Istri Purbaya Singgung Orang Jahat Usai Suami Dicopot Jadi Menkeu: Kebenaran Akan Terungkap

16 - Sep - 2026, 05:50

Unggahan Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina. (Foto: @ngertisaham)

JATIMTIMES - Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina, sempat menyinggung soal "orang jahat" setelah suaminya dicopot dari jabatan Menteri Keuangan. Unggahan Ida di media sosial itu muncul tak lama setelah Purbaya digantikan Suahasil Nazara.

"Emang negara kita tidak bisa diperbaiki. Kebanyakan orang jahatnya dari pada yang jujur," tulis Ida dalam unggahannya, dikutip Instagram @ngertisaham, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga : Daftar Barang dan Dokumen yang Wajib Ada di Tas Siaga Bencana, Sudah Lengkap?

Ida kemudian menyampaikan permintaan maaf sekaligus menyebut suaminya sudah berusaha semaksimal mungkin selama menjabat.

"Mohon maaf bapak sudah berusaha semaksimal mungkin, kalau masih mengecewakan. Pada Akhirnya nanti kebenaran juga akan terungkap," tulisnya.

Namun Ida tidak menjelaskan siapa yang dimaksud dengan "orang jahat" maupun apa yang dimaksud dengan "kebenaran" dalam unggahan tersebut.

Purbaya sendiri memberikan penjelasan terkait pencopotan dirinya. Salah satu hal yang disebut berkaitan dengan pergantian jabatan Menteri Keuangan adalah perombakan ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Perombakan tersebut dilakukan Purbaya hanya beberapa hari sebelum dirinya digantikan Suahasil Nazara.

"Sebagian ada (karena perombakan pejabat). (Karena itu ya, Pak?) Sebagian iya," ujar Purbaya usai serah terima jabatan (sertijab) pada Selasa (15/9/2026), dikutip dari detikFinance. 

Purbaya juga menjelaskan pergantian dirinya tetap berkaitan dengan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Saat ditanya apakah pencopotannya berhubungan dengan kebijakan yang diambil selama memimpin Kemenkeu, Purbaya menyebut seluruh kebijakan yang dijalankan berkaitan dengan kebijakan Presiden.

"Itu kan hak prerogatif presiden, kita ikuti saja. Kebijakan kita yang ikutin semua kebijakan Presiden, aman lah itu," tambah Purbaya.

Sebelumnya, Purbaya melakukan perombakan ratusan pejabat Kemenkeu pada Kamis (10/9/2026).

Perubahan jabatan itu mencakup pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, hingga pejabat pada Unit Organisasi Non Eselon Kemenkeu.

Perombakan paling banyak terjadi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak.

Saat itu, Purbaya mengatakan perubahan jabatan dilakukan sebagai bagian dari proses organisasi. Tujuannya untuk memastikan Kemenkeu dapat bekerja lebih adaptif dan semakin baik.

Baca Juga : 5 Hewan Peliharaan yang Disebut Bisa Merasakan Tanda Sebelum Gempa, Ada Kucing dan Anjing

Namun, setelah Purbaya digantikan Suahasil, perombakan ratusan pejabat tersebut ikut menjadi sorotan dan disebut sebagai salah satu persoalan yang berkaitan dengan pergantian Menteri Keuangan.

Purbaya juga ditanya mengenai status para pegawai yang telah dilantik dalam perombakan tersebut.

Menurutnya, Surat Keputusan (SK) Menteri Keuangan yang telah diterbitkan seharusnya masih berlaku. Meski begitu, keputusan tersebut tetap dapat diubah oleh Menteri Keuangan yang baru.

"Harusnya berlaku, tapi kan bisa diubah lagi Masih bisa diubah lagi. Suka-suka menteri lah," jelasnya.

Sebelum Purbaya memberikan penjelasan tersebut, Ida juga sempat mengungkap kondisi suaminya dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Ida, Purbaya terlihat gelisah selama sekitar dua bulan sebelum pergantian jabatan. Salah satu hal yang disebutnya berkaitan dengan rencana mutasi sejumlah pejabat.

"Memang dua bulan ke belakang bapak kayak orang gelisah dan ragu mau mutasi orang-orang mengerikan, aku suka bilang kerjakan saja menurut hati nurani kamu," tulis Ida.

Dalam unggahan lainnya, Ida menceritakan Purbaya meminta dirinya menjemput di kantor setelah mengetahui pergantian jabatan tersebut. "Barusan bapak minta dijemput di kantor, kasihan mungkin dia kecewa tapi nggak papa, semoga kuat," tulisnya.

Purbaya sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan sejak September 2025. Pada Senin (14/9/2026), Presiden Prabowo Subianto menggantinya dengan Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan. Informasi pergantian menteri itu diterima Purbaya secara mendadak ketika sedang mengikuti rapat bersama DPD RI pada Senin (14/9). 

Telepon dari Istana membuat rapat yang tengah diikuti Purbaya diskors. Tak lama kemudian, kabar pergantian Menteri Keuangan diumumkan dan Suahasil Nazara dilantik menggantikannya.