JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Arema FC Makin Dekat Kelola Stadion Kanjuruhan, Konsep Besar Mulai Dibahas

Reporter: Hendra Saputra • Editor: Dede Nana
📅 20 September 2026, 13:08 WIB ⏱️ 4 menit baca

JATIMTIMES - Langkah Arema FC untuk mendapatkan hak pengelolaan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, tampaknya semakin dekat. Manajemen Singo Edan kembali bertemu Bupati Malang HM Sanusi pada Sabtu (19/9) untuk meninjau langsung kawasan sekaligus memperdalam pembahasan skema pengelolaannya.

CEO Arema FC Iwan Budianto, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi dan CMOC sekaligus Ketua Panpel Arema FC Bram Hady Sulton turut mendampingi agenda tersebut. Bersama Bupati Sanusi, rombongan menyusuri sejumlah titik di kompleks Stadion Kanjuruhan, mulai dari stadion utama hingga fasilitas olahraga dan area komersial.

Baca Juga : Resmikan Bangunan 3 Sekolah Muhammadiyah di Batu, Mendikdasmen Targetkan 71.744 Sekolah Direvitalisasi

Sejumlah fasilitas yang ditinjau meliputi lintasan atletik, GOR, lapangan voli pantai dan voli tanah, lapangan bulu tangkis outdoor, dinding panjat tebing, arena skateboard hingga kolam renang indoor dan outdoor. Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di kawasan Gate 13 juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam peninjauan tersebut.

Arema FC melihat kawasan Kanjuruhan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ekosistem olahraga yang aktif sepanjang tahun. Aktivitas masyarakat dan ekonomi yang selama ini tumbuh di sekitar kawasan, seperti pasar malam, pasar minggu, pusat kuliner hingga penjualan suvenir, juga menjadi bagian dari potensi yang ingin dioptimalkan.

Artinya, konsep yang disiapkan Arema FC tidak sekadar menjadikan Kanjuruhan sebagai venue pertandingan. Klub ingin kawasan tersebut dapat hidup melalui olahraga, event, wisata olahraga, aktivitas masyarakat hingga pengembangan ilmu olahraga.

Salah satu gagasan yang disiapkan adalah konsep legacy safety. Konsep tersebut diarahkan untuk menata kawasan Kanjuruhan agar lebih modern, aman dan nyaman, sekaligus tetap menghormati sejarah serta nilai kemanusiaan yang melekat pada stadion tersebut.

Penataan nantinya tidak hanya menyentuh bangunan stadion. Konektivitas antarfasilitas, ruang publik, fasilitas olahraga, area komersial serta pengelolaan aktivitas kawasan juga menjadi bagian dari konsep yang tengah dibahas.

Jika hak pengelolaan terealisasi, Arema FC ingin Kanjuruhan tidak hanya ramai ketika pertandingan berlangsung. Berbagai kegiatan olahraga, pendidikan, event, wisata dan aktivitas ekonomi diharapkan bisa membuat kawasan tersebut tetap bergerak sepanjang tahun.

CEO Arema FC Iwan Budianto sebelumnya menyebut pengelolaan secara profesional akan membuka banyak peluang. Menurutnya, klub dapat ikut memastikan fasilitas terawat sekaligus mengembangkan berbagai aktivitas ekonomi di dalam kawasan.

Proses menuju pengelolaan Stadion Kanjuruhan sendiri melibatkan tiga kementerian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Iwan optimistis kesepakatan mengenai pengelolaan stadion dapat segera tercapai. “Jika dikelola oleh klub, maka banyak nilai lebih yang bisa diambil. Kami bisa memperbaiki fasilitas penonton, bahkan menjadikannya pusat kegiatan ekonomi, tidak hanya untuk sepak bola tapi juga event lain seperti konser musik,” ujar Iwan.

Gagasan Arema FC bahkan melangkah lebih jauh dengan menyiapkan konsep Sport Tourism & Sport Science 365 Hari. Kanjuruhan diarahkan menjadi kawasan yang tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga pusat pembinaan dan pengembangan performa atlet.

Dalam konsep tersebut, Arema FC menyiapkan sejumlah fasilitas seperti laboratorium tes fisik, ruang analisis biomekanika, pusat kebugaran performa tinggi hingga fasilitas pemulihan atlet berupa ice bath, sauna dan hidroterapi.

Baca Juga : Jangan Tunggu Sawah Puso, Erma DPRD Jatim Desak Pemprov Gerak Cepat Selamatkan Petani

Fasilitas itu nantinya dapat dimanfaatkan tim utama maupun akademi Arema FC. Pengembangan juga diarahkan untuk membuka layanan bagi atlet daerah, klub amatir hingga masyarakat melalui pengukuran kondisi fisik, rehabilitasi cedera olahraga dan konsultasi nutrisi.

Pengembangan sport science juga berpotensi melibatkan perguruan tinggi. Riset mengenai fisiologi olahraga, psikologi atlet, manajemen olahraga hingga analisis data pertandingan dapat dikembangkan secara berkala.

Untuk pembinaan pemain muda, Arema FC juga menyiapkan pemantauan berbasis data melalui GPS tracker, analisis video taktis dan evaluasi kondisi fisik pemain. Bahkan, Youth Training Camp berupa coaching clinic dan bootcamp sepak bola secara berkala disiapkan untuk menjaring talenta muda dari berbagai daerah.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan peninjauan bersama Bupati Malang menjadi momentum penting untuk melihat langsung kondisi kawasan sekaligus memperdalam pembahasan pengelolaan.

“Yang pasti hari ini kami melihat langsung kawasan Stadion Kanjuruhan bersama Pak Bupati. Pembahasannya juga semakin detail, karena kami ingin memastikan konsep pengelolaan yang disiapkan Arema FC bisa berjalan dengan baik,” ujar Yusrinal.

Yusrinal menegaskan, pengelolaan Kanjuruhan nantinya diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi Arema FC. Kawasan tersebut juga diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi di sekitar stadion.

“Harapannya tentu stadion ini bisa menjadi fasilitas yang terus terawat, memiliki aktivitas yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Malang,” imbuhnya.

Peninjauan langsung bersama Bupati Sanusi menunjukkan pembahasan pengelolaan Stadion Kanjuruhan kini memasuki tahap yang semakin detail. Arema FC pun telah menyiapkan gambaran besar pengelolaan, mulai dari perawatan fasilitas, keselamatan dan kenyamanan, kegiatan olahraga, sport tourism, sport science hingga event dan pembinaan talenta muda.

Jika terealisasi, konsep tersebut akan menempatkan Kanjuruhan bukan sekadar sebagai kandang pertandingan. Stadion yang sarat sejarah itu diproyeksikan menjadi kawasan olahraga terpadu yang aktif sepanjang tahun, dengan keselamatan, aktivitas masyarakat dan nilai kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dalam pengembangannya.

Topik Terkait
# arema fc# stadion kanjuruhan

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap