Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Diamankan Polisi? Kenali Bahaya dan Efek Sampingnya
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
20 - Sep - 2026, 08:52
JATIMTIMES - Nama selebgram Julia Prastini atau yang dikenal sebagai Jule menjadi perhatian publik setelah diamankan polisi terkait temuan vape yang diduga mengandung etomidate. Kasus tersebut kembali menyoroti penyalahgunaan zat yang sebenarnya merupakan obat untuk keperluan medis.
Etomidate bukanlah kandungan yang semestinya digunakan secara bebas dalam cairan rokok elektrik. Zat ini merupakan obat anestesi yang penggunaannya membutuhkan pengawasan tenaga medis. Ketika disalahgunakan dan dimasukkan ke dalam vape, etomidate dapat menimbulkan sejumlah risiko bagi tubuh.
Baca Juga : Buktikan Kemandirian Tanpa APBD,Pemuda dari Jantung Kota Kediri Gelar Karang Taruna Award 2026
Lantas, sebenarnya apa itu etomidate dan mengapa zat tersebut berbahaya jika digunakan sebagai campuran cairan vape?
Apa Itu Etomidate?
Dilansir dari Direktorat Intelijen Obat dan Makanan melalui intelijen.pom.go.id, etomidate merupakan obat anestesi intravena dengan efek kerja singkat.
Dalam dunia medis, obat ini digunakan untuk membantu membuat pasien tidak sadar dalam waktu relatif cepat, terutama sebelum menjalani prosedur medis tertentu, termasuk tindakan darurat maupun operasi singkat.
Etomidate memiliki efek hipnotik sehingga dapat menyebabkan seseorang tertidur atau kehilangan kesadaran. Karena itu, pemberiannya tidak bisa dilakukan sembarangan dan harus berada dalam pengawasan tenaga kesehatan.
Obat tersebut juga dikenal memiliki onset yang cepat, sehingga dapat digunakan pada kondisi tertentu ketika dokter membutuhkan efek anestesi dalam waktu singkat.
Penyalahgunaan etomidate menjadi perhatian karena zat tersebut ditemukan dalam sejumlah produk vape ilegal. Cairan yang mengandung etomidate dapat dibuat menyerupai liquid vape pada umumnya sehingga pengguna belum tentu mengetahui kandungan sebenarnya.
Padahal, memasukkan obat anestesi ke dalam rokok elektrik berarti menggunakan obat tersebut di luar tujuan medis dan tanpa pengawasan dokter.
Kondisi inilah yang membuat vape dengan kandungan etomidate menjadi persoalan serius. Pengguna bukan hanya berisiko mengalami efek dari zat tersebut, tetapi juga tidak mengetahui secara pasti dosis dan komposisi cairan yang dihirup.
Bahaya Vape yang Mengandung Etomidate
Penggunaan etomidate melalui vape bukan cara pemberian obat yang ditujukan untuk penggunaan medis. Penyalahgunaan tersebut dapat menimbulkan berbagai risiko, antara lain:
1. Menekan Produksi Hormon Kortisol
Salah satu efek etomidate adalah menekan produksi kortisol dalam tubuh. Jika paparan terjadi secara tidak tepat atau berulang, kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi hormonal dan respons tubuh terhadap stres.
2. Menimbulkan Efek Hipnotik
Etomidate mempunyai efek hipnotik yang dapat membuat seseorang mengantuk hingga kehilangan kesadaran.
Jika zat tersebut dihirup melalui vape tanpa pengawasan medis, efek yang muncul bisa sulit diprediksi. Hal ini tentu berbahaya, terutama ketika seseorang sedang berkendara, bekerja dengan mesin, atau berada di tempat yang membutuhkan kewaspadaan tinggi.
3. Berisiko Menimbulkan Ketergantungan
Penyalahgunaan zat dengan efek sedatif dapat menimbulkan pola penggunaan berulang. Pengguna yang terus mencari efek tertentu dari zat tersebut berisiko mengalami masalah penggunaan zat.
4. Berpotensi Mengganggu Fungsi Organ
Penggunaan obat secara tidak sesuai aturan, terlebih dalam produk ilegal dengan kandungan dan dosis yang tidak jelas, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Risiko tersebut menjadi lebih sulit diperkirakan karena pengguna vape ilegal mungkin tidak mengetahui konsentrasi etomidate maupun zat lain yang terdapat dalam cairan tersebut.
Etomidate Bukan untuk Dicampurkan ke Cairan Vape
Etomidate pada dasarnya merupakan obat yang memiliki kegunaan medis dan diberikan melalui jalur intravena dengan pengawasan tenaga kesehatan. Penggunaannya berbeda dengan cairan vape yang dihirup secara bebas.
Karena itu, temuan vape yang mengandung etomidate menjadi perhatian serius. Bentuk cartridge atau cairannya yang menyerupai produk vape biasa juga dapat membuat masyarakat sulit membedakan produk ilegal dengan liquid vape pada umumnya.
Kasus yang menyeret nama Jule pun kembali menjadi pengingat bahwa kandungan dalam vape ilegal tidak selalu dapat diketahui hanya dari kemasan atau bentuk produknya. Penyalahgunaan obat anestesi seperti etomidate dapat membawa risiko kesehatan yang tidak ringan.
