Siswi SMP Kota Malang Jadi Korban Ekshibisionisme, Sempat Rekam Wajah Pelaku
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
29 - May - 2025, 05:54
JATIMTIMES - Pelajar SMP Negeri 2 Kota Malang jadi korban aksi ekshibisionisme. Aksi mempertontonkan alat kelamin itu terjadi di kawasan Jalan Prof Moch Yamin, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (26/5/2025).
Kejadian ekshibisionisme di kawasan SMPN 2 rupanya tak hanya sekali terjadi, namun sudah beberapa kali.
Baca Juga : Sri Kertanegara: Raja Terakhir Singhasari, Perintis Pertama Indonesia
Hal tersebut diungkapkan salah seorang korban berinisial K, siswi kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Malang, saat dikonfirmasi JatimTIMES. K mengatakan kejadian ekshibionisme yang dialaminya bersama teman-temannya sudah terjadi untuk kali ketiga hingga akhirnya viral di media sosial Selasa (27/5/2025).
“Kejadinnya itu sama yang kemarin (Senin) berarti sudah tiga kali terjadi, dengan orang yang berbeda-beda,” ungkap K, Kamis (29/5/2025).
Kejadian yang dialaminya itu terjadi di belakang sekolahnya. Namun juga dilakukan pelaku di depan SMP Negeri 2 Kota Malang. Pelakunya pun berbeda-beda.
“Kalau yang kemarin ini terjadinya di Toko Reza belakang SMP Negeri 2. Saat itu saya dengan teman-teman pulang sekolah main game di toko,” ucap K.
Saat main game, K bersama lima teman lainnya mendapati seorang pria paruh baya mendatangi para pelajar ini. “Setiap ada orang mau lewat kan saya lihatin. Terus orang ini kan lewat, terus saya fokus ke HP lagi. Kok pas berhenti saya lihat kok kayak kemaluan,” ucap K.
K pun meminta teman-temannya untuk tidak merespons pria tersebut yang menanyakan alamat. Sebab, K mengetahui pria itu memamerkan alat kelaminnya sebelum temannya menyadari hal tersebut.
“Saya bilang ke teman saya sudah ojok (jangan) direspons, saya ambil HP langsung ngerekam,” tambah K.
K merekam kejadian tersebut agar wajah pelaku terekam jelas karena tidak menutupi wajah. Kemudian temannya langsung memanggil pemilik toko. Namun. pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat langsung tancap gas.
Baca Juga : LPH UIN Malang Jadi Motor Penggerak Ekosistem Wisata Syariah, 120 UMKM Kediri Dapat Sertifikasi Halal Gratis
“Kalau kejadian yang sebelum-sebelumnya gak langsung dikeluarkan. Ini langsung dan kebetulan saya bawa HP. Setelah kejadian ini, saya juga infokan ke guru," terang K.
K merasa geram terhadap pelaku yang melakukan aksi ekshibionisme. Ia pun berharap pelaku bisa segera diamankan.
Pihak sekolah pun juga sudah memberikan imbauan kepada siswanya, jika mendapati kejadian serupa, untuk segera melaporkan kepada guru. Wakasek Kehumasan SMPN 2 kota Malang Ronny Afrian menambahkan pasca-kejadian ini, pihaknya telah melaporkan kepada bhabinkamtibmas setempat.
“Kami juga dari pihak guru bimbingan konseling (BK) memberikan pendampingan, apalagi sekarang siswa-siswi sedang ujian,” terang Ronny.
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto meminta pihak sekolah melaporkan kepada kepolisian agar segera ditindaklanjuti. “Kami sudah menghubungi pihak kepala sekolah disarankan segera melakukan pelaporan terhadap kejadian tersebut,” ucap Yudi.
Jika pelaporan telah dilakukan, pihak polisi segera melakukan penyelidikan, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
