Personel Gabungan Disiagakan Antisipasi Titik Api Dampak Kebakaran Bromo Merembet ke Malang
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Yunan Helmy
18 - Sep - 2026, 09:59
JATIMTIMES - Sejumlah personel gabungan hingga kini masih terus disiagakan di kawasan Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat 18 September 2026. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi kembali munculnya titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Bromo yang meluas hingga ke Kabupaten Malang pada Sabtu 12 September 2026.
Kapolsek Poncokusumo AKP Teguh Iman Sugiarto mengatakan, hasil pemantauan sementara pada Jumat, 18 September 2026 menunjukkan tidak ditemukannya titik api di wilayah Jemplang. "Kondisi di Jemplang saat ini terpantau aman," ujarnya.
Baca Juga : Polresta Malang Kota Sabet Penghargaan Nasional Kompolnas Awards 2026, Unggul di Kategori Polres Kelompok C
Meski demikian, sejumlah personel gabungan dari Polsek Poncokusumo, Satsamapta Polres Malang bersama unsur terkait tetap berjaga guna memantau kondisi kawasan yang sebelumnya sempat terdampak karhutla Gunung Bromo. "Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman sekaligus mengantisipasi kembali munculnya titik api," ucapnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dampak kebakaran dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sempat merembet hingga ke Jemplang pada Sabtu, 12 September 2026. Saat itu, tim gabungan yang melibatkan kepolisian Polres Malang langsung diterjunkan guna penanganan dampak kebakaran tersebut.
Hingga akhirnya, pada Jumat 18 September 2026, sejumlah pihak terkait telah mengonfirmasi dampak kebakaran yang sempat meluas ke kawasan Jemplang telah dipadamkan. "Hasil pemantauan sementara tidak ditemukan titik api di wilayah Jemplang. Meski demikian, personel tetap kami siagakan untuk memantau perkembangan situasi di lapangan,” kata Iman.
Menurut dia, penjagaan yang tetap dilakukan oleh personel gabungan tersebut ditujukan sebagai langkah antisipasi pasca wilayah Kabupaten Malang turut terdampak kebakaran. "Personel terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul,” ujarnya.
Baca Juga : Pemkot Surabaya dan PT KAI Daop 8 Bersihkan Gunungan Sampah Liar di Belakang Pasar Turi
Dikonfirmasi secara terpisah, Kasihumas AKP M Budiono juga turut mengimbau kepada masyarakat khususnya yang berada di sekitar kawasan Jemplang untuk tidak mendekati area yang masih dalam pemantauan. Masyarakat juga diminta untuk senantiasa mengikuti arahan dari petugas yang ada di lapangan.
"Pemantauan akan tetap dilakukan secara berkala. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kondisi agar tetap aman. Apabila melihat kepulan asap atau tanda-tanda api, segera sampaikan kepada petugas agar bisa langsung dilakukan penanganan,” pungkasnya.
