Menag Minta Rektor Baru UIN Malang Hadirkan Kejutan Nyata dalam 100 Hari Pertama
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
A Yahya
31 - Jul - 2025, 05:06
JATIMTIMES - Menteri Agama RI Nasaruddin Umar memberikan pesan penting bagi para rektor baru Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Salah satunya kepada rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Ilfi Nur Diana. Pesan yang diberikan menyatakan 100 hari pertama bukan sekadar masa transisi, tapi momen krusial untuk menghadirkan kejutan perubahan yang konkret dan terasa nyata bagi civitas akademika.
Dalam pelantikan lima pimpinan baru PTKN periode 2025-2029 yang digelar di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (31/7/2025), Nasaruddin tidak hanya memberikan ucapan selamat, tetapi juga menyampaikan arahan strategis dan penuh tekanan moral bagi para pemimpin kampus. “Saya mohon betul, dalam 100 hari pertama, hadirkan kejutan. Kalau bisa, buat perubahan yang nyata,” ujar Nasaruddin.
Menurut Nasaruddin, transformasi kampus tidak bisa lagi bersandar pada rutinitas administratif. Para rektor diminta tampil sebagai aktor perubahan, menggugah semangat baru, menyuntikkan inovasi, dan menunjukkan arah kepemimpinan yang jelas sejak awal masa jabatan.
Dalam sambutannya, Nasaruddin juga mengingatkan bahwa jabatan rektor bukanlah simbol kehebatan pribadi. “Rektor bukan yang terbaik secara mutlak. Ini amanah karena memenuhi persyaratan formal. Karena itu, harus makin tawadhu dan menjaga integritas,” ucapnya.
Lebih dari itu, seorang rektor saat ini dihadapkan pada situasi kampus yang semakin kompleks. Ia tidak hanya bertanggung jawab terhadap aspek akademik, tetapi juga pada stabilitas sosial, keamanan, dan harmoni di lingkungan kampus.
“Sekarang masyarakat kritis. Situasi berubah. Rektor harus jadi penjamin ketenangan kampus. Hati-hati dalam membuat kebijakan atau pernyataan. Kampus harus jadi contoh dalam etika dan kekuatan moral,” tegasnya.
Nasaruddin juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali atmosfer ilmiah di lingkungan PTKN. Ia mendorong para rektor untuk memperkuat kegiatan akademik yang bermakna dan menjauh dari diskursus yang remeh-temeh.
“Jangan sampai obrolan di kampus hanya soal rumah atau kendaraan. Gairahkan diskusi ilmiah, debat intelektual, kajian keilmuan. Itu tanda hidupnya kampus,” katanya.
Baca Juga : Arti Pengibaran Bendera One Piece Menjelang HUT RI ke-80, Simbol Kritik Sosial Anak Muda
Dalam konteks ini, Menag mendorong adanya loncatan awal yang bisa jadi indikator arah kepemimpinan rektor selama lima tahun ke depan. Mulai dari inovasi kurikulum, penguatan karakter mahasiswa, hingga digitalisasi sistem kampus, semuanya bisa menjadi bagian dari kejutan positif di masa 100 hari pertama.
Berikut lima pimpinan PTKN yang resmi dilantik:
1. Prof. Martin Kustati - Rektor UIN Imam Bonjol Padang.
2. Prof. Masnun - Rektor UIN Mataram.
3. Prof. Mohamad Isom - Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
4. Prof. Ilfi Nurdiana - Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
5. Habel S.J. Rieuwpassa - Ketua STAKN Mesias Sorong
Kelima tokoh ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penguatan ilmu keagamaan, pemajuan peradaban spiritual, dan penciptaan generasi muda berdaya saing global.
