Sekolah di Kabupaten Malang yang Akan Digabung Masih Terima Siswa
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Yunan Helmy
17 - Jul - 2025, 09:07
JATIMTIMES - Sebanyak 39 sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Malang yang rencananya akan digabung atau dimerger menjadi 19 SDN pada tahun ajaran baru 2025/2026 masih menerima murid baru.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Suwadji menyampaikan, sembari menunggu tahapan finalisasi peraturan bupati (perbup) Malang terkait penggabungan sekolah, 39 SDN memang tetap dipersilakan membuka penerima murid baru. Hal itu dilakukan karena peraturan bupati Malang terkait penggabungan sekolah masih belum turun hingga saat ini.
Baca Juga : Sunan Kudus di Panggung Paseban: Ramadayapati dari Demak
"Kan tetap berjalan. Yang akan dimerger itu tetap menerima siswa. Di tahun ajaran baru ini masing-masing sekolah masih menerima murid, sambil menunggu nanti perbup-nya terbit, sekolah yang lama itu akan tergabung," ujar Suwadji.
Meskipun hingga saat ini belum turun, Suwadji memastikan peraturan bupati Malang terkait penggabungan sekolah akan turun pada tahun 2025. Nantinya penataan murid dan guru bakal dilakukan secara efektif di tahun ajaran baru 2026/2027.
"Perbup-nya (dipastikan) keluar tahun ini. Sehingga nanti penataan murid maupun guru efektifnya tahun 2026/2027," kata Suwadji.
Suwadji mengatakan, nantinya jika pada semester dua tahun ajaran 2025/2026 semua persiapan telah selesai dilakukan, maka penggabungan sekolah akan langsung dilakukan. Hal itu dikarenakan harus melakukan pemindahan data pokok pendidikan atau dapodik, penataan murid dan guru, hingga pemanfaatan sarana prasarana di sekolah yang akan menjadi tempat penggabungan atau merger.
Sementara itu, sebanyak 39 SDN yang akan digabung menjadi 19 sekolah terletak di 10 kecamatan. Yakni Kecamatan Singosari, Tirtoyudo, Pakisaji, Lawang, Kasembon, Kromengan, Sumberpucung, Pujon, Pakis dan Bululawang.
Untuk di Kecamatan Singosari, sekolah yang akan digabung terdiri dari SDN 3 Ardimulyo dan SDN 2 Ardimulyo akan digabung menjadi SDN 2 Ardimulyo; SDN 2 Candirenggo dan SDN 4 Candirenggo akan digabung menjadi SDN 2 Candirenggo; SDN 2 Dengkol dan SDN 3 Dengkol akan digabung menjadi SDN 2 Dengkol; SDN 1 Klampok dan SDN 3 Klampok akan digabung menjadi SDN 1 Klampok; dan SDN 1 Pagentan dan SDN 5 Pagentan akan digabung menjadi SDN 1 Pagentan.
Kemudian di Kecamatan Tirtoyudo, ada SDN 2 Tlogosari dan SDN 1 Tlogosari yang akan digabung menjadi SDN 1 Tlogosari. Lalu di Kecamatan Pakisaji, ada SDN 2 Karangduren dan SDN 3 Karangduren akan digabung menjadi SDN 3 Karangduren. Selanjutnya di Kecamatan Lawang, ada SDN 3 Lawang dan SDN 5 Lawang akan digabung menjadi SDN 5 Lawang; serta SDN 1 Sumberporong dan SDN 3 Sumberporong akan digabung menjadi SDN Sumberporong.
Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Masifkan Gerakan Ayah Teladan agar Lebih Peduli Keluarga
Lalu di Kecamatan Kasembon, SDN 1 Kasembon dan SDN 3 Kasembon akan digabung menjadi SDN Kasembon. Di Kecamatan Kromengan, SDN 1 Kromengan dan SDN 2 Kromengan akan digabung menjadi SDN 1 Kromengan; serta SDN 1 Karangrejo dan SDN 2 Karangrejo akan digabung menjadi SDN Karangrejo.
Selanjutnya di Kecamatan Sumberpucung, ada SDN 8 Sumberpucung dan SDN 12 Sumberpucung yang akan digabung menjadi SDN 12 Sumberpucung; SDN 6 Jatiguwi dan SDN 2 Jatiguwi akan digabung menjadi SDN 2 Jatiguwi; serta SDN 7 Sumberpucung dan SDN 6 Sumberpucung akan digabung menjadi SDN 6 Sumberpucung.
Kemudian di Kecamatan Pujon ada SDN 2 Ngroto, SDN 3 Ngroto dan SDN 4 Ngroto yang akan digabung menjadi SDN Ngroto. Lalu untuk di Kecamatan Pakis, ada SDN 3 Saptorenggo dan SDN 4 Saptorenggo yang akan digabung menjadi SDN 4 Saptorenggo; serta SDN 1 Sukoanyar dan SDN 2 Sukoanyar akan digabung menjadi SDN 1 Sukoanyar. Terakhir di Kecamatan Bululawang, ada SDN 1 Bululawang dan SDN 2 Bululawang yang akan digabung menjadi SDN 1 Bululawang.
Terdapat beberapa alasan penggabungan SDN. Mulai dari berada di dalam satu halaman, siswa kurang dari 40 anak, sekolah saling berhadapan, tidak berada dalam satu halaman namun jarak antar sekolah 100 meter, tidak berada dalam satu halaman namun jarak antar sekolah 300 meter, tidak berada dalam satu halaman namun jarak antar sekolah 500 meter, serta tidak berada dalam satu halaman namun jarak antar sekolah 900 meter.
Lebih lanjut, selain akan melakukan penggabungan 39 SDBNmenjadi 19 sdn, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang juga mengusulkan perubahan nomenklatur terhadap empat sekolah di wilayah Kecamatan Sumberpucung. Di antaranya SDN 2 Sumberpucung menjadi SDN 2 Karangkates, SDN 3 Sumberpucung menjadi SDN 3 Karangkates, SDN 4 Sumberpucung menjadi SDN 4 Karangkates dan SDN 5 Sumberpucung menjadi SDN 5 Karangkates.
