Lagi, Pembakaran Serasah Ditinggal Pergi Picu Kebakaran Rumpun Bambu 300 Meter Persegi di Mojorejo Batu
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Dede Nana
19 - Sep - 2026, 08:04
JATIMTIMES – Insiden kebakaran lahan rumpun bambu kembali melanda wilayah Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Peristiwa yang melahap area vegetasi seluas 30 x 10 meter persegi di kawasan Jalan Ir. Soekarno No. 55 tersebut terjadi pada Jumat (18/9/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan hasil kaji cepat tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu di lokasi kejadian, kobaran api diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran serasah daun yang ditinggalkan tanpa diawasi hingga merambat ke rumpun bambu kering di sekitarnya.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 19 September 2026: Ada yang Makin Dekat dengan Keberuntungan
Asap pekat dari kebakaran vegetasi di tepi jalan utama tersebut sempat mengganggu aktivitas warga sekitar serta para pengguna jalan yang melintas pada jam pulang kerja.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu Suwoko menjelaskan bahwa penanganan pemadaman dilakukan secara kolaboratif oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu bersama BPBD, TNI-Polri, PMI, perangkat desa, serta relawan setempat.
"Begitu menerima laporan warga, tim gabungan langsung diterjunkan untuk kaji cepat dan pemadaman. Petugas Damkarmat juga melakukan pembasahan intensif untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menyala kembali," ujar Suwoko.
Suwoko memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material bangunan dalam insiden tersebut. Berkat respons tim gabungan, perambatan api dapat segera dilokalisasi.
Baca Juga : Personel Gabungan Disiagakan Antisipasi Titik Api Dampak Kebakaran Bromo Merembet ke Malang
Menanggapi maraknya kejadian kebakaran lahan akibat kelalaian manusia, BPBD Kota Batu melayangkan imbauan keras kepada masyarakat agar tidak membakar sampah atau serasah secara sembarangan, terutama di area bervegetasi kering.
"Kami minta warga benar-benar memastikan api sudah padam total sebelum meninggalkan lokasi pembakaran. Jika menemui titik api yang mencurigakan, segera laporkan ke petugas agar bisa langsung tertangani," tegasnya.
