Takbiran Idul Adha 2026 Mulai Kapan? Ini Waktu, Jenis Takbir, dan Bacaannya
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Yunan Helmy
26 - May - 2026, 05:21
JATIMTIMES - Malam takbiran Idul Adha selalu menjadi momen yang paling dinanti umat Islam. Lantunan takbir yang menggema dari masjid dan musala hingga iring-iringan takbir keliling membuat suasana malam hari raya terasa begitu semarak.
Tahun ini, Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Artinya, malam takbiran dimulai pada Selasa 26 Mei 2026 selepas Matahari terbenam atau setelah masuk waktu Magrib.
Baca Juga : Oknum Pegawai Setwan Lamongan yang Digerebek Istri di Hotel Tuban Terancam Dipecat
Pada malam tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT sekaligus ungkapan syukur menyambut Hari Raya Kurban.
Tradisi takbiran biasanya dilakukan berjamaah di masjid, musala, hingga pawai keliling di lingkungan kampung maupun perkotaan. Suara takbir yang saling bersahutan pun menjadi ciri khas malam Idul Adha di Indonesia.
Kapan Takbiran Idul Adha 2026 Dimulai?
Mengutip penjelasan Ustaz Ahmad Mundzir dalam artikel NU Online berjudul Dua Jenis Takbir Idul Fitri atau Idul Adha, takbir pada Idul Adha termasuk takbir muqayyad.
Takbir muqayyad merupakan takbir yang dibaca pada waktu tertentu, yakni setelah salat fardu mulai 9 hingga 13 Zulhijah.
Dengan demikian, umat Islam sudah bisa mulai mengumandangkan takbir Idul Adha sejak malam 10 Zulhijah atau selepas Magrib pada Selasa 26 Mei 2026.
Selain takbir pada malam hari raya, umat Islam juga disunnlahkan memperbanyak takbir setelah salat wajib selama hari Tasyrik.
Perbedaan Takbir Idul Adha dan Idul Fitri
Dalam Islam, takbir terbagi menjadi dua jenis, yakni takbir mursal dan takbir muqayyad. Takbir mursal merupakan takbir yang dibaca tanpa terikat waktu tertentu, biasanya sejak malam hari raya hingga sebelum salat Id.
Sementara takbir muqayyad dibaca setelah salat fardu pada waktu tertentu.
Pada Idul Adha, umat Islam dianjurkan membaca:
• Takbir mursal pada malam 10 Zulhijah
• Takbir muqayyad mulai Hari Arafah (9 Zulhijah) hingga akhir hari Tasyrik (13 Zulhijah)
Sedangkan pada Idul Fitri, takbir hanya dikumandangkan sejak malam 1 Syawal hingga sebelum salat Id tanpa dilanjutkan pada hari-hari berikutnya.
Bacaan Takbir Idul Adha
Ada beberapa versi bacaan takbir yang umum dibaca masyarakat Muslim. Meski lafaznya berbeda, maknanya tetap sama, yakni mengagungkan Allah SWT.
Takbir Pendek
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar."
Bacaan Takbir yang Umum Dibaca
Baca Juga : Lakukan Mitigasi dan Terjunkan Tim Keswan, Bupati Jember Jamin Hewan Kurban Aman
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji bagi-Nya."
Bacaan Takbir Panjang
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا. لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ. لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Allāhu akbar kabīrā, wal-ḥamdu lillāhi kathīrā, wa subḥānallāhi bukrataw wa aṣīlā. Lā ilāha illallāhu wa lā na'budu illā iyyāhu, mukhliṣīna lahud-dīna wa law karihal-kāfirūn. Lā ilāha illallāhu waḥdah, ṣadaqa wa'dah, wa naṣara 'abdah, wa a'azza jundahū wa hazamal-aḥzāba waḥdah. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamdu.
Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, dan Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang. Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, dengan memurnikan agama bagi-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, yang menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, memuliakan tentara-Nya, dan menghancurkan musuh-musuh-Nya. Tiada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah."
Demikian informasi terkait kapan takbiran Idul Adha dimulai, lengkap dengan waktu dan jeniz bacaannya. Selamat merayakan Idul Adha Sobat JatimTIMES!
