Benarkah Makan 3 Nastar Setara dengan 1 Piring Nasi? Ini Kata Dokter
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
29 - Mar - 2025, 01:30
JATIMTIMES - Lebaran identik dengan aneka hidangan khas, termasuk kue kering yang menggoda selera. Salah satu yang paling populer adalah nastar. Kue berisi selai nanas ini hampir selalu hadir di setiap rumah saat momen Idul Fitri tiba.
Namun, muncul pertanyaan yang sering diperbincangkan, benarkah makan tiga butir nastar setara dengan satu piring nasi?
Baca Juga : Rasanya Autentik dan Pedas, Nasi Empok Wakini Wajib Dicoba
Menurut dr. Dion Haryadi, dokter umum sekaligus Certified Nutrition & Health Coach, hal ini tidak sepenuhnya salah.
"Kamu harus tahu dulu bahwa satu butir nastar dengan berat sekitar 10 gram mengandung kira-kira 50 kalori. Jadi, kalau tiga butir nastar, berarti total kalorinya sekitar 150 kalori. Ini kurang lebih setara dengan 110 gram nasi putih atau sepiring kecil nasi," kata dr. Dion, dikutip Instagram pribadinya @dionharyadi, Sabtu (29/3/2025).
Meski dari segi kalori hampir setara, menurutnya, nasi dan nastar tidak bisa dianggap sama dari segi kandungan gizi.
"Nasi putih kalau dikonsumsi dengan benar, ditambah protein dan sayur dalam porsi seimbang, maka tetap menjadi sumber energi yang baik. Tapi kalau makannya kebanyakan, misalnya 300-400 gram tanpa protein yang cukup dan minim sayur, ya kurang baik juga," jelasnya.
Begitu juga dengan nastar. Karena bentuknya kecil dan rasanya enak, kue ini cenderung mudah dikonsumsi secara berlebihan tanpa disadari.
Baca Juga : 10 Jurusan Paling Banyak Peminat di UI, Bisa Jadi Referensi SNBT 2025
"Tapi kalau kamu paham jumlah kalorinya dan tahu kalau sebagian besar kalorinya berasal dari karbohidrat dan lemak, kamu bisa lebih mindful saat mengonsumsinya. Coba nikmati perlahan, gigit sedikit-sedikit sambil ngobrol dengan orang tersayang, rasakan momennya. Dengan begitu, kamu tetap bisa menikmati nastar tanpa berlebihan," tambahnya.
Ia pun mengingatkan bahwa tidak ada makanan yang benar-benar buruk. "Semua makanan itu baik, tergantung seberapa banyak dan seberapa sering kamu mengonsumsinya," tutup dr. Dion.
