JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Relawan Tanjung Puting Angkat Tangan Hadapi Api, Minta Pemerintah Turunkan Water Bombing

Reporter: Binti Nikmatur • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 11 Oktober 2026, 10:10 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Relawan yang membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, menyampaikan surat terbuka kepada pemerintah. Relawan yang berasal dari kalangan pelaku wisata itu mengaku telah berhari-hari berupaya memadamkan api, tetapi kemampuan di lapangan semakin terbatas.

Surat terbuka tersebut diunggah melalui beberapa akun resmi, salah satunya Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan, Borneo, Indonesia. Dalam unggahan itu, relawan meminta pemerintah segera memperkuat penanganan kebakaran, termasuk melalui pengerahan water bombing atau pemadaman dari udara.

"Surat serbuka untuk pemerintah mohon segera bantuannya untuk memadamkan api di zona inti Taman Nasional Tanjung Puting Kami selaku relawan dari pelaku wisata di Taman Nasional Tanjung Puting Sudah berusaha berhari-hari untuk membantu memadamkan api di dalam kawasan ini Jadi yang terbakar itu kurang lebih 54 ribu (hektar) dan akan terus bertambah Jadi kita mohon bantuannya disini untuk menyalurkan waterbombing," ungkap salah satu relawan dalam video.

(Foto: Kondisi karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah (Foto: Instagram)

Dalam caption video, relawan menyampaikan bahwa berbagai upaya pemadaman telah dilakukan selama berhari-hari. Namun, menurut relawan, penanganan yang ada belum cukup efektif untuk menghadapi kebakaran yang terus menjadi ancaman.

"BERHARI-HARI MELAWAN API. DAN KINI, KAMI MEMINTA PERTOLONGAN," demikian pembuka pernyataan dalam unggahan tersebut.

Relawan mengungkapkan tenaga, waktu, dan kemampuan telah dikerahkan untuk membantu memadamkan api. Meski bantuan dan sejumlah upaya penanganan telah dilakukan, kondisi di lapangan dinilai masih membutuhkan dukungan lebih besar.

"Bantuan memang telah disampaikan. Harapan juga sempat diberikan. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Bantuan dan penanganan yang ada belum efektif untuk mengatasi besarnya kebakaran," tulis relawan.

(Foto: Kondisi karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah (Foto: Instagram)

Para relawan pun mendesak pemerintah mengambil langkah yang lebih konkret. Permintaan itu mencakup penanganan berskala besar, tambahan anggaran, serta dukungan logistik bagi petugas dan relawan yang bekerja di lapangan.

"Kami tidak membutuhkan sekadar janji. Kami tidak membutuhkan harapan yang kembali menggantung. Kami membutuhkan tindakan nyata, sekarang," lanjut pernyataan tersebut.

Relawan juga mengingatkan bahwa kebakaran yang terus meluas dapat mengancam kawasan hutan beserta satwa yang hidup di dalamnya.

"Jangan biarkan mereka yang berjuang di garis depan terus bertaruh dengan keterbatasan. Jangan biarkan hutan yang menjadi rumah bagi begitu banyak kehidupan habis terbakar sementara kita masih menunggu," tulis relawan.

Melalui surat terbuka itu, relawan kembali meminta pemerintah segera mengerahkan penanganan berskala besar, termasuk water bombing, serta menambah dukungan anggaran dan logistik.

"Kami sudah berjuang selama berhari-hari. Kini, kami membutuhkan tindakan nyata sebelum semuanya terlambat," demikian penutup pernyataan tersebut.

Sebagai informasi, Taman Nasional Tanjung Puting berada di Provinsi Kalimantan Tengah. Kawasannya mencakup wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, khususnya Kecamatan Kumai, serta Kabupaten Seruyan, termasuk Kecamatan Hanau dan Seruyan Hilir.

Kawasan hutan tropis ini merupakan habitat alami orangutan Kalimantan dan berbagai satwa lainnya, seperti bekantan, owa, serta makaka. Kebakaran hutan berpotensi merusak habitat dan mengganggu kehidupan satwa yang bergantung pada ekosistem tersebut.

Tanjung Puting juga dikenal sebagai tujuan wisata alam. Pengunjung biasanya mengikuti perjalanan menggunakan perahu tradisional klotok selama dua hingga tiga hari, menyusuri Sungai Sekonyer dan singgah di sejumlah lokasi pengamatan orangutan.

Baca Juga: Hari Tanpa Bayangan Mulai Terjadi di Jatim, Ini Daftar Wilayah dan Jamnya

Baca Juga: Kebakaran Rumah Viral di Malang: Api Diduga Bersumber dari Gudang, Kerugian Rp 100 Juta

Topik Terkait
# Relawan# Kebakaran# Karhutla# Tanjung Puting# Kalimantan Tengah# Pemerintah# Water Bombing

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap