Jadi Bencana Nasional, Pertamina Prediksi Krisis BBM di Jember Teratasi Dalam 7 Hari

28 - Jul - 2025, 09:29

Bupati Jember saat bertemu Sales Branch Manager Pertamina Region Jember di acara Bunga Desaku

JATIMTIMES - Sejak ditutupnya jalur Gumitir yang menghubungkan Jember - Banyuwangi pada Kamis 24 Juli 2025 lalu, berdampak pada krisis Bahan Bakar Umum (BBM) di Kabupaten Jember dalam 2 hari terakhir.

Pasang surut pengiriman BBM dari depo Pertamina ke sejumlah SPBU di Jember pun tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga menyebabkan antrean kendaraan tidak ada habisnya.

Baca Juga : Tangis Pilu Abu Bakar, Bermimpi Tentang Kiamat dan Melihat Rasulullah SAW Bersimpuh Mohon Ampunan 

Menanggapi krisis tersebut, Bupati Fawait meminta klarifikasi langsung dari Pertamina regional Jember agar masyarakat bisa mengetahui penyebab pasti kelangkaan BBM yang terjadi.

"Meski tidak secara langsung salahnya pemerintah daerah, taunya masyarakat bupati yang salah harus tanggung jawab. Pokok apa-apa salahnya ke bupati. Maka dari itu, saya hari ini mengundang pihak Pertamina agar bisa menjelaskan kenapa BBM di Jember sulit," ucap bupati dalam acara Bunga Desaku Kecamatan Ambulu, Minggu (27/7).

Hendra Saputra selaku Sales Branch Manager Pertamina Region Jember menyampaikan bahwa kelangkaan yang terjadi bukan karena tidak adanya BBM namun, terhambatnya distribusi di lapangan.

Sebelum lalu lintas Gumitir ditutup, sebenernya pihak Pertamina sudah memberangkatkan sejumlah tangki dari depo Banyuwangi. Namun, terjadi kemacetan parah ditengah perjalanan imbas dari dibatasinya kapal di pelabuhan Ketapang.

Hendra menambahkan, ditutupnya Gumitir juga menambah panjang jarak tempuh yang harus dilalui truk tangki. Opsi lewat Bondowoso sempat dipikirkan tetapi adanya perbaikan jembatan Besuk, akhirnya mencari jalan alternatif lewat Arak-Arak.

"Namun jalur ini juga bukan Alternatif, karena terlalu banyak liukan, dan mengurangi ritme perjalanan, akhirnya lewat Probolinggo, parahnya lagi antara Lumajang Probolinggo juga ada perbaikan jalan jembatan di Klakah," urainya.

Baca Juga : Tanggal 28 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Deretan Peringatannya

Hendra akhirnya melakukan koordinasi dengan Pertamina pusat, dan oleh Wakil Direktur Pertamina disampaikan, jika kelangkaan BBM di Jember, menjadi bencana nasional.

Sehingga secara bertahap, pihaknya mengirimkan mobil tangki dari depo Tanjungwangi Banyuwangi untuk mengambil BBM di Depo Surabaya dan Malang, sejauh ini sudah ada 25 mobil tangki yang disuplay.

Namun kendala belum berakhir, adanya kemacetan di perbaikan jembatan di Klakah, juga mengurangi kadar isi BBM ditangki, ditambah kondisi sopir yang kelelahan, mobil ada tapi sopirnya kurang, sehingga pihaknya sampai minta backup ke Bekang TNI untuk pengganti sopir.

"Kami terus berupaya untuk mengirim pasokan ke Jember, saat ini setiap hari ada 25 armada yang terus menerus setiap harinya mengirim pasokan BBM ke Jember," pungkas Hendra. (*)