JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

40 Sumur Rumah Warga Jombang Mengering Diduga Dampak Aktivitas Irpom

Reporter: Adi Rosul • Editor: Nurlayla Ratri
📅 6 Oktober 2026, 14:49 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Sebanyak 40 sumur di rumah warga Dusun Guwo, Desa Latsari, Mojowarno, Jombang mengalami kekeringan. Mengeringnya puluhan sumur warga diduga akibat aktivitas irigasi pepompaan (Irpom) untuk mengairi sawah.

Kepala Dusun Guwo Erista mengatakan, sudah satu bulan ini sumur-sumur di rumah warganya mengering. Selain akibat kemarau panjang, aktivitas Irpom untuk mengairi sawah diduga memicu mengeringnya sumur di dusunnya.

Irigasi pepompaan ini dibangun oleh kelompok tani (Poktan) Guwo dari bantuan Dinas Pertanian Kabupaten Jombang. Bangunan Irpom ini berada cukup dekat dengan pemukiman warga.

"Kalau tahun lalu sumur-sumur memang mengering sebelum ada sumur bor. Tambah ada sumur bor ini dampaknya lebih," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (06/10/2026).

Erista mengatakan, mengeringnya sumur di dusunnya terjadi pada 40-50 rumah warga. Puluhan sumur tersebut tidak lagi mengeluarkan air. Sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk rumah tangga.

"Kalau dari laporan kemarin sekitar 40-50 rumah di RT 06. Kondisi kekeringan seperti ini baru tahun ini, kalau tahun lalu kan masih ada hujan," ucapnya.

Kondisi kekeringan di Dusun Guwo sudah dilaporkan pemerintah desa ke Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Jombang. Sebab, aktivitas Irpom yang diduga menjadi penyebab mengeringnya sumur warga merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI melalui Dispertan Jombang.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Hortikultura Dispertan Jombang Eko Purwanto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan keluhan warga Dusun Guwo terkait mengeringnya sumur warga. Kekeringan tersebut diasumsikan sebagai dampak dari beroperasinya irigasi pepompaan.

"Karena itu hari ini kami turun ke lapangan untuk melihat kondisi sumur warga. Karena dari surat yang dilaporkan ada 25 rumah harga. Nanti hasilnya seperti apa akan kita evaluasi. Bisa penghentian total, bisa juga mengurangi jam operasional," ungkapnya.

Diberitaka sebelumnya, sejumlah sumur warga di Dusun Guwo, Desa Latsari mengalami kekeringan. Salah satu warga RT 06 RW 02 Dusun Guwo Suntani (66) mengatakan, sudah satu bulan ini sumurnya mengering.

Sumur sedalam 15 meter milik Suntani ini tidak lagi mengeluarkan air. Sehingga, pedagang pentol kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.

"Kurang lebih satu bulan kekeringan. Saya mencari-cari air, terus minta air ke tetangga. Kadang dimarahi kalau minta air, padahal saya kasih uang," terangnya.

Hal yang sama juga dirasakan Siti Nur Amnik (55). Warga RT 06 RW 02 Dusun Guwo ini setiap pagi mencari air di saluran irigasi sawah dekat rumahnya untuk mencuci pakaian, piring, dan mandi. Sebab, sudah 1 bulan ini sumur di rumahnya mengering.

Saat didatangi wartawan, Siti terlihat memindahkan air dari irigasi ke dalam galon bekas. Sedangkan, seorang emak-emak terlihat mencuci pakaian di aliran yang sama.

"Sumurnya gak ada airnya, sudah hampir sebulan," jelasnya.(*)

Baca Juga: Sumur Mengering, Warga Jombang Mengais Air di Saluran Irigasi

Baca Juga: Ledakan Guncang Ruko San Antonio Pakuwon City, 20 Bangunan Rusak

Topik Terkait
# jombang# kekeringan# desa guwo# sumur mengering

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap