Gubernur Khofifah Sebut Satu Korban Meninggal Dunia Tragedi KMP Mutiara Sentosa II Asal Jatim
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
Yunan Helmy
03 - Aug - 2026, 05:09
JATIMTIMES - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa II yang terjadi di perairan utara Kabupaten Sumenep pada Minggu (2/8).
Hal itu disampaikannya saat bersama mapolda Jatim meninjau posko penanganan terpadu korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (3/8).
Sebagai informasi, KMP Mutiara Sentosa II merupakan kapal jenis Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP). Kapal dengan panjang sekitar 160 meter dan lebar 25 meter tersebut melayani rute reguler Surabaya (Pelabuhan Tanjung Perak) – Makassar (Pelabuhan Soekarno-Hatta) dengan estimasi waktu pelayaran sekitar 40 jam.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di wilayah Perairan Utara Sumenep.
Merespons kejadian, Gubernur Khofifah telah menginstruksikan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk terus berkoordinasi secara intensif dengan KSOP, Basarnas, TNI AL, Polairud, dan operator kapal guna memastikan proses evakuasi, pendataan penumpang, dan penanganan korban berjalan cepat, terpadu, dan optimal.
Adapun tim yang terlibat penanganan antara lain Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD Kota Surabaya, TNI AL /Koarmada II, Kodim 0827/Sumenep, Polda Jatim, Polres Sumenep, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polairud Sumenep, KSOP, VTS Surabaya, SROP, KPLP, Pelindo. Selain itu, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Surabaya, Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya, BMKG Sumenep, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Satpol PP Kabupaten Sumenep, Pemerintah Kabupaten Sumenep, DVI, Jasa Raharja Jawa Timur, Kagana Sumenep, Rumah Zakat, dan Posko Bersama Relawan Surabaya.
Beberapa kapal penolong juga terdaftar. Antara lain KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, KN. SAR Permadi, Alcon Daniel, Selaras Mas, KM Mutiara Ferindo I, Nelayan Ambunten, Sumenep, dan KRI Nala.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan, termasuk layanan kesehatan, bantuan kemanusiaan, serta pendampingan bagi para korban dan keluarga apabila diperlukan.
“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan seluruh dukungan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat diberikan secara maksimal. Keselamatan jiwa adalah prioritas utama,” tegas Khofifah.
Baca Juga : Polda Jatim Dirikan Posko DVI Tangani Tragedi KMP Mutiara Sentosa II
Khofifah menyebut satu dari lima korban meninggal dunia terkonfirmasi merupakan warga ber-KTP dari Jawa Timur. "Satu asal Tulungagung," imbuh Khofifah.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dan menyampaikan perkembangan penanganan sesuai informasi resmi dari otoritas yang berwenang.
