JATIMTIMES - Punya anak yang jago renang atau sedang aktif latihan di klub? Piala Bupati Malang Seri III 2026 bisa menjadi ajang untuk menguji kemampuan mereka. Pendaftaran kejuaraan renang antar sekolah ini resmi dibuka sore ini, Kamis (1/10/2026), mulai pukul 16.00 WIB.
Kejuaraan yang digelar Perumda Jasa Yasa bersama Pemerintah Kabupaten Malang, dan menggandeng JatimTIMES tersebut akan berlangsung di Kolam Renang Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Pertandingan dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (14-15/11/2026), mulai pukul 07.00 WIB.
Peserta ajang ini menyasar pelajar aktif jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, baik negeri maupun swasta di wilayah Malang Raya.
Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) Perumda Jasa Yasa, Robby Rudianto mengatakan antusiasme peserta menjadi salah satu alasan kejuaraan renang ini kembali digelar untuk ketiga kalinya.
"Ini kali ketiga kita menggelar kejuaraan renang antar pelajar. Di seri-seri sebelumnya antusiasmenya sangat luar biasa, pesertanya bahkan hampir seribu pelajar se-Malang Raya. Harapan kami tahun ini jumlah pesertanya bisa jauh lebih meningkat lagi," ujar Robby kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).
Robby juga menjelaskan bahwa pihaknya akan menggandeng profesional untuk teknis pelaksanaan lomba nanti. "Kita akan menggandeng Akuatik (Kabupaten Malang) untuk teknis pelaksanaan lomba," jelasnya.
Menurut Robby, kejuaraan renang antar pelajar ini juga menjadi bagian dari upaya Jasa Yasa untuk mendukung pembinaan atlet renang sejak usia dini. Apalagi, perusahaan daerah tersebut juga mengelola sejumlah objek wisata kolam hingga memiliki klub renang.
"Jasa Yasa sangat mendukung upaya pembibitan atlet sejak dini ya, terutama untuk cabang renang. Karena kita memang punya beberapa kolam wisata dan klub renang," ujarnya.
"Harapannya dari kejuaraan ini bisa menjaring bibit-bibit atlet potensial yang bisa membawa nama Kabupaten Malang di kancah nasional hingga internasional," harap Robby.
Dalam ajang ini, peserta akan dibagi dalam kelompok umur putra dan putri. Untuk pelajar SD, pembagian terdiri atas SD-A untuk kelas 1-2, SD-B kelas 3-4, dan SD-C kelas 5-6. Sementara peserta SMP dan SMA/SMK/MA masuk kelompok masing-masing.
Perlombaan kemudian dibagi menjadi tiga kategori, yakni aturannya sebagai berikut:
- Kategori A atau prestasi diperuntukkan bagi atlet yang pernah meraih juara 1, 2, atau 3 dalam sejumlah kejuaraan, seperti Kejurprov, Porprov, POPDA, Jatim Open, Pangdivif 2 Kostrad Cup, Danlanud Cup, PKO Cup, maupun Piala Bupati Malang Seri II.
Nomor yang dipertandingkan di kategori ini yakni 50 meter dan 100 meter gaya bebas, dada, punggung, serta kupu-kupu.
- Kategori B ditujukan bagi perenang pemula yang belum pernah meraih juara dalam kategori A. Nomor yang tersedia sama, yakni 50 meter dan 100 meter untuk empat gaya renang.
- Sedangkan kategori C atau pemula dasar diperuntukkan bagi perenang yang belum pernah menjadi juara di kategori A maupun B. Nomor yang dilombakan lebih pendek, yakni 25 meter gaya bebas, dada, punggung, kupu-kupu, serta 25 meter kick/papan.
Selain nomor perorangan, panitia juga menyiapkan nomor estafet. Setiap sekolah dapat mengirimkan satu tim yang terdiri atas dua perenang putra dan dua perenang putri.
Peserta yang berhasil menjadi juara berkesempatan mendapatkan medali, trofi, piagam penghargaan yang ditandatangani Bupati Malang, serta uang pembinaan.
Untuk juara umum sekolah, masing-masing jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA akan mendapatkan trofi dan uang pembinaan Rp1,5 juta.
Sementara itu, perenang terbaik pada setiap kelompok umur berhak memperoleh trofi, piagam, dan uang pembinaan Rp500 ribu. Seluruh peserta juga mendapatkan e-sertifikat sebagai bukti keikutsertaan dalam kejuaraan.
Untuk pendaftaran, calon peserta dapat mengakses secara online melalui portal renang.jasayasa.id.
Sebelum mengisi formulir, pihak sekolah, official, maupun orang tua perlu menyiapkan sejumlah dokumen. Di antaranya, atlet wajib mengunggah surat keterangan aktif dari kepala sekolah.
Untuk official atau guru pendamping, diperlukan surat pengantar dari sekolah. Panitia juga membatasi official maksimal satu orang untuk setiap sekolah.
Peserta juga harus menyiapkan identitas diri atlet untuk keperluan verifikasi kelas dan kelompok umur.
Adapun pembayaran pendaftaran dilakukan secara digital melalui QRIS, virtual account bank, maupun e-wallet. Setelah pembayaran, peserta mendapatkan kwitansi resmi secara otomatis.
Biaya yang dikenakan yakni Rp60 ribu untuk satu nomor perorangan. Jika mengikuti lebih dari satu nomor perorangan, biaya menjadi Rp50 ribu per nomor. Sedangkan pendaftaran nomor estafet dikenakan biaya Rp100 ribu per tim.
Sebagai informasi, pendaftaran telah dibuka mulai Kamis (1/10/2026) pukul 16.00 WIB. Batas akhir pendaftarannya pada Kamis (5/11/2026) pukul 23.59 WIB. Namun, panitia dapat menutup pendaftaran lebih awal apabila kuota peserta sudah terpenuhi.
"Jika kuota sudah penuh kita tutup pendaftaran sewaktu-waktu," imbau Robby.
Adapun, starting list akan dikirim pada Minggu (8/11/2026). Peserta masih diberi kesempatan melakukan pengecekan starting list hingga Selasa (10/11/2026) pukul 16.00 WIB.
Technical meeting akan digelar secara online pada Rabu (11/11/2026) pukul 20.00 WIB. Sementara pertandingan berlangsung pada Sabtu-Minggu (14-15/11/2026) di Kolam Renang Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.
Robby juga menegaskan bahwa tidak ada pendaftaran susulan atau on the spot di lokasi pertandingan. Sistem pendaftaran juga akan terkunci otomatis apabila kuota sudah terpenuhi.
"Kuota peserta sangat terbatas dan pendaftaran bisa ditutup sewaktu-waktu kalau sudah penuh. Jadi bagi pihak sekolah, klub, maupun orang tua yang anak-anaknya ingin berpartisipasi, ayo buruan mendaftar sekarang juga sore ini jangan sampai kehabisan kuota!" pungkas Robby.
Untuk informasi pendaftaran lebih lanjut, official sekolah dapat menghubungi panitia melalui WhatsApp di 085 259 47 0000.
Baca Juga: Head-to-Head Indonesia vs Bangladesh: Garuda Unggul, Ini Syarat Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026