukan oleh kader, maka seharusnya dapat dilakukan secara terang-teramhan. 

"Kalau dibuka oleh kader harusnya yang terang-terangan saja. Tapi inikan tiba-tiba siang sudah dibuka dan kita tidak tau siapa yang membukanya. Kemungkinan besar bukan kader kita," jelasnya. 

Alih-alih mencerminkan soliditas organisasi, kejadian ini justru membuka lebar konflik yang belum terselesaikan di tubuh partai. Jika konsolidasi benar-benar berlangsung sesuai konstitusi partai, pembukaan segel seharusnya dilakukan secara terbuka, sukarela, dan bermartabat oleh kader Partai Golkar sendiri.

"Kecewa pasti, apalagi kalau memang benar yang membuka itu bukan kader. Misal orang lain yang membuka apa urusan dia ikut campur dalam rumah tangga kita (Golkar)," terangnya.

Baca Juga : 2 Januari Operasional Bank Buka? Ini Jadwalnya Usai Libur Tahun Baru

Situasi ini dinilai berlawanan dengan semangat konsolidasi yang seharusnya menenangkan dan memperkuat organisasi. Atas dasar itu, Kantor DPD Partai Golkar Kota Malang dipastikan akan kembali disegel hingga adanya penjelasan resmi, terbuka, dan bertanggung jawab dari DPD Partai Golkar Jawa Timur serta DPP Partai Golkar. 

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk tuntutan atas keadilan organisasi dan penegakan konstitusi partai. Penolakan juga disampaikan terhadap praktik kepemimpinan yang dinilai menabrak konstitusi dan merusak moral organisasi.

Partai Golkar ditegaskan bukan milik individu maupun kepentingan sempit, melainkan rumah besar perjuangan kader yang marwah dan kehormatannya harus dijaga. Narasi perlawanan ini ditegaskan bukan untuk merusak partai, melainkan sebagai upaya menyelamatkan Partai Golkar dari konflik berkepanjangan, pengabaian konstitusi, dan kemerosotan nilai kepemimpinan.

"Ya kita akan lihat suara hati teman-teman, jika dibutuhkan untuk disegel lagi ya kita segel bareng-bareng lagi," pungkasnya. 

Pantauan di lokasi, segel yang dipasang dengan menggunakan kayu berbentuk silang di pintu utama dilepas. Tak hanya itu baner berisi berbagai kalimat protes atas penyelenggaraan Musda Golkar Kota Malang yang sebelumnya terpasang di dinding juga telah dilepas.