JATIMTIMES - Pemkot Malang menyiapkan forum khusus untuk mengevaluasi kinerja seluruh kepala sekolah jenjang SD dan SMP. Evaluasi tersebut rencananya dikemas melalui kegiatan retreat yang ditargetkan terlaksana sebelum akhir 2026.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, retreat tersebut menjadi ruang bagi para kepala sekolah untuk melakukan evaluasi sekaligus introspeksi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan pendidikan Kota Malang.
“Sudah kita susun. Nanti kita tinggal tentukan waktunya. Kita ingin ada evaluasi, introspeksi kejadian-kejadian kemarin, agar menjadi pembelajaran dan tentunya nanti yang terbaik ke depan,” ujar Wahyu, Senin (5/10/2026).
Menurut Wahyu, kegiatan itu akan melibatkan seluruh kepala sekolah SD dan SMP di Kota Malang. Namun, pelaksanaannya masih dalam tahap persiapan karena Pemkot Malang perlu memastikan kesiapan anggaran, lokasi hingga waktu pelaksanaan.
Ia menegaskan, agenda tersebut tidak boleh sampai mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah. “Belum, nanti kita lihat, kita atur, karena harus kita siapkan anggaran, tempat, dan waktunya. Jangan sampai juga mengganggu pembelajaran yang ada di sekolah-sekolah,” ungkapnya.
Wahyu juga memastikan cakupan retreat tersebut hanya untuk kepala sekolah yang berada di wilayah administratif Kota Malang. Artinya, agenda itu tidak diperuntukkan bagi kepala sekolah se-Malang Raya.
Lebih dari sekadar evaluasi administratif, Wahyu menyebut forum tersebut akan menjadi momentum untuk kembali menegaskan tanggung jawab kepala sekolah dalam menangani siswa. Termasuk bagaimana sekolah membangun lingkungan pendidikan yang aman, kondusif dan mampu mencegah persoalan berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Ya, kita evaluasi, introspeksi, dan diberi penekanan kembali. Biar kita tidak henti-hentinya terkait dengan bagaimana menangani siswa dan lain-lain,” katanya.
Ia berharap retreat tersebut tidak berhenti sebagai forum evaluasi, tetapi menghasilkan pembelajaran bersama bagi seluruh kepala sekolah. Dengan demikian, para pimpinan satuan pendidikan dapat semakin siap menghadapi berbagai dinamika di sekolah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
“Banyak hal yang kita lakukan agar mereka nanti menjadi kepala sekolah yang baik dan bisa melayani masyarakat,” tegasnya.
Meski tanggal dan lokasi pelaksanaan belum ditentukan, Wahyu memastikan Pemkot Malang menargetkan agenda tersebut terealisasi pada tahun ini. “InsyaAllah tahun ini,” pungkasnya.
Baca Juga: Libatkan Ojol, Bupati Jember Bersama Forkopimda Rayakan HUT TNI
Baca Juga: Terima Audiensi Buruh, Komisi E DPRD Jatim Kawal Putusan MK hingga Jaminan Pesangon