JATIMTIMES - Memiliki rumah sendiri menjadi impian banyak orang. Selain sebagai tempat berlindung dan beristirahat, rumah menjadi tempat berkumpul bersama keluarga, membangun rumah tangga, serta mendidik anak agar tumbuh dalam lingkungan yang baik.
Bagi pasangan yang baru menikah, mempunyai rumah sendiri juga bisa menjadi harapan tersendiri. Tinggal di rumah sendiri memberikan ruang untuk membangun kehidupan keluarga secara lebih mandiri. Namun, harga tanah dan biaya pembangunan yang tidak sedikit membuat impian tersebut membutuhkan ikhtiar panjang.
Dalam Islam, usaha untuk memiliki rumah dapat disertai dengan doa dan tawakal kepada Allah SWT. Salah satu doa disampaikan oleh Habib Tohir Al-Kaff dalam sebuah mauizah. Doa tersebut dinisbatkan kepada Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid atau Habib Sholeh Tanggul.
Dikutip dari laman Laduni.id, doa ini berisi permohonan agar Allah memudahkan seseorang memperoleh rumah yang baik. Doa tersebut dapat diamalkan secara istiqamah sembari terus berusaha memenuhi kebutuhan tempat tinggal.
Berikut bacaan doa yang dilansir dari sumber tersebut.
Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ رَبَّ الْبَيْتِ أَسْأَلُكَ بِجَاهِ أَهْلِ الْبَيْتِ أَنْ تُيَسِّرَ لِي خَيْرَ بَيْتٍ حَتَّى لَا نَقُولَ يَا لَيْتَ
Latin:
Allahumma rabba al-bait, as'aluka bijahi ahlil bait, an tuyassira li khaira bait, hatta la naqulu ya lait.
Artinya:
"Ya Allah, Engkau adalah Pemilik Baitullah. Aku memohon kepada-Mu dengan wasilah Ahlul Bait Rasulullah agar Engkau memudahkan untukku sebaik-baiknya rumah, sehingga kami tidak mengucapkan, 'Seandainya aku punya rumah.'"
Doa tersebut berisi harapan agar Allah memberikan kemudahan untuk memperoleh tempat tinggal yang baik. Umat Islam dapat membacanya sebagai bagian dari ikhtiar spiritual, seraya tetap berusaha melalui cara-cara yang halal.
Dalam keterangan yang dikutip dari Laduni.id, doa tersebut dianjurkan untuk diamalkan secara istiqamah setiap hari. Utamanya, dibaca setelah salat fardu maupun pada waktu-waktu mustajab, seperti sepertiga malam terakhir, antara azan dan iqomah, sujud terakhir saat salat atau hari jumat.
Membaca doa ini juga diyakini akan mendapatkan rezeki rumah yang datang sebelum satu tahun. Namun, doa sebaiknya disertai ikhtiar, seperti mengatur keuangan, menyisihkan tabungan secara rutin, mencari sumber penghasilan yang halal, dan merencanakan pembelian atau pembangunan rumah sesuai kemampuan.
Selain berdoa, umat islam juga dianjurkan untuk membiasakan bersedekah, khususnya kepada anak yatim. Sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan, termasuk membantu memenuhi kebutuhan sederhana, seperti makan atau memberikan uang jajan.
Berbuat baik kepada anak yatim hendaknya dilandasi kasih sayang dan keikhlasan, bukan semata-mata mengharapkan balasan berupa rumah. Mendoakan kebaikan bagi sesama juga menjadi bagian dari ikhtiar menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Pada akhirnya, keinginan memiliki rumah sendiri dapat diperjuangkan melalui doa, kerja keras, pengelolaan keuangan, dan kesabaran. Hasilnya diserahkan kepada Allah SWT, sebab setiap orang memiliki keadaan dan perjalanan rezeki yang berbeda. Semoga informasi ini bermanfaat.
Baca Juga: Doa dan Zikir Sebelum Tidur tuk Menghapus Dosa
Baca Juga: Napoleon dan Islam: Antara Ketertarikan pada Alquran, Strategi Politik, dan Jejak Kolonialisme