Tanggulangi Kekeringan, BPBD Kabupaten Malang Distribusikan 800 Ribu Liter Air Bersih

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

31 - Aug - 2026, 07:07

Personel gabungan yang melibatkan BPBD saat mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Ratusan ribu liter air bersih telah didistribusikan guna menanggulangi dampak kekeringan pada sejumlah wilayah di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hasilnya, jumlah warga terdampak kekeringan kini telah melandai menjadi ribuan dari yang sebelumnya tembus hingga 30 ribu jiwa.

Berdasarkan laporan posko komando masa tanggap darurat bencana kekeringan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang pada Minggu sampai dengan Senin, 30-31 Agustus 2026 mengungkapkan, distribusi air bersih masih berlangsung di empat kecamatan.

Baca Juga : Atasi Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu, Khusnul Arif DPRD Jatim Dorong Kolaborasi CSR Swasta

Dijabarkan Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, empat kecamatan yang dilaporkan terdampak kekeringan tersebut meliputi Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Gedangan, Donomulyo, dan Sumberpucung.

"Dampak kekeringan pada sejumlah desa di empat kecamatan tersebut melanda kurang lebih 2.857 KK (Kepala Keluarga) dengan total 8.957 jiwa," ujarnya.

Laporan terbaru tersebut menunjukkan jumlah warga terdampak kekeringan yang mulai melandai jika dibandingkan data sebelumnya. Pada 25 Agustus 2026 lalu, dampak kekeringan menimpa kurang lebih 9.044 KK dengan 28.358 jiwa.

Jumlah warga terdampak kekeringan tersebut kemudian mengalami peningkatan pada 26 Agustus 2026. Pada saat itu dilaporkan kekeringan melanda sekitar 10.917 KK dengan total 33.815 jiwa. "Total distribusi air bersih sejak tanggal 8 sampai dengan 30 Agustus (2026) telah mencapai sekitar 824.400 liter," ujarnya.

Terbaru, disampaikan Sadono, distribusi air bersih dampak kekeringan tersebut menyasar lima desa yang tersebar di empat kecamatan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Rinciannya meliputi Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung; Desa Sumberagung dan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumawe; Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan; dan Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo.

"Update distribusi air bersih pada 30 Agustus tersebut sebanyak 64.800 liter dengan menggunakan empat armada," imbuhnya.

Baca Juga : Jangan Asal Hapus Maskara Waterproof, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Bulu Mata Mudah Rontok

Pada saat itu, total distribusi air bersih di Kecamatan Sumawe mencapai 20 ribu liter. Rinciannya, di Desa Sumberagung sebanyak 15 ribu liter. Sementara untuk distribusi air bersih di Desa Sitiarjo yang didistribusikan ke Puskesmas Sitiarjo tersebut sebanyak lima ribu liter.

Bergeser ke tiga wilayah lainnya, yakni di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan total distribusi air bersih yang disalurkan pada 30 Agustus 2026 ialah sebanyak 20 ribu liter. Selanjutnya di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung sebanyak 10 ribu liter dan di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo sebanyak 14.800 liter.

"Data total distribusi air bersih hingga jumlah warga yang terdampak kekeringan tersebut masih bersifat sementara. Apabila ada perkembangan akan kami sampaikan pada update laporan berikutnya," pungkasnya.