Resmi Buka 16 September, Museum Mega Science Center dan Budaya Sediakan 617 Alat Peraga Terbanyak di Asia

10 - Sep - 2026, 05:51

Museum megascience center dan budaya di Kota Batu bakal segera dibuka pasa 16 September 2026.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Destinasi wisata edukasi terbaru seluas 3 hektar bernama Mega Science Center dan Budaya di kawasan Jatim Park 1 segera dibuka di Kota Batu. Wahana anyar Jatim Park Group tersebut dijadwalkan bakal menggelar peluncuran resmi (grand launching) bagi publik pada Rabu, 16 September 2026 mendatang.

Kehadiran destinasi ini sekaligus merespons wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Batu yang mendorong keterlibatan para pelajar daerah untuk belajar sains secara langsung. Pengelola telah menyiapkan skema harga tiket khusus bagi rombongan anak sekolah agar bisa mengakses fasilitas edukasi tersebut.

Baca Juga : Gelontorkan Beras Bantuan Pangan di Kediri,BULOG dan Kemenko Pangan Bagikan Langsung 7.542 Ton

Manager Marketing and Public Relations Jatim Park Group Titik S. Ariyanto menyampaikan bahwa tarif tiket masuk untuk kategori siswa SD ke bawah dibanderol Rp50.000, berlaku baik pada hari kerja (weekday) maupun akhir pekan (weekend). Sementara untuk masyarakat umum, harga tiket dipatok sebesar Rp70.000.

"Untuk anak sekolah di Kota Batu akan kita undang sebagai pre-opening untuk mengenalkan kepada mereka. Anak-anak warga Batu harus tahu dulu. Harga tiket masuk untuk SD, TK, hingga playgroup kita patok Rp50.000, sedangkan untuk umum harganya Rp70.000," ungkap Titik saat memberikan keterangan, Kamis (10/9/2026).

Titik menjelaskan bahwa Mega Science Center ini merupakan bentuk perluasan dari zona sains Jatim Park 1 yang sebelumnya hanya berdiri di atas lahan seluas 1 hektar. Wahana baru ini dilengkapi dengan 617 unit alat peraga interaktif. "Saat ini sekaligus menjadi museum sains dengan jumlah alat peraga terbanyak di tingkat Asia," ungkapnya.

Selain menghadirkan peraga sains modern, kawasan ini juga memadukan unsur edukasi sejarah dan seni tradisional secara masif. Di antaranya menampilkan zona Glory of Islam yang memuat sejarah peradaban Islam dunia dan Nusantara, 1.000 artefak budaya, hingga panggung seni pertunjukan Wayang Potehi dan Srimulat.

Baca Juga : Jawa Timur Masuk Musim Hujan Kapan? Ini Prediksi BMKG

Mengenai faktor keamanan (safety) alat peraga interaktif yang menggunakan arus listrik, pihak manajemen memastikan seluruh wahana telah mengantongi standar keselamatan tinggi. Setiap pengunjung anak-anak dipastikan akan didampingi oleh petugas pemandu terlatih di setiap titik peragaan.

Pihaknya optimistis proyek pengembangan investasi wisata edukasi ini dapat terus berkelanjutan sebagai warisan ilmu pengetahuan bagi generasi muda. "Dengan adanya Mega Science Center diharapkan mampu menjawab dinamika perkembangan sains dan budaya yang dapat dipelajari secara menyenangkan di Kota Batu," imbuh Titik.