Sawah Warga Rusak Akibat Aktivitas Layangan, Puluhan Pemuda Kena Tegur Satpol-PP Kota Batu
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Dede Nana
26 - Aug - 2025, 08:31
JATIMTIMES - Permainan layang-layang atau layangan sedang tren di kalangan masyarakat beberapa pekan terakhir. Sayangnya, aktivitas tersebut banyak temuan menyebabkan gangguan masyarakat.
Tak terkecuali di Kota Batu, mulai dari menyebabkan lahan sawah rusak, hingga membahayakan pengguna jalan raya yang melintas.
Baca Juga : Identitas Mr X di Sungai Bango Belum Terungkap, Sidik Jari Rusak Jadi Kendala Polisi
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batu mendapat aduan warga terkait masalah tersebut. Lahan sawah warga di sekitar Sendratari Arjuna Wiwaha rusak akibat adanya aktivitas layangan. Senin (25/8/2025), puluhan pemuda akhirnya mendapatkan teguran dari petugas.
Kepala Seksi Data dan Informasi Satpol PP Kota Batu Ipung Setiawan membenarkan. Operasi terhadap aktivitas layang-layang hanya dilakukan dengan pemberian teguran dan imbauan saja.
"Betul, memang kemarin kamu melakukan imbauan. Menindaklanjuti laporan dari beberapa warga pemilik lahan di sekitar Sendratari Arjuna Wiwaha," jelas Ipung, Selasa (26/8/2025).
Masyarakat yang mengadukan hal tersebut, sambung Ipung, mengeluh atas kerusakan lahannya akibat aktivitas orang bermain layang-layang yang tidak bertanggung jawab. Aduan sebelumnya disampaikan baik secara langsung ke Balai Kota Among Tani Batu maupun melalui WhatsApp.
Ipung menyampaikan, petugas telah menegur 20 lebih pemain layang-layang di kawasan tersebut. Penindakan teguran setelah lebih dari 10 laporan dari pemilik sawah. Satpol-PP Kota Batu menurunkan 25 personel di sekitar area sawah yang digunakan untuk menerbangkan layang-layang.
Laporan yang masuk juga terkait jeratan benang bekas layang-layang. Meski begitu, jumlahnya tak sebanyak laporan kerusakan lahan. Dua peristiwa itu juga sempat viral di media sosial. Laporan masuk sejak 19 Agustus lalu.
Baca Juga : Masih Banyak Kabel Semrawut Mengganggu Pemandangan Sejumlah Ruas Jalan di Kota Batu
Atas keluhan-keluhan itu, Satpol-PP mengimbau untuk tidak menerbangkan layang-layang di sawah. Sebab, banyak pemilik yang mengeluhkan tanamannya mati karena terinjak-injak pemain layang-layang.
"Sementara kami belum melakukan penyitaan barang," sebutnya.
Ke depan, kontrol rutin bakal terus dilakukan. Tujuannya untuk memastikan tak ada lagi oknum yang merusak sawah orang dan membiarkan benang berceceran. Setiap hari akan ada petugas yang turun ke lapangan berasal dari intel Satpol PP. Ipung meminta warga agar bermain layang-layang di lapangan atau fasilitas umum lain yang representatif.
"Sementara untuk tindakan kemarin kita kasih imbauan untuk tidak bermain layang-layang di area persawahan yg dimiliki oleh warga," imbuhnya.
