Prodi S1 Pendidikan Tata Busana UM Gelar Trendversity 2026 Guna Akselerasi Pendidikan Vokasi dan Inovasi Fashion Berkelanjutan
15 - Sep - 2026, 03:19
JATIMTIMES - Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan Trendversity 2026, sebuah ajang fashion tahunan berskala internasional yang prestisius. Kegiatan ini dikategorikan sebagai pengembangan riset terapan dan pengabdian berbasis kreativitas akademik. Dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak untuk menjembatani kesenjangan antara kurikulum akademis dengan dinamika industri fashion global, sembari merespons tantangan pelestarian nilai Nusantara di tengah arus modernisasi. Dengan tema “ENVISION: Essence of NUSANTARA Visionary Innovation,” UM berupaya membuktikan bahwa warisan budaya dapat diinterpretasikan menjadi karya modern yang inovatif tanpa kehilangan esensi luhurnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi teknis dan manajerial mahasiswa dalam mengelola ekosistem fashion secara holistik. Selain itu, Trendversity 2026 ditargetkan untuk membangun platform kolaboratif internasional yang meningkatkan eksposur karya mahasiswa ke level global serta mendorong penerapan prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam produksi busana.
Rangkaian kegiatan ini berlangsung cukup panjang, diawali dengan sesi Photo Icon pada 29 Desember 2025 sebagai representasi visual Trendversity 2026, Model Hunt proses pencarian dan seleksi model untuk koleksi Signature), Open Model Collaboration untuk seleksi model koleksi Ready to Wear, Roadshow Goes to School ke berbagai SMK di Malang Raya, talkshow dengan narasumber nasional dan internasional, workshop intensif, Fashion Competition (draping, styling, upcycle) lalu ditutup dengan malam Grand Show pada 10 Oktober 2026 di Graha Cakrawala UM sebagai eksekusi pameran dan peragaan busana profesional. Metodologi yang digunakan mencakup pendekatan edukasi berbasis proyek (Project-Based Learning) dengan total service hours yang mencapai ribuan jam akumulatif.
Proyek kolosal ini melibatkan 9 dosen pendamping dan 76 mahasiswa angkatan 2023 sebagai pelaksana inti, dengan total peserta aktif sebanyak 170 mahasiswa angkatan 2023-2024. Hasil aktual dari kegiatan ini mencakup dokumentasi 76 karya Signature dan 152 koleksi Ready to Wear yang dipamerkan serta siap dipasarkan secara komersial. Secara kuantitatif, kegiatan ini mencatatkan peningkatan keterampilan desain mahasiswa sebesar 85% berdasarkan evaluasi portofolio pra- dan pasca-kegiatan, serta melibatkan partisipasi lebih dari 20 SMK di Malang Raya sebagai mitra roadshow. Penerima manfaat (beneficiaries) mencakup pendidik tata busana, pelaku industri, hingga siswa SMK yang mendapatkan wawasan praktis mengenai tren masa depan.
Kegiatan ini berkontribusi signifikan pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), khususnya Target 4.3 dan 4.4, dengan menyediakan akses pendidikan teknis berkualitas bagi 170 mahasiswa UM. Pada SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), Target 12.5 dicapai melalui kompetisi 'Upcycle' yang mengedukasi tentang pengurangan limbah tekstil. Terakhir, kontribusi pada SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) direalisasikan melalui kolaborasi internasional dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia dan SMK se-Malang Raya, memperkuat sinergi lintas institusi dalam memajukan industri kreatif.
Tantangan utama yang diidentifikasi adalah sinkronisasi standar kualitas produk mahasiswa dengan ekspektasi retail industri fashion global yang sangat kompetitif. Rekomendasi untuk masa depan adalah penguatan inkubator bisnis di tingkat fakultas agar 152 koleksi Ready to Wear yang dihasilkan dapat bertransformasi menjadi unit usaha rintisan mandiri yang berkelanjutan.
