JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Minggu Malam Bikin Cemas Menghadapi Senin? Ini Cara Mengatasinya

Reporter: Mutmainah J • Editor: A Yahya
📅 18 Oktober 2026, 18:58 WIB • ⏱️ 7 menit baca

JATIMTIMES - Minggu malam seharusnya menjadi waktu untuk beristirahat setelah menjalani aktivitas selama sepekan. Namun, bagi sebagian orang, suasana menjelang akhir pekan justru terasa kurang menyenangkan. Pikiran mulai dipenuhi pekerjaan yang menumpuk, rapat yang harus dihadiri, hingga berbagai tanggung jawab yang menanti pada Senin pagi.

Perasaan gelisah tersebut terkadang muncul ketika akhir pekan belum benar-benar berakhir. Ada yang mendadak sulit tidur, merasa tidak tenang, atau terus memikirkan kemungkinan buruk yang bisa terjadi saat kembali bekerja. Akibatnya, waktu istirahat yang seharusnya menyenangkan justru dihabiskan dengan kecemasan.

Fenomena ini dikenal dengan istilah Sunday scaries, yakni kecemasan atau perasaan takut menghadapi awal pekan. Kondisi ini cukup umum dialami oleh orang yang memiliki rutinitas kerja maupun aktivitas padat pada hari Senin. Meski tidak selalu menandakan gangguan kesehatan mental, perasaan tersebut tetap perlu dikelola agar tidak mengganggu kualitas hidup.

Apa Itu Sunday Scaries dan Mengapa Bisa Terjadi?

Dilansir dari Cleveland Clinic, Sunday scaries merupakan bentuk kecemasan antisipatif (anticipatory anxiety), yaitu kecemasan yang muncul ketika seseorang membayangkan atau mengantisipasi sesuatu yang akan terjadi pada masa mendatang.

Dalam konteks ini, seseorang mulai merasa khawatir ketika memikirkan pekerjaan dan tanggung jawab yang harus dihadapi setelah akhir pekan berakhir.

Penyebabnya bisa bermacam-macam. Beban pekerjaan yang tinggi, tugas yang belum selesai, lingkungan kerja yang kurang nyaman, hingga kekhawatiran menghadapi atasan atau rekan kerja dapat memicu perasaan tersebut.

Selain itu, peralihan dari suasana akhir pekan yang lebih santai menuju rutinitas yang padat juga bisa membuat sebagian orang merasa terbebani. Pikiran yang terus berputar mengenai hari esok akhirnya membuat seseorang kesulitan menikmati waktu istirahat yang masih tersisa.

Gejalanya tidak selalu berupa rasa cemas. Sebagian orang mungkin mengalami sakit kepala, ketegangan otot, sulit berkonsentrasi, jantung berdebar, hingga gangguan tidur ketika memikirkan pekerjaan yang akan datang.

Cara Mengatasi Kecemasan pada Minggu Malam

Kecemasan menghadapi Senin tidak harus membuat akhir pekan berakhir dengan perasaan tidak nyaman. Ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dicoba untuk membantu pikiran lebih tenang sebelum memulai pekan baru.

1. Susun Prioritas untuk Hari Senin

Salah satu pemicu kecemasan adalah membayangkan terlalu banyak pekerjaan sekaligus. Ketika semua tugas terasa mendesak, seseorang bisa kesulitan menentukan hal yang harus dikerjakan terlebih dahulu.

Cobalah meluangkan waktu sekitar 10–15 menit pada Minggu sore untuk membuat daftar pekerjaan yang perlu diselesaikan pada Senin. Pilih dua atau tiga hal yang paling penting sebagai prioritas awal.

Tidak perlu menyusun jadwal secara berlebihan atau berusaha menyelesaikan semua pekerjaan sebelum hari Senin tiba. Tujuannya adalah memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang perlu dilakukan sehingga pikiran tidak terus-menerus dipenuhi berbagai kemungkinan.

2. Berhenti Memikirkan Hal yang Belum Terjadi

Kecemasan terkadang muncul bukan karena masalah yang sedang dihadapi, melainkan karena berbagai skenario yang dibayangkan sendiri.

Misalnya, seseorang merasa takut akan mendapat teguran dari atasan, menghadapi pekerjaan yang terlalu banyak, atau gagal menyelesaikan tugas tepat waktu. Padahal, hal-hal tersebut belum tentu terjadi.

Saat pikiran mulai mengarah pada kemungkinan buruk, cobalah kembali berfokus pada keadaan saat ini. Ingatkan diri bahwa persoalan yang benar-benar muncul pada Senin dapat dihadapi ketika waktunya tiba.

Mengalihkan perhatian pada kegiatan yang sedang dilakukan, seperti menikmati makanan, berbincang dengan keluarga, atau membaca buku, juga dapat membantu mengurangi kebiasaan memikirkan masa depan secara berlebihan.

3. Tetap Nikmati Waktu Istirahat

Mempersiapkan diri untuk menghadapi pekan baru memang bermanfaat. Namun, bukan berarti seluruh waktu Minggu harus dihabiskan untuk bekerja atau memikirkan pekerjaan.

Sisihkan waktu untuk melakukan kegiatan yang disukai. Menonton film, memasak, berjalan santai, berkumpul bersama keluarga, atau menikmati hobi dapat membantu menciptakan suasana yang lebih menyenangkan.

Cleveland Clinic juga menyarankan agar seseorang mencari aktivitas yang disukai untuk membantu mengalihkan perhatian dari kekhawatiran mengenai pekan kerja berikutnya.

Meski demikian, sesuaikan kegiatan dengan kebutuhan tubuh. Jadwal akhir pekan yang terlalu padat justru bisa membuat seseorang kelelahan ketika harus kembali beraktivitas pada Senin.

4. Lakukan Relaksasi dan Latihan Pernapasan

Ketika kecemasan muncul, tubuh bisa ikut merespons melalui ketegangan otot, napas yang terasa lebih cepat, atau jantung berdebar.

Salah satu cara yang dapat dicoba adalah latihan pernapasan secara perlahan. Ambil posisi duduk yang nyaman, tarik napas dengan lembut, lalu embuskan secara perlahan. Ulangi beberapa kali sambil memusatkan perhatian pada napas.

Selain itu, meditasi singkat, peregangan ringan, atau berjalan santai juga bisa menjadi pilihan untuk membantu tubuh lebih rileks.

Menurut panduan NHS mengenai kecemasan, latihan pernapasan yang menenangkan, olahraga teratur, dan aktivitas relaksasi dapat membantu seseorang mengelola perasaan cemas.

Tidak perlu memaksakan diri untuk langsung merasa tenang. Berikan waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat.

5. Jaga Pola Tidur pada Minggu Malam

Tidur yang cukup penting agar tubuh lebih siap menghadapi aktivitas pada hari berikutnya. Sayangnya, kecemasan menjelang Senin justru bisa membuat seseorang terus terjaga karena memikirkan pekerjaan.

Untuk mengatasinya, cobalah mempertahankan jam tidur yang teratur. Kurangi penggunaan ponsel menjelang tidur, hindari kebiasaan memeriksa pesan pekerjaan berulang kali, dan lakukan aktivitas yang membantu tubuh lebih rileks.

Jika pikiran terus dipenuhi daftar pekerjaan, tuliskan hal-hal yang perlu dilakukan ke dalam catatan. Dengan begitu, seseorang tidak perlu mengulang-ulang daftar tersebut di dalam kepala saat berusaha tidur.

Hindari pula kebiasaan sengaja begadang pada Minggu malam karena ingin menunda datangnya hari Senin. Kebiasaan ini berpotensi membuat tubuh semakin lelah ketika pekan baru dimulai.

6. Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Memasuki pekan baru bukan berarti seseorang harus langsung menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan sempurna. Ada kalanya pekerjaan membutuhkan waktu lebih lama atau rencana tidak berjalan sesuai harapan.

Karena itu, penting untuk memiliki ekspektasi yang realistis terhadap diri sendiri. Fokuslah pada langkah yang bisa dilakukan, bukan pada tuntutan untuk selalu produktif sepanjang waktu.

Jika Senin terasa berat, mulailah dengan menyelesaikan pekerjaan yang paling penting. Setelah itu, lanjutkan tugas lainnya sesuai prioritas.

Memberikan ruang bagi diri sendiri untuk beradaptasi dengan rutinitas juga dapat membantu mengurangi tekanan yang dirasakan.

7. Cari Tahu Sumber Kecemasan yang Sebenarnya

Jika perasaan cemas selalu muncul setiap Minggu malam, ada baiknya tidak sekadar berusaha mengalihkannya. Cobalah mencari tahu apa yang sebenarnya membuat hari Senin terasa menakutkan.

Apakah karena beban kerja yang terlalu tinggi? Hubungan dengan atasan atau rekan kerja yang kurang baik? Jadwal yang tidak realistis? Atau justru kelelahan yang belum pulih setelah menjalani pekan sebelumnya?

Mengetahui pemicunya dapat membantu menentukan langkah yang lebih tepat. Jika masalahnya berkaitan dengan pembagian tugas atau jam kerja, misalnya, seseorang bisa mempertimbangkan untuk berdiskusi dengan atasan mengenai beban pekerjaan dan pengaturan jadwal.

Kecemasan yang terus berulang terkadang menjadi tanda bahwa ada persoalan yang perlu diselesaikan, bukan sekadar perasaan yang harus ditahan setiap akhir pekan.

Kapan Kecemasan Menghadapi Senin Perlu Diwaspadai?

Perasaan kurang bersemangat ketika akhir pekan berakhir tidak selalu menjadi masalah serius. Namun, kecemasan perlu mendapat perhatian apabila terjadi terus-menerus, semakin berat, mengganggu tidur, menurunkan konsentrasi, atau membuat aktivitas sehari-hari terasa sulit dijalani.

NHS menyarankan agar seseorang mencari bantuan profesional apabila kecemasan sulit dikendalikan atau mulai memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Bercerita kepada orang yang dipercaya dapat menjadi langkah awal. Jika keluhan tidak membaik, konsultasi dengan psikolog, psikiater, atau tenaga kesehatan yang sesuai dapat membantu mengidentifikasi penyebab dan menentukan penanganan yang dibutuhkan.

Pada akhirnya, Minggu malam tidak harus menjadi waktu untuk mencemaskan Senin. Persiapan sederhana, waktu istirahat yang cukup, dan kemampuan membatasi kekhawatiran dapat membantu seseorang memasuki pekan baru dengan lebih tenang.

Yang tidak kalah penting, jangan mengabaikan rasa cemas yang terus berulang. Selain belajar mengelola pikiran, memahami sumber tekanan juga diperlukan agar akhir pekan tetap menjadi waktu untuk memulihkan energi.

Baca Juga: Hari Santri 22 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Status Tanggal Merahnya Disini!

Baca Juga: Golkar Berkicau Cup 1 Situbondo Sukses, Bang Yani: Hadiah Mobil untuk Gelaran Berikutnya

Topik Terkait
# sunday scaries# senin cemas# ada apa hari senin

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap