Fakultas Humaniora UIN Maliki Malang Buka I-SMASH 2026, Mahasiswa Berpeluang Belajar dan Magang di 10 Negara
Reporter
Anggara Sudiongko
Editor
Dede Nana
01 - Jun - 2026, 01:48
JATIMTIMES – Fakultas Humaniora Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik dan profesional di tingkat internasional melalui program International Student Mobility and Sharing (I-SMASH) 2026.
Program yang terintegrasi dengan skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini menjadi salah satu upaya fakultas dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing global serta kemampuan beradaptasi di lingkungan multikultural.
Baca Juga : SD di Babat Lamongan, Serentak Tidak Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Melalui program tersebut, mahasiswa akan memperoleh kesempatan mengikuti berbagai aktivitas akademik dan profesional di sejumlah negara mitra internasional. Tidak hanya berfokus pada pembelajaran di ruang kelas, I-SMASH juga dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dalam bidang pengajaran, pariwisata edukatif, diplomasi dan international exposure, penerjemahan dan budaya, serta berbagai aktivitas kehumanioraan yang relevan dengan bidang studi mahasiswa.

Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Humaniora, Dr. Halimi, menegaskan bahwa I-SMASH bukan sekadar program mobilitas mahasiswa ke luar negeri, melainkan ruang pembelajaran global yang memberikan pengalaman nyata dalam dunia akademik maupun profesional.
“Kesempatan ini merupakan langkah besar dalam pengembangan akademik dan profesional mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar di lingkungan lintas budaya, tetapi juga memperkuat jejaring global dan kemampuan adaptasi di dunia kerja internasional,” ujar Dr. Halimi belum lama ini.
Menurutnya, pengalaman internasional menjadi bekal penting bagi mahasiswa Humaniora di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin kompetitif. Melalui interaksi dengan masyarakat, akademisi, dan berbagai institusi di luar negeri, mahasiswa akan memperoleh wawasan baru yang dapat memperkaya perspektif keilmuan sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya.
Program I-SMASH 2026 diperuntukkan bagi mahasiswa aktif Fakultas Humaniora semester 4 hingga semester 8. Peserta juga harus memiliki komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan internasional yang telah dirancang oleh penyelenggara. Fakultas berharap peserta yang terpilih mampu menjadi representasi kampus sekaligus duta budaya Indonesia di negara tujuan.
Tahun ini, Fakultas Humaniora menawarkan sejumlah pilihan negara tujuan dengan durasi dan fokus kegiatan yang berbeda. Program ke Thailand dan Malaysia akan berlangsung selama 28 hari pada Juli 2026 dengan biaya partisipasi sebesar Rp10 juta. Peserta akan memperoleh fasilitas tiket pesawat pulang-pergi rute Surabaya-Bangkok, akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, serta sertifikat program.
Sementara itu, program ke Singapura dijadwalkan berlangsung selama 12 hari pada September 2026 dengan biaya partisipasi Rp15 juta per peserta. Selain tiket pesawat pulang-pergi Surabaya-Singapura, peserta akan mendapatkan fasilitas akomodasi, konsumsi, transportasi lokal, pendampingan penulisan artikel, kegiatan akademik internasional, dan sertifikat program.
Bagi mahasiswa yang tertarik memperluas pengalaman ke kawasan Asia Tengah, Fakultas Humaniora juga membuka program ke Uzbekistan selama 12 hari pada September 2026. Program ini mematok biaya partisipasi sebesar Rp20 juta dengan fasilitas tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Tashkent, akomodasi, kegiatan akademik dan budaya, serta sertifikat program.
Baca Juga : Grebeg Pancasila 2026: Wali Kota Blitar Ajak Warga Jadikan Pancasila Pedoman Kehidupan
Pilihan lainnya adalah Jepang yang akan dilaksanakan selama 14 hari pada Juli 2026. Dengan biaya partisipasi Rp22 juta, peserta memperoleh tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Tokyo, akomodasi, transportasi lokal, program akademik dan budaya, pendampingan kegiatan internasional, serta sertifikat program.
Adapun program ke Eropa meliputi kunjungan ke Belgia, Belanda, Jerman, dan Prancis selama 12 hari pada September 2026. Program ini memiliki biaya partisipasi sebesar Rp25 juta per peserta. Fasilitas yang diberikan mencakup tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Brussels, akomodasi, transportasi lokal, kunjungan akademik internasional di empat negara, kegiatan pertukaran budaya atau cultural exchange, serta sertifikat program.
Untuk mendorong partisipasi mahasiswa, Fakultas Humaniora menyediakan subsidi biaya program sebesar Rp3,5 juta hingga Rp5 juta bagi setiap peserta. Skema tersebut menjadi bentuk dukungan fakultas agar semakin banyak mahasiswa dapat mengakses pengalaman internasional yang selama ini menjadi kebutuhan penting dalam pengembangan kompetensi global.
Program I-SMASH 2026 akan diawali dengan kegiatan sosialisasi pada 9 Juni 2026 pukul 14.00 hingga 15.30 WIB yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom. Selanjutnya, pendaftaran peserta dibuka mulai 10 hingga 20 Juni 2026. Tahap seleksi berkas dijadwalkan pada 21 sampai 23 Juni 2026, dilanjutkan seleksi wawancara pada 24 hingga 26 Juni 2026. Hasil akhir peserta yang lolos akan diumumkan pada 29 Juni 2026.
Informasi lebih lanjut mengenai program I-SMASH, dapat diperoleh melalui narahubung Asnan di nomor 0813-3339-0093.
