JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Koridor 2 Bakal Tetap Ngaspal, Dishub Jatim Siapkan Subsidi Pajak dan Rerouting Angkot Malang

Reporter: Riski Wijaya • Editor: Dede Nana
📅 1 Oktober 2026, 19:37 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Rencana pengoperasian Trans Jatim Koridor 2 di Kota Malang tetap berjalan meski masih terdapat persoalan dengan angkutan kota (angkot). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur kini menyiapkan skema subsidi pajak sekaligus penataan ulang trayek angkot.

Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dishub Provinsi Jawa Timur Cito Eko Yuli Saputro mengatakan, pembahasan teknis terkait skema tersebut akan dilakukan bersama Pemkot Malang pekan depan.

"Rencana minggu depan kami akan pertemuan teknis terkait kompensasi feeder," kata Cito saat ditemui usai rakor bersama Pemkot Malang dan paguyuban pengemudi angkot, Kamis (1/9/2026).

Pertemuan itu rencananya digelar Rabu atau Kamis di Kantor Dishub Provinsi Jawa Timur, Surabaya. Salah satu agenda yang dibahas yakni pendataan angkot yang akan terdampak dan berpotensi masuk dalam skema feeder.

Cito menjelaskan, istilah yang digunakan bukan pembebasan seluruh pungutan kendaraan. Dishub Jatim justru tengah berkoordinasi dengan BPKAD dan Bapenda Provinsi Jawa Timur untuk menyiapkan skema subsidi.

"Kalau kompensasi yang dibebaskan itu hanya pajaknya saja, tapi ada SWDKLLJ-nya, ada biaya balik nama yang dari Polri. Tapi subsidi yang di mana nanti dianggarkan Pemprov Jatim terus akan dibayarkan lagi ke penerima manfaat," jelasnya.

Menurut dia, Kabupaten Malang sebelumnya telah memiliki data armada yang menjadi sasaran. Sementara untuk Kota Malang, pendataan masih harus dilakukan.

Cito meminta Dishub Kota Malang segera menginventarisasi armada yang berpotensi masuk skema tersebut. Pendataan nantinya mencocokkan armada, dokumen kendaraan, hingga nomor rangka melalui proses uji KIR.

"Belum final. Nanti tetap akan dilaporkan ke Bapenda Provinsi untuk didata apakah ini sesuai dengan kuotanya atau tidak," ujarnya.

Skema tersebut disiapkan bersamaan dengan rencana menjadikan sebagian angkot sebagai feeder Trans Jatim Koridor 2. Cito menegaskan persoalan yang muncul tidak membuat pemerintah menghentikan rencana operasional koridor tersebut.

"Tetap terus, tetap gas. Ini kan sebagai kombinasi dan inovasi teman-teman supaya teman-teman didengar dan diperdayakan," tegasnya.

Ia menyebut Trans Jatim Koridor 2 tetap ditargetkan beroperasi pada Oktober 2026. Jadwal tersebut mengikuti arahan Gubernur Jawa Timur, dengan target peluncuran pada 29 Oktober.

Di sisi lain, Cito mengakui keberadaan Trans Jatim membutuhkan perubahan pola trayek angkot di Kota Malang. Menurutnya, banyak trayek angkot yang telah bertahan sejak puluhan tahun lalu perlu disesuaikan dengan pola perjalanan masyarakat saat ini.

"Rerouting itu sangat perlu sekali, apalagi sudah ada Trans Jatim. Maka dari itu nanti feeder ini adalah menggunakan rute baru," katanya.

Dalam skema tersebut, Dishub Kota Malang akan mengusulkan rute feeder. Selanjutnya, Dishub Jatim menyiapkan anggaran dan kontrak dengan pengusaha atau pengemudi angkot yang masuk dalam pelayanan tersebut.

Feeder diarahkan melayani kawasan yang tidak terjangkau bus pada jalur utama, termasuk permukiman. Sementara jalur arteri akan lebih banyak dilayani bus Trans Jatim.

"Kalau di jalan arteri, jalan arteri itu nanti mungkin bus. Tapi kalau untuk yang masuk-masuk perumahan itu adalah feeder atau angkot," jelas Cito.

Karena itu, perubahan nantinya tidak sebatas nomor atau kode trayek. Cito menyebut trayek angkot juga perlu diubah agar pola pelayanan menyesuaikan keberadaan jaringan Trans Jatim.

Namun, proses tersebut tidak dapat dilakukan secara langsung. Salah satu persoalan yang harus diselesaikan lebih dulu adalah legalitas kendaraan, termasuk pajak yang mati.

"Kalau pajaknya mati, mau pindah pun tetap ilegal, belum legal. Makanya stimulusnya adalah pembebasan pajak dulu, subsidi pajak dulu, setelah itu rerouting," ujarnya.

Untuk Koridor 2 sendiri, jumlah armada yang disiapkan masih mengacu pada proposal awal, yakni 15 armada. Rinciannya 14 armada operasional dan satu armada cadangan.

Baca Juga: Puguh DPRD Jatim Salurkan Air Bersih ke 25 Titik Kekeringan, Tekankan Solusi Permanen

Baca Juga: Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026, Ada Kapolri hingga Menteri Baru

Topik Terkait
# trans jatim# trans jatim koridor 2# dishub jatim

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap