Gangguan Mental dan Penyakit Kronis Jadi Perhatian Serius Kalangan Wanita di Kota Batu

16 - Sep - 2026, 04:48

Organisasi wanita di Kota Batu melakukan aktivitas olahraga dalam rangkaian sarasehan di Balai Kota Among Tani Batu.(Foto: Dokumen Prokopim Setda Kota Batu)

JATIMTIMES – Tingkat kepedulian perempuan terhadap kondisi fisik dan mental menjadi perhatian serius Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batu. Lewat gelaran sarasehan di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani pada Rabu (16/9/2026), kaum perempuan diimbau untuk tidak menomorduakan kesehatan diri di tengah padatnya aktivitas harian.

Mengusung tema “Perempuan Aktif, Jiwa Sehat, Kenali, Cegah dan Periksa Hepatitis B untuk Lindungi Diri serta Keluarga”, sarasehan ini menghadirkan edukasi medis langsung dari dr. Ferdinandus Stevanus Kakiay, Sp.PD-FINASIM dan dokter spesialis kedokteran jiwa dr. Rasmi, Sp.KJ.

Baca Juga : Berburu Hangatnya Ketan di Kota Batu, Dari Resep Otentik yang Masih Eksis Hingga Konsep Modern 24 Jam

Ketua PERWOSI Kota Batu Ridha Agusta Susandra menyoroti masih banyaknya perempuan yang mengabaikan sinyal kelelahan fisik maupun gangguan kesehatan mental karena terlalu fokus mengurus peran dalam keluarga dan masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap diri sendiri harus dibangun secara sadar.

"Kita sebagai perempuan melakukan banyak hal dalam waktu yang sama. Karena itu, kita harus aware terhadap kesehatan jiwa dan badan. Kalau jiwa dan badan kita sehat, kita bisa menjalankan kegiatan sehari-hari dengan baik," ujar Ketua PERWOSI Kota Batu Ridha Agusta Susandra.

Senada dengan hal tersebut, Ketua GOW Kota Batu Qurratu Aini Zadim menegaskan bahwa peningkatan kepedulian kesehatan perempuan berbanding lurus dengan ketahanan keluarga. Pemahaman akan potensi bahaya penyakit menular seperti Hepatitis B serta pentingnya menjaga kesehatan mental sangat vital untuk mendeteksi ancaman kesehatan sejak dini.

"Tema sarasehan kali ini sangat krusial. Melalui kegiatan ini kita mendapat bekal pengetahuan untuk menjaga kesehatan diri sekaligus keluarga. Kegiatan ini juga menunjukkan solidnya kebersamaan organisasi perempuan di Kota Batu," tutur Qurratu Aini Zadim.

Baca Juga : Mengenal Mindfulness dalam Islam, dari Kesadaran Diri hingga Muraqabah

Sementara itu, Penasehat GOW Kota Batu Siti Fauziyah berharap dorongan kesadaran kesehatan ini tidak berhenti pada tingkat peserta sarasehan saja. Pihaknya mengimbau agar kepedulian terhadap pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan disebarluaskan ke jangkauan masyarakat yang lebih luas.

"Ilmu yang didapat hari ini jangan disimpan sendiri, tetapi disebarluaskan kepada keluarga dan masyarakat agar manfaatnya tidak berhenti di sini," pesan Siti Fauziyah.