Tumpukan Sampah di Jatimulyo Malang Terbakar, Area 750 Meter Persegi Hangus
Reporter
Irsya Richa
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
16 - Sep - 2026, 04:40
JATIMTIMES - Tumpukan sampah di kawasan Jalan Pisang Kipas, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, terbakar pada Rabu (16/9/2026). Api sempat membakar area sekitar 750 meter persegi sebelum berhasil ditangani petugas pemadam kebakaran.
Informasi kebakaran pertama kali diterima UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kota Malang dari warga. Laporan tersebut menyebut adanya kebakaran tumpukan sampah di sekitar Jalan Pisang Kipas.
Baca Juga : Ramai Keluhan MBG Tak Dimakan karena Stiker Batas Jam, Takut Keracunan
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa tiga unit mobil pemadam kebakaran. Sebanyak 18 personel dikerahkan untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api membakar tumpukan sampah dengan area terdampak diperkirakan mencapai 750 meter persegi. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan api tidak kembali muncul.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan mengatakan petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di lokasi hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman.
“Tim melakukan pemadaman dan pendinginan sampai api benar-benar padam,” kata Pandu.
Dalam proses penanganan, petugas menghabiskan sekitar 24 ribu liter air. Setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan, tim memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membakar tumpukan sampah.
Hingga penanganan selesai, tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Data kerugian material juga belum tercatat karena objek yang terbakar merupakan tumpukan sampah dan tidak terdapat informasi mengenai pemilik objek.
Baca Juga : Beredar Poster Damkar Nabire Tak Lagi Padamkan Karhutla, Ini Alasannya
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas melakukan penanganan di lokasi hingga api dan bara dipastikan tidak lagi membahayakan lingkungan sekitar.
“Dugaan penyebab masih belum diketahui, namun berdasarkan pantauan dilokasi adanya aktivitas pengumpulan barang bekas oleh beberapa orang. Dan saat aktivitas juga bersamaan dengan merokok,” tambah Pandu.
Pandu mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di area dengan tumpukan material yang mudah terbakar. Api kecil yang tidak terpantau dapat dengan cepat meluas apabila berada di sekitar material kering dan mudah terbakar.
“Selesai pemadaman juga dilaksanakan edukasi ke warga disekitar TPS agar tidak membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah. Karena di musim kemarau kering dan angin saat ini sangat mempengaruhi kecepatan perambatan api,” tutupnya.
