JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Wali Kota Blitar Turun Cek Karya Mas di Jalan Jati Gang 5, Pastikan Aspirasi Warga Berbuah Pembangunan

Reporter: Aunur Rofiq • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 12 September 2026, 12:46 WIB ⏱️ 4 menit baca

JATIMTIMES – Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin turun langsung mengecek pelaksanaan Program Kelurahan Berdaya Menuju Kota Masa Depan (Karya Mas) di Jalan Jati Gang 5, Kelurahan Sukorejo, Sabtu (12/9/2026). Tak sekadar melihat progres pekerjaan, Mas Ibin mengenakan helm, rompi keselamatan, dan sepatu bot, lalu ikut mendorong angkong berisi material di lokasi rehabilitasi saluran air.

Monitoring pada akhir pekan itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Blitar memastikan pembangunan berbasis masyarakat benar-benar menjawab persoalan di lingkungan. Di Jalan Jati Gang 5, saluran air diperbaiki setelah warga selama ini menghadapi persoalan luapan air.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Jemput Dua Anak Putus Sekolah, Antar Mereka Menata Masa Depan di Sekolah Rakyat

Mas Ibin mengatakan Karya Mas menempatkan masyarakat bukan sekadar sebagai penerima manfaat. Warga ikut menginisiasi, merencanakan, mengerjakan hingga mempertanggungjawabkan kegiatan dengan pendampingan pemerintah.

“Programnya diinisiasi, diinginkan dan direncanakan oleh masyarakat, kemudian dilaksanakan dan dikerjakan oleh masyarakat. Nanti juga dilaporkan sendiri oleh masyarakat dengan didampingi pendamping dari pemerintah,” kata Mas Ibin.

Menurut dia, pola pembangunan partisipatif tersebut merupakan kesinambungan dari program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan pada periode pemerintahan sebelumnya. Namanya berubah, tetapi semangatnya tetap sama: membawa pembangunan semakin dekat dengan kebutuhan warga.

3.000 Pekerja Bergerak di Sekitar 300 Titik

Skala Karya Mas tahun ini cukup besar. Mas Ibin menyebut sekitar 3.000 pekerja terlibat dalam pelaksanaan kegiatan di sekitar 300 titik se-Kota Blitar. Nilai program secara keseluruhan mencapai sekitar Rp16 miliar.

Mayoritas pekerja berasal dari lingkungan tempat kegiatan berlangsung. Dengan demikian, Karya Mas tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan lingkungannya.

“Pemerintah betul-betul memastikan pelaksanaannya tepat, tidak ada kendala di lapangan, dan secara maksimal bisa membenahi kekurangan-kekurangan yang ada di kelurahan,” ujar Mas Ibin.

Ia mengapresiasi keterlibatan warga. Menurut dia, manfaat pembangunan menjadi lebih dekat karena masyarakat mengetahui kebutuhan lingkungannya sekaligus ikut mengerjakan fasilitas yang kelak mereka gunakan.

Khusus di Jalan Jati Gang 5, papan kegiatan mencatat pekerjaan berupa pemeliharaan saluran air dengan sumber dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) senilai Rp36 juta. Pekerjaan dilaksanakan oleh Pokmas KM1215.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Blitar Freddy Hermawan mengatakan pekerjaan tersebut berangkat dari aspirasi warga RT 3 RW 13. Saluran yang ada perlu dibenahi karena kerap meluap.

“Dengan adanya program ini, harapannya bisa mengurai permasalahan yang selama ini dirasakan warga, terutama terkait saluran air,” kata Freddy.

Menurut Freddy, terdapat lima kegiatan di wilayah tersebut, antara lain rehabilitasi saluran serta peningkatan jalan. Pekerjaan saluran di Gang 5 telah berlangsung hampir dua pekan dan menunjukkan progres cepat.

Baca Juga : Ekonom Celios Kritisi Pemangkasan Anggaran Daerah: Dijajah Regulasi Pemerintah Sendiri

“Untuk yang di sini kurang lebih satu bulan sudah selesai. Saat ini sudah berjalan hampir dua minggu dan tinggal pengecoran serta menunggu kering,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Freddy menyebut progres fisik Karya Mas di Kota Blitar pada akhir Agustus telah mendekati 90 persen. Angka tersebut diperkirakan terus bertambah seiring pekerjaan yang berjalan pada September.

Dari Saluran Air hingga Ruang untuk Hidup Sehat

Mas Ibin mengatakan kebutuhan yang disampaikan masyarakat melalui Karya Mas kini semakin beragam. Tidak hanya saluran air dan jalan lingkungan, warga juga mengusulkan fasilitas umum seperti lapangan dan jogging track.

Di Jalan Jati Gang 5, peningkatan saluran dilakukan dengan memperdalam dan memperlebar konstruksi sekaligus memperkokohnya. Pembenahan itu diharapkan membuat aliran air lebih lancar dan mengurangi risiko saluran rusak atau ambrol.

“Saluran, jalan, fasilitas umum lain seperti lapangan dan jogging track, itu yang hari ini banyak diminta masyarakat,” kata Mas Ibin.

Bagi Mas Ibin, munculnya permintaan terhadap fasilitas olahraga juga mencerminkan perubahan kebutuhan masyarakat. Infrastruktur lingkungan tak lagi sebatas menjawab persoalan dasar, tetapi mulai bergerak menopang kualitas hidup.

“Ini menunjukkan gaya hidup masyarakat semakin baik, semakin mementingkan olahraga dan kesehatan. Tentunya ini animo yang bagus,” ujarnya.

Melalui Karya Mas, Pemkot Blitar ingin menjaga pembangunan tetap tumbuh dari bawah. Aspirasi warga diterjemahkan menjadi pekerjaan nyata, masyarakat memperoleh ruang untuk terlibat, sementara pemerintah hadir memastikan setiap kegiatan berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi lingkungan.

Topik Terkait
# Pemkot Blitar# Wali Kota Blitar# karya emas

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap