JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

9 Benda yang Sebaiknya Tidak Diletakkan di Bawah Kasur Menurut Feng Shui, Nomor 5 Sering Dilakukan

Reporter: Mutmainah J • Editor: Yunan Helmy
📅 26 September 2026, 06:45 WIB • ⏱️ 6 menit baca

JATIMTIMES - Kolong kasur sering dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tambahan, terutama ketika kamar memiliki tempat penyimpanan yang terbatas. Berbagai barang mulai dari pakaian, sepatu hingga kabel elektronik terkadang diselipkan di bawah tempat tidur agar ruangan terlihat lebih rapi.

Namun, dalam feng shui, area di bawah kasur dipercaya perlu dijaga agar tetap bersih dan tidak dipenuhi barang tertentu. Selain pertimbangan feng shui, beberapa benda juga memang kurang tepat disimpan di kolong kasur karena dapat memicu masalah kebersihan, kelembapan, bau hingga kerusakan barang.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 26 September 2026: Leo Perlu Hati-Hati Bicara

Dilansir dari sumber feng shui, berikut sejumlah benda yang sebaiknya tidak diletakkan di bawah kasur.

1. Pakaian yang Masih Lembap

Pakaian yang belum benar-benar kering sebaiknya jangan langsung dimasukkan ke bawah kasur. Kolong tempat tidur biasanya memiliki sirkulasi udara yang terbatas sehingga kelembapan dari pakaian dapat terperangkap.

Jika dibiarkan, kain bisa menimbulkan bau apek dan lebih sulit mengering. Kondisinya akan semakin buruk apabila pakaian lembap dimasukkan ke dalam kantong atau kotak yang tertutup rapat.

Jika ingin menyimpan pakaian di bawah kasur, pastikan pakaian sudah bersih dan kering sepenuhnya. Pakaian musiman seperti jaket atau pakaian yang jarang digunakan juga sebaiknya ditempatkan dalam wadah yang bersih dan kering.

2. Sepatu Kotor atau Basah

Sepatu yang baru digunakan dari luar rumah dapat membawa debu, tanah, pasir, hingga keringat. Menaruhnya langsung di bawah kasur berpotensi membuat area penyimpanan menjadi kotor dan berbau.

Sepatu yang masih basah atau lembap juga sebaiknya tidak disimpan di kolong kasur. Kondisi lembap dapat membuat bau bertahan lebih lama, terlebih jika sepatu dimasukkan ke wadah tanpa ventilasi.

Jika kolong kasur ingin dimanfaatkan untuk menyimpan sepatu, pastikan sepatu sudah dibersihkan dan dikeringkan. Gunakan wadah yang sesuai dan beri ruang agar sirkulasi udara tetap berjalan.

3. Makanan dan Camilan

Menyimpan camilan di bawah kasur mungkin terasa praktis, tetapi kebiasaan ini sebaiknya dihindari. Remah makanan yang tercecer dapat mengundang semut, kecoa, dan serangga lainnya.

Kemasan makanan yang bocor atau rusak juga dapat meninggalkan sisa makanan di area yang sulit terlihat. Karena kolong kasur cenderung gelap dan jarang diperiksa, masalah tersebut bisa terlambat diketahui.

Simpan makanan di dapur atau wadah tertutup yang mudah dibersihkan. Jika ingin menyediakan camilan di kamar, pilih wadah kedap udara dan letakkan di tempat yang mudah dipantau.

4. Uang, Perhiasan, dan Dokumen Penting

Bawah kasur kerap dianggap sebagai tempat tersembunyi untuk menyimpan uang atau barang berharga. Namun, lokasi tersebut sebenarnya bukan tempat penyimpanan yang memiliki sistem keamanan.

Uang tunai, perhiasan, dokumen penting, dan benda bernilai lainnya sebaiknya ditempatkan di lokasi yang lebih aman. Jika seseorang mengetahui kebiasaan menyimpan barang di bawah kasur, tempat tersebut justru bisa menjadi lokasi yang mudah ditebak.

Dokumen penting dapat disimpan dalam map atau wadah yang tahan air. Sementara barang berharga dapat ditempatkan di brankas atau tempat penyimpanan lain yang lebih terlindungi.

5. Barang Elektronik dan Kabel yang Sudah Tidak Dipakai

Barang elektronik dan kabel menjadi salah satu benda yang cukup sering berakhir di bawah kasur. Charger, kabel USB, earphone, remote hingga power bank biasanya disimpan di kolong tempat tidur ketika sudah tidak digunakan.

Padahal, menumpuk berbagai perangkat elektronik di area tersebut bukan pilihan yang ideal. Debu dan kelembapan dapat menumpuk, sedangkan beberapa perangkat membutuhkan kondisi penyimpanan yang kering dan memiliki sirkulasi udara yang memadai.

Agar lebih rapi, gunakan kotak organizer khusus elektronik. Kabel juga dapat dipisahkan berdasarkan jenis dan diberi label sehingga lebih mudah ditemukan ketika diperlukan.

Perangkat yang dapat menghasilkan panas atau membutuhkan ventilasi sebaiknya tidak disimpan di tempat yang tertutup rapat.

6. Buku dan Dokumen dalam Jumlah Banyak

Buku juga sering dijadikan barang penyimpanan di bawah kasur, terutama ketika rak sudah penuh. Padahal, material kertas cukup sensitif terhadap kelembapan dan debu.

Baca Juga : Sempat Mondar-mandir di Pinggir Sungai, Pria 54 Tahun Ditemukan Meninggal di Tulungagung

Kolong kasur yang lembap dapat membuat halaman buku berubah kondisi, menimbulkan bau apek, bahkan meningkatkan risiko munculnya jamur. Risiko tersebut semakin besar apabila buku diletakkan langsung di lantai tanpa pelindung.

Jika terpaksa menyimpan buku di bawah kasur, gunakan kotak yang bersih dan kering. Namun, rak atau lemari tetap menjadi tempat yang lebih sesuai untuk menyimpan koleksi buku dalam jangka panjang.

7. Barang Berbahan Kulit

Tas, dompet, ikat pinggang, sepatu dan berbagai benda berbahan kulit membutuhkan cara penyimpanan yang tepat. Menaruhnya begitu saja di bawah kasur dapat membuat barang terpapar debu dan kelembapan.

Apabila disimpan terlalu lama dalam kondisi yang kurang baik, permukaan material kulit dapat berubah, menjadi kusam atau mengeluarkan bau. Karena itu, barang berbahan kulit sebaiknya disimpan di tempat kering dengan sirkulasi udara yang cukup.

Sebelum disimpan, bersihkan barang dan gunakan pelindung yang sesuai jika diperlukan. Barang berbahan kulit yang mahal juga sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk di kolong kasur.

8. Tanaman dan Benda yang Mengandung Air

Tanaman hidup, vas bunga berisi air maupun benda lain yang memiliki kandungan air sebaiknya tidak ditempatkan di bawah kasur.

Risikonya bukan hanya berkaitan dengan kelembapan. Air yang tumpah atau menetes tanpa diketahui dapat membuat lantai menjadi basah dan memengaruhi kebersihan area sekitar tempat tidur.

Tanaman sebaiknya ditempatkan di area yang mendapatkan cahaya dan memiliki sirkulasi udara sesuai kebutuhannya. Sementara benda berisi air sebaiknya diletakkan pada permukaan yang stabil dan mudah dipantau.

9. Barang yang Mengeluarkan Bau Menyengat

Pakaian bekas olahraga, sepatu yang belum dicuci atau barang yang terkena keringat sebaiknya tidak langsung disimpan di bawah kasur.

Area kolong yang minim sirkulasi udara dapat membuat aroma tidak sedap bertahan lebih lama. Bau tersebut bahkan dapat menyebar ke area kamar dan membuat ruangan terasa kurang nyaman.

Sebelum menyimpan barang, pastikan benda tersebut sudah dibersihkan dan dikeringkan. Barang yang masih memiliki bau kuat sebaiknya ditempatkan di area yang memiliki sirkulasi udara lebih baik.

Jangan Sembarangan Menaruh Barang Berat

Selain jenis barang, berat benda juga perlu diperhatikan ketika menggunakan kolong kasur sebagai tempat penyimpanan.

Barang yang terlalu berat dapat menyulitkan saat hendak dikeluarkan. Jika wadah ditarik secara paksa, lantai dapat tergores atau bagian bawah tempat tidur mendapat tekanan yang tidak diperlukan.

Gunakan beberapa wadah berukuran sedang agar barang lebih mudah dipindahkan. Pilih barang yang ringan, bersih, kering, dan memang aman disimpan dalam waktu lama.

Dengan begitu, kolong kasur tetap dapat dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tanpa mengorbankan kebersihan dan kenyamanan kamar.

Topik Terkait
# Feng shui# kolong kasur# barang# bawah kasur

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap