JATIMTIMES - Senin, 19 Oktober 2026, bertepatan dengan pasaran Wage dalam kalender Jawa. Hari ini jatuh pada 8 Jumadilawal 1960 Ja dan berada dalam Wuku Dukut. Weton Senin Wage memiliki jumlah neptu 8, sedangkan dalam kalender Hijriah bertepatan dengan 8 Jumadilawal 1448 H.
Menurut primbon Jawa, orang yang lahir pada Senin Wage dikenal aktif, kreatif, dan memiliki banyak keinginan. Pemilik weton ini cenderung tidak betah berdiam diri dan selalu memiliki sesuatu yang ingin dikerjakan.
Di balik sifat aktif tersebut, Senin Wage juga memiliki karakter yang perlu dikendalikan. Perhitungan primbon menggambarkan weton ini memiliki watak Lakuning Geni yang berkaitan dengan keberanian sekaligus kecenderungan mudah tersulut emosi.
Sementara itu, Pancasuda Senin Wage adalah Wasesa Segara. Perhitungan ini menggambarkan pribadi yang lapang hati, pemaaf, dan memiliki rasa tanggung jawab.
Pangarasan Senin Wage adalah Lakuning Geni atau perilaku yang diibaratkan seperti api. Dalam primbon Jawa, sifat ini dikaitkan dengan pribadi yang berani, penuh semangat, tetapi terkadang mudah marah dan emosional.
Pemilik weton ini digambarkan memiliki kemauan kuat ketika menginginkan sesuatu. Sifat aktif dan kreatif membuatnya senang bergerak serta mencari kegiatan yang bisa dikerjakan.
Namun, semangat yang besar terkadang membuat seseorang sulit menahan amarah ketika menghadapi keadaan yang tidak sesuai harapan. Jika tidak dikendalikan, sikap mudah tersulut emosi bisa memicu perselisihan dengan orang lain.
Karena itu, pemilik weton ini harus belajar mengendalikan diri. Keberanian dan kemauan kuat akan lebih bermanfaat jika disertai kesabaran serta pertimbangan sebelum bertindak.
Berbeda dengan Lakuning Geni, Pancasuda Wasesa Segara menggambarkan sifat yang lapang hati seperti lautan.
Dalam primbon Jawa, karakter ini dikenal dengan ungkapan amot ujar ala becik, yang bermakna tidak membenci ketika dicaci dan tidak menjadi sombong ketika mendapat pujian.
Pemilik Pancasuda Wasesa Segara dipercaya memiliki sifat pemurah, pemaaf, berwibawa, serta berwawasan luas. Rasa tanggung jawab juga menjadi bagian dari karakter yang melekat pada perhitungan ini.
Gambaran tersebut menunjukkan perpaduan dua sifat dalam weton Senin Wage. Di satu sisi, ada kecenderungan cepat marah, tetapi di sisi lain mampu untuk memaafkan dan menerima keadaan dengan lapang dada.
Jika mampu mengelola emosinya, pemilik weton ini dipercaya dapat menjadi pribadi yang disegani sekaligus mudah diterima dalam pergaulan.
Senin Wage, 19 Oktober 2026, berada dalam Wuku Dukut yang dilambangkan dengan Bethara Sakri. Dalam primbon Jawa, wuku ini menggambarkan pribadi yang tegas, berwajah rupawan, dan berpotensi memiliki banyak keturunan.
Salah satu simbolnya adalah gedhong atau rumah yang berada di panggung. Lambang ini dikaitkan dengan sifat pelit dan kecenderungan pada hal-hal negatif.
Ada juga pohon pandan surat yang digambarkan memiliki warna bagus, tetapi berada di pinggir. Dalam penafsiran primbon, simbol ini menggambarkan sesuatu yang memiliki kelebihan, tetapi kurang mendapat perhatian.
Sementara itu, burung ayam hutan menjadi lambang lain dalam Wuku Dukut. Burung ini dikaitkan dengan sosok yang dapat berada di lingkungan orang terpandang. Tutur katanya juga digambarkan manis dan enak didengar sehingga mampu menarik perhatian orang lain.
Wuku Dukut memiliki simbol dua bilah keris yang diapit kayu. Gambaran ini melambangkan kepekaan perasaan atau pikiran, tetapi disertai kecenderungan menginginkan sesuatu yang menjadi milik orang lain.
Ada pula gambaran tunggul asri pingitan raja, yang bermakna rupawan tetapi memiliki rasa takut. Adapun lambang kitri tinata berkaitan dengan kebiasaan memilih-milih pergaulan, terutama dengan orang yang memiliki pangkat atau kedudukan.
Dalam perhitungan wuku ini, kelemahannya berada di bagian prana. Kala berada di arah barat daya. Menurut primbon, selama tujuh hari dalam Wuku Dukut, perjalanan jauh ke arah tersebut untuk urusan yang sangat penting sebaiknya dihindari.
Dalam perhitungan primbon Jawa, Senin Wage yang jatuh pada Wuku Dukut dinilai baik untuk bepergian. Orang yang melakukan perjalanan pada hari tersebut dipercaya berpeluang memperoleh rezeki yang banyak.
Bayi yang lahir pada Senin Wage dalam wuku ini juga dipercaya kelak mudah mencari penghidupan. Hari tersebut dinilai baik untuk bersedekah atau berbagi kepada orang lain.
Namun, ada kegiatan yang justru dianggap kurang baik dilakukan pada waktu ini, yakni menyemai biji dan menanam tanaman.
Pemilik weton Senin Wage dipercaya cocok menjalani pekerjaan yang membutuhkan ketekunan, ketelitian, dan konsistensi. Karakter pekerja keras, hemat, dan memiliki prinsip kuat juga menjadi bagian dari gambaran weton ini.
Pekerjaan sebagai karyawan, pegawai kantoran, buruh, maupun pekerja lapangan bisa menjadi pilihan. Senin Wage juga dinilai cocok menekuni bidang administrasi dan pertanian. Pekerjaan lepas atau freelancer juga bisa menjadi pilihan, terutama jika sesuai dengan keterampilan yang dimiliki.
Dalam urusan asmara, Senin Wage memiliki jumlah neptu 8. Salah satu perhitungan primbon Jawa menyebutkan weton ini cocok dengan pasangan yang memiliki neptu 11 atau 16.
Beberapa weton yang masuk dalam hitungan tersebut antara lain:
• Kamis Kliwon, dengan neptu 16.
• Sabtu Pon, dengan neptu 16.
• Selasa Kliwon, dengan neptu 11.
• Jumat Legi, dengan neptu 11.
• Rabu Wage, dengan neptu 11.
Baca Juga: 19 Oktober Memperingati Hari Apa? Ada HUT Sulawesi Selatan hingga Hari Evaluasi Hidup
Baca Juga: Minggu Malam Bikin Cemas Menghadapi Senin? Ini Cara Mengatasinya