TransJatim Tak Lagi Sekadar Angkut Penumpang, Siap Layani Kirim Barang di Malang Raya

Reporter

Riski Wijaya

06 - Jul - 2026, 06:57

Armada Bus Trans Jatim di Malang Raya.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Layanan Bus TransJatim di Malang Raya tak hanya disiapkan sebagai moda transportasi penumpang. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga tengah menyiapkan layanan pengiriman barang bernama TransJatim Ekspedisi (Tradisi) yang akan diluncurkan bersamaan dengan operasional Koridor II Malang Raya.

Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jawa Timur, Cito Eko Yuly Saputro, mengatakan kedua layanan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026, apabila seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

Baca Juga : Gudang Distributor Ritel Indomaret di Kota Batu Dikuras Maling, Kerugian Barang Capai Belasan Juta

"Target kami Koridor II selesai dan layanan Tradisi juga siap bersamaan pada Oktober 2026 jika tidak ada kendala," ujarnya.

Layanan Tradisi sebenarnya bukan konsep baru. Skema ini telah lebih dahulu diterapkan di kawasan Gerbangkertosusila yang meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Pengembangannya ke Malang Raya menjadi bagian dari perluasan layanan TransJatim sekaligus memberikan alternatif pengiriman barang bagi masyarakat.

Berbeda dengan layanan sebelumnya, Dishub Jatim akan mengubah sistem distribusi barang. Jika di Gerbangkertosusila masih menggunakan konsep pool to pool, sehingga penerima harus mengambil paket di terminal, maka di Malang Raya layanan akan menggunakan konsep point to point.

Melalui sistem tersebut, barang yang tiba di terminal akan langsung diantarkan ke alamat tujuan menggunakan kurir. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi harus datang ke terminal untuk mengambil kiriman.

Saat ini Dishub Jawa Timur masih menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan layanan pengiriman berbasis aplikasi maupun PT Pos Indonesia untuk menyediakan armada kurir yang menangani distribusi dari terminal hingga ke rumah penerima.

Baca Juga : Bukan Sekadar Berobat Gratis, Mengintip Monik TBIG Bersama Filantra Merajut Kesehatan ke Penjuru Negeri

"Walaupun pengguna tidak naik Bus TransJatim, tetap bisa mengirimkan barang melalui layanan Tradisi," kata Cito.

Untuk tarif, Dishub Jawa Timur menetapkan biaya pengiriman sebesar Rp2.500 per kilometer. Tarif tersebut berlaku secara seragam atau all in di seluruh wilayah Jawa Timur yang dilayani TransJatim Ekspedisi.