JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

9 Doa agar Terhindar dari Fitnah, Kejahatan, dan Godaan Setan

Reporter: Binti Nikmatur • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 9 Oktober 2026, 07:51 WIB • ⏱️ 5 menit baca

JATIMTIMES - Dalam menjalani kehidupan, manusia tak lepas dari berbagai ujian. Ada kalanya seseorang menghadapi perlakuan zalim, tipu daya, perselisihan, hingga godaan yang dapat menjerumuskan pada perbuatan dosa.

Umat Islam dianjurkan untuk memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT ketika menghadapi keadaan tersebut. Sejumlah doa yang termaktub dalam Al-Qur'an mengajarkan cara memohon keselamatan dari orang-orang yang berbuat kerusakan, meminta keadilan, serta berlindung dari bisikan setan.

Dikutip dari NU Online, berikut sembilan doa yang dapat diamalkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT.

1. Doa agar Terhindar dari Perbuatan Jahat

Doa ini dipanjatkan Nabi Luth AS ketika menghadapi kaum yang berbuat kerusakan. Beliau memohon pertolongan Allah agar terhindar dari kejahatan kaum tersebut.

Bacaan Arab:

رَبِّ انْصُرْنِيْ عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِيْنَ

Latin:

Rabbinṣurnī ‘alal-qaumil-mufsidīn.

Artinya:

“Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas golongan yang berbuat kerusakan itu.” (QS Al-'Ankabut: 30)

2. Doa agar Terhindar dari Ajakan Maksiat

Nabi Yusuf AS membaca doa ini ketika menghadapi godaan dan bujuk rayu yang dapat menjerumuskannya pada perbuatan dosa. Doa tersebut menjadi pengingat agar seorang muslim memohon keteguhan hati ketika menghadapi godaan.

Bacaan Arab:

رَبِّ السِّجْنُ اَحَبُّ اِلَيَّ مِمَّا يَدْعُوْنَنِيْٓ اِلَيْهِۚ وَاِلَّا تَصْرِفْ عَنِّيْ كَيْدَهُنَّ اَصْبُ اِلَيْهِنَّ وَاَكُنْ مِّنَ الْجٰهِلِيْنَ

Latin:

Rabbis-sijnu aḥabbu ilayya mimmā yad‘ūnanī ilaih, wa illā taṣrif ‘annī kaidahunna aṣbu ilaihinna wa akum minal-jāhilīn.

Artinya: “Wahai Tuhanku! Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka. Jika Engkau tidak menghindarkan aku dari tipu daya mereka, niscaya aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentu aku termasuk orang yang bodoh.” (QS Yusuf: 33)

3. Doa Memohon Keadilan saat Menghadapi Kecurangan

Ketika menghadapi perselisihan dan perlakuan tidak adil, seorang muslim dapat memohon agar Allah memberikan keputusan yang benar. Doa berikut merupakan doa Nabi Syuaib AS.

Bacaan Arab:

رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ

Latin:

Rabbanāftaḥ bainanā wa baina qauminā bil-ḥaqqi wa anta khairul-fātiḥīn.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.” (QS Al-A'raf: 89)

4. Doa agar Diselamatkan dari Orang Zalim

Nabi Musa AS memanjatkan doa ini ketika menghadapi ancaman dari orang-orang yang hendak mencelakakannya. Doa tersebut juga memuat permohonan agar Allah membimbing hamba-Nya menuju jalan yang benar.

Bacaan Arab:

رَبِّ نَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

Latin:

Rabbi najjinī minal-qaumidh-dhālimīn.

Artinya:

“Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu.” (QS Al-Qasas: 21)

Dalam ayat berikutnya, Nabi Musa AS juga berdoa agar ditunjukkan jalan yang benar ketika menuju Madyan.

Bacaan Arab:

عَسٰى رَبِّيْٓ اَنْ يَّهْدِيَنِيْ سَوَاۤءَ السَّبِيْلِ

Latin:

‘Asā rabbī ay yahdiyanī sawā’as-sabīl.

Artinya:

“Mudah-mudahan Tuhanku memimpin aku ke jalan yang benar.” (QS Al-Qasas: 22)

5. Doa agar Tidak Menjadi Sasaran Fitnah

Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Musa AS dan orang-orang beriman yang menyertainya. Isinya adalah permohonan agar Allah tidak menjadikan mereka sasaran fitnah kaum zalim serta memberikan keselamatan dengan rahmat-Nya.

Bacaan Arab:

عَلَى اللّٰهِ تَوَكَّلْنَاۚ رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ، وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ

Latin:

‘Alallāhi tawakkalnā, rabbanā lā taj‘alnā fitnatal lil-qaumidh-dhālimīn, wa najjinā biraḥmatika minal-qaumil-kāfirīn.

Artinya:

“Kepada Allah-lah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir.” (QS Yunus: 85-86)

6. Doa Memohon Keputusan yang Adil

Saat menghadapi tuduhan atau perselisihan, seorang muslim dapat menyerahkan urusannya kepada Allah SWT sambil memohon keputusan yang adil. Doa ini terdapat dalam Al-Qur'an dan mengajarkan pentingnya meminta pertolongan kepada Allah.

Bacaan Arab:

رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّۗ وَرَبُّنَا الرَّحْمٰنُ الْمُسْتَعَانُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ

Latin:

Rabbīḥkum bil-ḥaqq, wa rabbunar-raḥmānul-musta‘ānu ‘alā mā taṣifūn.

Artinya:

“Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.” (QS Al-Anbiya': 112)

7. Doa agar Diberi Jalan Keluar dari Pertikaian

Allah SWT mengetahui perkara yang tampak maupun tersembunyi. Doa berikut memohon kepada-Nya agar memberikan keputusan di antara hamba-hamba-Nya atas persoalan yang diperselisihkan.

Bacaan Arab:

اللّٰهُمَّ فَاطِرَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ عٰلِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ اَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ

Latin:

Allāhumma fāṭiras-samāwāti wal-arḍi ‘ālimal-ghaibi wasy-syahādati anta taḥkumu baina ‘ibādika fī mā kānū fīhi yakhtalifūn.

Artinya:

“Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, yang mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, Engkaulah yang memutuskan di antara hamba-hamba-Mu tentang apa yang selalu mereka perselisihkan.” (QS Az-Zumar: 46)

8. Doa agar Tidak Termasuk Golongan Orang Zalim

Seorang muslim hendaknya tidak hanya memohon perlindungan dari kezaliman orang lain, tetapi juga meminta agar dirinya dijauhkan dari perbuatan zalim. Doa ini mengajarkan pentingnya menjaga diri agar tidak menjadi bagian dari golongan yang berbuat kerusakan.

Bacaan Arab:

رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِيْ فِى الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

Latin:

Rabbi fa lā taj‘alnī fil-qaumidh-dhālimīn.

Artinya:

“Ya Tuhanku, maka janganlah Engkau jadikan aku dalam golongan orang-orang zalim.” (QS Al-Mu'minun: 94)

9. Doa agar Terlindung dari Bisikan Setan

Setan berusaha menggoda manusia agar menjauh dari ketaatan kepada Allah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memohon perlindungan agar tidak terjerumus dalam godaan dan bisikannya.

Doa berikut tercantum dalam Al-Qur'an sebagai permohonan Nabi Muhammad SAW kepada Allah SWT.

Bacaan Arab:

رَبِّ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزٰتِ الشَّيٰطِيْنِۙ وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَّحْضُرُوْنِ

Latin:

Rabbi a‘ūdzu bika min hamazātisy-syayāṭīn, wa a‘ūdzu bika rabbi ay yaḥḍurūn.

Artinya:

“Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung kepada Engkau, ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.” (QS Al-Mu'minun: 97-98)

Demikian sembilan doa yang bisa dibaca umat Islam untuk memohon pertolongan Allah ketika menghadapi kejahatan, fitnah, ketidakadilan, perselisihan, dan godaan setan. Doa dapat diamalkan sesuai kebutuhan, disertai ikhtiar untuk menjaga diri, menghindari perbuatan buruk, dan tetap berpegang pada ajaran agama. Semoga informasi ini bermanfaat. 

Baca Juga: Ketika Rasulullah Ditanya Siapa yang Menciptakan Allah, Jawabannya Turun Lewat Al-Ikhlas

Baca Juga: 6 Bacaan Sholawat untuk Memohon Kelapangan Rezeki

Topik Terkait
# Doa# Pertolongan Allah# doa pagi

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap