Dinsos Banyuwangi Apresiasi Tukang Cukur Yang Bantu Rawat Penampilan ODGJ    

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya

13 - Aug - 2026, 12:13

Plt Kepala Dinas Sosial PPKB Setyo Puguh Widodo saat menyerahkan piagam kepada Siswandi di Kantor Dinsos PPKB Banyuwangi (Istimewa)

JATIMTIMES – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Banyuwangi memberikan apresiasi kepada seorang tukang cukur yang juga warga LDI  Siswandi (49 tahun) asal Kelurahan Banjarsari Kecamatan Glagah Banyuwangi. Siswandi diberi apresiasi karena kepedulian dan konsistensinya memberikan layanan potong rambut gratis bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. 

Owner Fajar Barbershop yang ada di kawasan lereng Gunung Ijen tersebut  telah menjalankan aksi sosial tersebut sejak pertengahan 2024 lalu.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Kirim Damkar Bantu Padamkan Karhutla di Kawasan Bromo

Siswandi memberikan layanan cukur gratis bagi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, hingga anak yatim. Dalam sebulan, dia rata-rata memberikan layanan sekitar 15 kali di Shelter Pemerlu Atensi Sosial (PAS) dan panti asuhan.

Sebagai bentuk penghargaan pemerintah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos PPKB, Setyo Puguh Widodo, menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Siswandi di halaman Kantor Dinsos PPKB Banyuwangi, Rabu (12/8/2026).

Puguh menilai kepedulian ayah dua anak ikut membantu pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Pak Siswandi secara sukarela membantu Dinsos untuk mencukur ODGJ. Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan sebagai bagian dari kepedulian dan mitra kami,” ujarnya.

Siswandi mengungkapkan kegiatan tersebut berawal dari kepedulian dan keinginan berbagi melalui keterampilan potong rambut yang dimilikinya. Ia terus berkoordinasi dengan Dinsos PPKB Banyuwangi agar layanan sosial tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Mulai nyukur gratis itu pertengahan 2024 sampai sekarang tetap konsisten. Meski ada pergantian kepala dinas, kami terus berkolaborasi dengan Dinsos,” katanya.

Menurut Siswandi, penghargaan bukan tujuan utama. Ia berharap ketrampilan dan keahliannya dapat terus memberikan manfaat bagi sesama selama masih diberi kesehatan. 

Bahkan tidak jarang dia mengajak kedua putranya, Fajar Alfiyan Fauzani dan Zaki Sofan Khafiludin, terlibat dalam kegiatan sosial untuk menanamkan kepedulian sejak dini.

Baca Juga : Telaah Atas Berbagai Peraturan Perundang-undangan di Desa

Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Ir. Heri Sujatmiko, mengapresiasi kiprah Siswandi yang konsisten dalam berkontribusi dalam membantu pemerintah Banyuwangi.

 Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian warga LDII sekaligus kontribusi nyata melalui profesi dan keahlian yang dimiliki.

“Yang dilakukan Siswandi merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bagian dari pengamalan 29 karakter luhur LDII. Semoga menjadi inspirasi bagi warga LDII lainnya untuk terus memberikan manfaat sesuai bidang masing-masing,” kata Heri.

Dosen Untag 45 Banyuwangi tersebut berharap kepedulian dan aksi sosial yang dilakukan semakin memperkuat karya dan kontribusi warga LDII dalam mendukung dan berpartisipasi aktif dalam membangun Banyuwangi yang lebih baik maju dan sejahtera.