Pemkab Banyuwangi Bersama PSOI Gelar Gandrung Surfing Competition 2026
Reporter
Nurhadi Joyo
Editor
Yunan Helmy
11 - Jul - 2026, 07:05
JATIMTIMES - Kabupaten Banyuwangi memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan budaya yang didukung ikon Tari Gandrung serta destinasi unggulan Pantai Pulau Merah sebagai salah satu lokasi olahraga surfing atau
selancar terbaik di Indonesia.
Melalui penyelenggaraan “Gandrung Surfing Competition", Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Banyuwangi berupaya mengembangkan sport tourism
dengan mengintegrasikan olahraga selancar dan budaya lokal sebagai daya tarik wisata yang unik.
Baca Juga : Program Sambang Kelurahan Dongkrak Penerimaan PBB Kota Malang hingga Rp34 Miliar
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Dwi Handayani, kegiatan yang digelar diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar melalui sektor perhotelan/penginapan, kuliner, UMKM, dan jasa pariwisata. "Sekaligus memperkuat citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata berbasis budaya, olahraga, dan pengalaman yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya, Sabtu (11/7/2026).
Lebih lanjut, dia menambahkan even Gandrung Surfing Competition juga bertujuan mengangkat dan mempromosikan seni budaya lokal, khususnya Gandrung Banyuwangi,
melalui pendekatan yang inovatif dan modern. Juga meningkatkan daya tarik pariwisata di wilayah Banyuwangi dengan menghadirkan event unik berbasis budaya dan olahraga.
Tujuan lain dari even Gandrung Surfing di Pulau Merah diharapkan mampu menjadi wadah bagi para atlit selancar (surfer) dan pelaku seni untuk menyalurkan bakat,
kreativitas, serta kemampuan mereka dalam satu panggung kompetisi. Selain itu, mendorong kolaborasi antara sektor pariwisata, seni budaya, dan olahraga dalam rangka pengembangan event daerah yang berkelanjutan.
"Meningkatkan citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata kreatif yang mampu menggabungkan
olahraga dengan budaya, wisata dan kearifan lokal," pungkas pejabat yang akrab disapa Yani tersebut .
Menurut Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) HM. Zaenul Arifin, Gandrung Surfing Competition 2026 yang dijadwalkan akan berlangsung di Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi Sabtu -Minggu 18-19 Juli 2026.
Gandrung Surf Competition yang kelima merupakan bagian dari kalender Banyuwangi Attraction ini melombakan sejumlah kategori, mulai dari kelas nasional/Open hingga kategori junior atau Under-14.
" Surfing merupakan olahraga yang memacu adrenalin peserta. Even ini merupakan salah bentuk dukungan terhadap sukses program sport tourism yang terus digencarkan oleh pemerintah Banyuwangi," ujar Arifin.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Banyuwangi tersebut menambahkan, dalam kompetisi selancar Gandrung Surf Competition 2026, peserta akan mengikuti lomba yang dibagi ke dalam beberapa kategori atau kelas yang disesuaikan dengan jenis kelamin, usia, dan papan selancar.
Adapun nomor atau kategori yang dilombakan adalah divisi pria dan wanita: Kategori ini dipisah secara mutlak. Pada ajang profesional, sering disebut sebagai men's division dan women's division.
Baca Juga : Jembatan Sonokembang Hampir Tuntas, Akses Ditutup Delapan Hari hingga 16 Juli
Shortboard: Kelas yang menggunakan papan selancar standar berujung lancip. Ini adalah kategori paling umum dan kompetitif.
Longboard: Menggunakan papan selancar berukuran panjang (umumnya 9 kaki ke atas). Penilaian lebih menekankan pada gaya klasik seperti walking the board dan nose riding.
Open: Kategori terbuka yang biasanya memperbolehkan peselancar dari berbagai kelompok usia dan tingkat keahlian untuk bersaing dalam satu perlombaan.
Junior/Groms: Kategori khusus untuk peselancar usia muda (biasanya U-16, U-18, atau Pro Junior) sebagai ajang pembinaan atlet masa depan World Surf League.
"Karena olahraga ini relatif baru harapannya bagaimana masyarakat terutama generasi tertarik dan berminat pada olahraga surfing / selancar karena sudah dipertandingkan dalam PON sampai dengan Olimpiade," tambah politisi asal Kecamatan Bangorejo tersebut.
Lebih lanjut dia berharap dukungan dan partisipasi aktif warga dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan gelaran Gandrung Surfing Competition 2026.
"Selain kompetisi selancar, acara ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung seperti stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pertunjukan seni budaya Gandrung, dan festival kuliner pesisir," pungkas HArifin.
