JATIMTIMES - Tujuh anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi melakukan tes urine susulan sebagai bentuk dukungan deklarasi dan deteksi dini serta mendukung terwujudnya program Banyuwangi yang Bersih Narkoba (Bersinar) di kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi Selasa (6/10/2026).
Tujuh anggota DPRD yang didampingi staf kesekretariatan dewan untuk melakukan tes urine adalah; Eva Hestiyawati, H. M. Zaenul Arifin dan Sofiandi Susiadi (Fraksi Golkar ), A. Taufik dan Anita Rani (Fraksi PKB).
Kemudian terlihat Saiful Anam dan Mohammad Tanzilul Furqan (Fraksi Nasdem PPP), sementara Hj. Nunuk Sri Rahayu, (Fraksi Nasdem PPP ) belum melakukan tes urine karena masih di luar kota.
Dody Rusadi, Petugas BNNK Banyuwangi mengungkapkan setelah dilakukan pemeriksaan sesuai dengan standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, tujuh anggota dewan yang menjalani tes urine hasilnya dinyatakan negatif.
Saiful Anam, anggota Fraksi Nasdem PPP sekaligus Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banyuwangi setelah melakukan tes urine dan mengetahui hasilnya menyatakan pihaknya mendeklarasikan anti narkoba.
“Bahwa narkoba ini dibenci oleh agama dan dilarang oleh pemerintah. Jadi saya khususkan untuk semua pengurus jajaran, khususnya PPP Banyuwangi hindari narkoba, jauhi narkoba, semangat berjuang dan selalu jaga kesehatan,” ujar Saiful Anam.
Sementara Ketua DPD Partai Golkar Banyuwangi Eva Hestiyawati, menambahkan bersama keluarga DPRD Banyuwangi yang lain telah melaksanakan tes urine yang seharusnya dilakukan pada tanggal 5 Oktober 2026 kemarin.
“Namun kami menyusul dikarenakan banyaknya kegiatan. Kami mendukung deklarasi dan deteksi dini Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perdaran Gelap Narkoba (P4GN) dan bersama-sama mewujudkan Banyuwangi Bersinar,” ujar Eva.
Sebelumnya diberitakan Seluruh pimpinan dan anggota DPRD Banyuwangi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) melaksanakan deklarasi dan deteksi dini Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Perdaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui tes urin sekaligus sebagai bentuk komitmen bahwa lingkungan dewan bersih dari narkoba di Ruang Rapat Khusus DPRD Banyuwangi Senin (5/10/2026).
Menurut Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara, tes urine yang dilaksanakan salah satu tujuannya untuk menguatkan dan mengoptimalisasi kepercayaan masyarakat.
“Ke depan kita bersinegi untuk memperkuat upaya mencegah dan memberantas penyebaran narkoba di Banyuwangi,” ujar Made.
Dia menuturkan pihaknya berharap 49 anggota DPRD Banyuwangi semuanya wajib menjalani tes urine.”Bagi yang tidak hadir hari ini kita minta tes susulan di kantor BNNK Banyuwangi seperti yang dilakukan teman-teman Demokrat karena Senin tidak maka mereka hari Jumat kemarin sudah melakukan tes secara mandiri,” imbuh Made.
Baca Juga: Polemik Gibran Kembali ke MK, Pakar Soroti Sengketa yang Diajukan Ratusan Hari Setelah Pilpres