Kalender Jawa Weton Rabu Legi 16 September 2026: Awas! Mudah Tersulut Emosi
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
16 - Sep - 2026, 08:59
JATIMTIMES - Rabu (16 September 2026) bertepatan dengan pasaran Legi dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 5 Bakda Mulud 1960 Ja, tahun Be dan berada dalam Wuku Prangbakat. Dalam kalender Hijriah, tanggal ini bertepatan dengan 5 Rabiul Akhir 1448 H.
Weton hari ini adalah Rabu Legi dengan jumlah neptu 12. Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk menandai hari kelahiran, tetapi juga dipercaya dapat menggambarkan watak, rezeki, pekerjaan hingga urusan jodoh seseorang.
Baca Juga : Aliansi Masyarakat Kabupaten Malang Kecam Dugaan Kekerasan Penyampaian Aspirasi Polemik Bendungan Lahor
Orang yang lahir pada weton Rabu Legi umumnya dikenal sebagai pribadi yang suka menolong dan pekerja keras. Namun di balik sifat tersebut, ada karakter yang perlu dihindari yakni mudah tersulut emosi atau marah.
Sifat suka membantu membuat pemilik weton ini cenderung mudah mendapat simpati dari lingkungan sekitar. Etos kerja yang kuat juga menjadi salah satu modal untuk mencapai keinginan. Di sisi lain, sifat mudah marah perlu dikendalikan agar tidak memengaruhi hubungan dengan orang di sekitar.
Menurut primbon Jawa, Rabu Legi memiliki Pangarasan Aras Kembang. Istilah ini memiliki makna gampang tampa sihing panggedhe, yang berarti mudah menerima kasih sayang atau perhatian dari atasan dan pimpinan.
Pangarasan tersebut dikaitkan dengan karakter pemilik weton Rabu Legi yang memiliki perasaan halus. Sikap tersebut dinilai mampu memunculkan rasa simpati dan membuat sosok dengan weton ini mudah mendapat perhatian dari orang yang memiliki kedudukan lebih tinggi.
Selain Pangarasan, Rabu Legi juga memiliki Pancasuda Sumur Sinaba. Dalam primbon, istilah ini dimaknai sebagai dadi pangungsening kapinteran.
Artinya, orang yang lahir pada weton Rabu Legi memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas. Karena itu, pemilik weton ini kerap dicari untuk dimintai petuah, nasihat, maupun pandangan dalam menghadapi persoalan.
Kemampuan dalam memahami berbagai hal juga membuat Rabu Legi dinilai cocok berada di lingkungan yang membutuhkan komunikasi, pengetahuan, dan ketelitian.
Tanggal 16 September 2026 berada dalam Wuku Prangbakat. Wuku ini memiliki lambang dewa Rêsi Warabisma.
Dalam gambaran primbon, Rêsi Warabisma melambangkan karakter yang kaku hati, pekerja keras, tidak mudah ragu, cekatan, tetapi cenderung pemalu. Salah satu simbol Wuku Prangbakat menggambarkan kaki depan yang menyelup ke air. Perkataannya kendor di depan, tetapi keras di belakang.
Wuku Prangbakat juga memiliki sejumlah perlambang lain yang menggambarkan karakter dan perjalanan hidup seseorang. Salah satunya adalah pohon tirisan atau kelapa. Simbol ini dikaitkan dengan umur panjang, kecukupan sandang dan pangan, serta kemampuan berbicara yang kuat.
Baca Juga : Warga Sidoarjo Barat Kini Tak Perlu Jauh untuk Cuci Darah, Wabup Mimik: RSUD Sibar Siapkan 14 Mesin Dialisis
Ada juga simbol burung urang-urangan yang menggambarkan sifat pelit, tetapi cepat dalam bekerja. Sementara itu, gambaran besi purasani melambangkan pribadi yang berat, pemalu, tegar dan kaku, tetapi gemar menuntut ilmu serta memiliki hati yang suci.
Wuku Prangbakat juga digambarkan seperti pohon beringin yang patah tertiup angin. Perlambang tersebut menjadi pengingat adanya kemungkinan menghadapi kebohongan atau penipuan.
Dalam Wuku Prangbakat, Kala berada di bawah. Karena itu, selama tujuh hari dalam wuku ini terdapat pantangan untuk menggali tanah atau melakukan aktivitas dari tempat yang tinggi menuju tempat yang lebih rendah.
Khusus Rabu Legi dalam Wuku Prangbakat, hari ini disebut membawa karahayon, atau keselamatan. Dalam perhitungan primbon, Rabu Legi pada wuku ini juga dinilai baik untuk menyimpan padi ke lumbung. Kegiatan tersebut dipercaya dapat membawa keberkahan.
Karakter Rabu Legi yang pekerja keras, cocok dengan pekerjaan di bidang pendidikan dan bimbingan. Misalnya, guru, dosen, mentor hingga pembimbing dianggap sesuai karena membutuhkan kematangan sikap dan kemampuan berkomunikasi.
Rabu Legi juga cocok pada pekerjaan yang berkaitan dengan analisis dan angka, seperti akuntan, perencana keuangan atau analis data. Pilihan profesi lainnya yang cocok dengan weton ini adalah pemerintahan atau hukum, termasuk pegawai negeri, penegak hukum maupun profesi lain yang mengutamakan aturan, kedisiplinan dan tanggung jawab.
Dalam urusan asmara, weton Rabu Legi memiliki neptu 12. Berdasarkan perhitungan primbon yang digunakan dalam bahan ini, pasangan yang dianggap sesuai memiliki neptu 7, 12 atau 17.
Beberapa weton yang masuk dalam hitungan tersebut antara lain Senin Kliwon (neptu 12), Selasa Wage (7), Rabu Legi (12), Kamis Pahing (17), Kamis Wage (12), Sabtu Kliwon (12), dan Minggu Pon (12).
