JATIMTIMES - Cuaca panas selama musim kemarau sering membuat tubuh lebih cepat merasa haus. Air kelapa pun menjadi salah satu minuman yang banyak dipilih untuk membantu menyegarkan tubuh sekaligus memenuhi kebutuhan cairan.
Namun, meski dikenal memiliki kandungan elektrolit, vitamin, dan mineral, air kelapa sebaiknya tidak diminum tanpa batas. Jumlah yang dikonsumsi tetap perlu diperhatikan, terutama bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
Baca Juga : Kucing Sering Gelisah di Rumah? Coba 6 Tips Fengsui Ini agar Lebih Nyaman dan Anteng
Berapa batas aman minum air kelapa setiap hari?
Mengutip riset IPB University, air kelapa pada dasarnya boleh dikonsumsi setiap hari selama jumlahnya tidak berlebihan. Kandungan nutrisinya dapat memberikan sejumlah manfaat bagi tubuh.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kandungan kalium dalam air kelapa yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, kadar kalium dalam darah dapat meningkat dan menyebabkan hiperkalemia.
Kondisi tersebut tidak boleh disepelekan karena kadar kalium yang terlalu tinggi dapat memengaruhi kerja jantung, termasuk menyebabkan gangguan irama jantung.
Air kelapa juga mengandung gula alami. Dalam sekitar 250 mililiter air kelapa, terdapat kurang lebih 10 gram gula. Jika dikonsumsi secara berlebihan, asupan gula tersebut dapat turut meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti obesitas dan diabetes.
Karena itu, porsi sekitar satu gelas per hari dapat menjadi batas yang perlu diperhatikan. Agar tidak menambah asupan gula, air kelapa sebaiknya diminum tanpa tambahan gula maupun pemanis lainnya.
Siapa yang perlu membatasi air kelapa?
Bagi kebanyakan orang, air kelapa relatif aman selama dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun, beberapa kelompok perlu lebih berhati-hati karena memiliki kebutuhan khusus terhadap asupan kalium, natrium, atau kalori.
Berikut di antaranya:
Baca Juga : Ramalan Zodiak 22 September 2026: Libra hingga Pisces, Ada yang Dapat Kabar Baik
• Orang dengan penyakit ginjal kronis
Penderita penyakit ginjal kronis umumnya perlu mengatur asupan kalium dan natrium. Karena air kelapa mengandung kedua mineral tersebut, konsumsinya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan anjuran tenaga medis.
• Orang dengan tekanan darah tinggi
Kandungan natrium dalam air kelapa juga perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sedang mengatur asupan natrium untuk membantu mengontrol tekanan darah. Konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan pola makan dan kondisi kesehatan masing-masing.
• Orang yang sedang menjalani diet
Air kelapa memang terasa ringan dan menyegarkan, tetapi tetap mengandung kalori. Dalam sekitar 8 ons air kelapa, terdapat kurang lebih 45-60 kalori.
Jadi, menikmati air kelapa saat cuaca panas tetap boleh dilakukan. Namun, bukan berarti semakin banyak diminum semakin baik.
Untuk konsumsi harian, sekitar satu gelas air kelapa tanpa tambahan gula atau pemanis dapat menjadi pilihan yang lebih aman bagi orang yang tidak memiliki kondisi kesehatan yang mengharuskan pembatasan tertentu.