JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

FSTeM UB Kenalkan Kultur Jaringan, 121 Siswa SMP Kristen Petra Kediri Praktik Bioteknologi

Reporter: Anggara Sudiongko • Editor: Dede Nana
📅 30 September 2026, 17:47 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Fakultas Sains, Teknologi dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) membuka akses pembelajaran bioteknologi kepada siswa sekolah melalui praktik kultur jaringan tumbuhan. Sebanyak 121 siswa SMP Kristen Petra Kediri mengikuti pembelajaran langsung tersebut dalam kunjungan Edu Trip ke lingkungan FSTeM UB, belum lama ini. 

Kultur jaringan menjadi materi utama yang diperkenalkan karena siswa dapat melihat penerapan ilmu biologi secara langsung. Mereka mempelajari proses perbanyakan tanaman secara in vitro sekaligus mencoba tahapan inokulasi eksplan daun.

Kegiatan berlangsung di Hall Gedung FSTeM UB dengan melibatkan Departemen Biologi. Sebelum masuk ke laboratorium praktik, siswa memperoleh pembekalan dari Ir. Retno Mastuti, M.Agr.Sc., D.Agr.Sc.

Materi tersebut mencakup prinsip dasar kultur jaringan tumbuhan, proses perbanyakan tanaman secara in vitro, pentingnya kondisi steril, serta tahapan yang harus diperhatikan selama proses kultur jaringan.

Materi kemudian diterapkan dalam praktik. Siswa bekerja secara berkelompok dengan pendampingan mahasiswa Departemen Biologi UB. Mereka melakukan persiapan bahan dan inokulasi eksplan daun secara langsung.

Praktikum tersebut memperkenalkan siswa pada salah satu aspek penting dalam kultur jaringan, yakni kondisi aseptik. Ketelitian diperlukan ketika siswa melakukan proses inokulasi, termasuk saat menggunakan lampu spiritus untuk mendukung kondisi kerja yang steril.

Kehadiran mahasiswa Departemen Biologi UB membuat proses praktikum sekaligus menjadi ruang interaksi antara siswa sekolah dan civitas akademika. Siswa dapat bertanya mengenai proses kultur jaringan, kegiatan laboratorium, maupun pengalaman menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

Kepala SMP Kristen Petra Kediri, Christina Setiawati, S.Pd., mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar siswa, terutama dalam bidang IPA.

“Selama ini siswa mendapatkan materi melalui pembelajaran di kelas,” ujar Christina.

Melalui kunjungan ke FSTeM UB, siswa dapat melihat secara langsung proses yang sebelumnya mereka kenal dari materi pembelajaran.

“Dengan pengalaman langsung, mereka bisa memahami bahwa materi IPA tidak hanya dipelajari secara teori,” lanjutnya.

FSTeM UB melalui Departemen Biologi mempertemukan materi pembelajaran tingkat sekolah dengan praktik bioteknologi yang dilakukan di lingkungan perguruan tinggi. Siswa diperkenalkan pada proses ilmiah yang membutuhkan ketelitian, prosedur kerja, dan pemahaman terhadap kondisi steril.

Selain praktik kultur jaringan, interaksi dengan mahasiswa juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal aktivitas akademik di perguruan tinggi secara lebih dekat.

Kegiatan Edu Trip tersebut juga ditempatkan dalam konteks Sustainbility Development Goals (SDGs) 4 tentang Quality Education, khususnya pada pengembangan pengalaman belajar yang lebih luas dan kontekstual.

Sebanyak 121 siswa mengikuti rangkaian pengenalan kultur jaringan, mulai dari pembekalan materi hingga praktik inokulasi eksplan daun dengan pendampingan mahasiswa Departemen Biologi FSTeM UB.

Baca Juga: Bawa Lembu Suro ke Teknologi VR, Siswi MAN 1 Malang Raih Award di Malaysia

Baca Juga: DPRD Jatim Soal PIP dan Sumbangan di SMAN Kembangbahu: PIP Hak Siswa, Jangan Sampai Bantuan Berubah Jadi Beban

Topik Terkait
# ub# fstem ub# kultur jaringan# edu trip

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap